Informasi Lagu
219
Nomor
Do=C
Nada Dasar
Kode
KC 219
Buku
Kidung Ceria
Nada Dasar
Do=C
Ketukan
4 ketuk ketuk
Metronom
0
Jumlah Bait
2 bait
Pencipta Lagu
William James Krikpatrick (1839)
Pencipta Syair
Eliza Edmun Hewitt (1851)
Penerjemah
Redaksi PAK (1978)
Cross Ref.
KPP 291, KMM 145
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik 1 bait
Mari mengikut jejak Tuhan Yesus, Sang Juruslamat, kudus, mulia. Ia berkata kepada semua: “Sungguhlah Aku Terang dunia.” Ref. O alangkah baik mengikut jejak Tuhan Yesus, pada jalan trang, pada jalan trang. Alangkah baik berjalan dengan Juruslamat pada jalan trang. 2. Barang siapa mengikut Yesus takkan berjalan di dalam gelap, karna beroleh Terang kehidupan, yakni terang yang tak akan lenyap. Ref.
Slide Lirik 3 slide
Slide 1 — KC 219 1
Slide 2 — KC 219 2
Slide 3 — KC 219 3
Partitur / Not
Partitur Chord KC 219
Sejarah Lagu
Lagu **"Stepping in the Light"** (dalam bahasa Indonesia sering diterjemahkan menjadi **"Mari Mengikut Jejak Tuhan Yesus"**) adalah salah satu himne klasik yang paling dicintai. Lagu ini merupakan hasil kolaborasi dari dua tokoh besar dalam dunia musik rohani pada akhir abad ke-19, yaitu **Eliza Edmunds Hewitt** (penulis lirik) dan **William James Kirkpatrick** (komposer).

Berikut adalah detail kisah di balik penciptaan lagu ini:

### 1. Sosok Penulis: Eliza Edmunds Hewitt
Eliza E. Hewitt (1851–1920) adalah seorang guru sekolah yang berasal dari Philadelphia, Amerika Serikat. Kehidupan Eliza tidak selalu mudah. Di masa mudanya, ia mengalami cedera tulang belakang yang serius akibat tindakan salah seorang muridnya. Akibat cedera tersebut, Eliza harus menghabiskan waktu bertahun-tahun terbaring di tempat tidur dan mengalami kelumpuhan fisik yang berkepanjangan.

Namun, di tengah penderitaan fisiknya, Eliza tidak menyerah. Ia menggunakan waktunya untuk belajar sastra dan mulai menulis puisi serta lirik lagu rohani. Pengalamannya menderita justru membuatnya semakin dekat dengan Tuhan. Ia menulis ratusan lirik lagu yang bertema penghiburan, kesetiaan, dan pengharapan.

### 2. Sosok Komposer: William James Kirkpatrick
William J. Kirkpatrick (1838–1921) adalah seorang komposer, editor musik, dan pembuat organ yang sangat produktif. Ia adalah tokoh kunci dalam era *Gospel Hymn* di Amerika. Kirkpatrick dikenal karena kemampuannya menciptakan melodi yang sederhana namun sangat berkesan (catchy) dan penuh semangat.

### 3. Kisah di Balik Lirik "Stepping in the Light"
Lagu ini diciptakan pada tahun **1890**. Tidak ada catatan dramatis tentang penglihatan khusus, namun lirik lagu ini mencerminkan filosofi hidup Eliza Hewitt.

Dalam liriknya, Eliza menekankan konsep **"berjalan"** (stepping). Bagi seseorang yang secara fisik sempat lumpuh dan terbatas pergerakannya seperti Eliza, metafora "berjalan mengikuti jejak Tuhan" memiliki makna yang sangat mendalam. Ini bukan sekadar berjalan secara fisik, melainkan **keteguhan hati untuk tetap berada dalam kehendak Tuhan setiap hari**, tidak peduli seberapa sulit "medan" kehidupan yang dihadapi.

Liriknya mengajak orang percaya untuk:
* Melihat terang kasih Yesus sebagai panduan.
* Mengikuti jejak-Nya dengan sukacita, meski harus melewati lembah atau jalan terjal.
* Percaya bahwa setiap langkah yang diambil dalam terang Tuhan akan membawa kedamaian.

### 4. Makna Melodi Kirkpatrick
William Kirkpatrick menanggapi lirik Eliza dengan memberikan melodi yang bernada ceria, mantap, dan bersemangat. Irama lagu ini sengaja dibuat agar terasa seperti seseorang yang sedang berjalan dengan langkah yang pasti dan penuh keyakinan. Harmoni yang dibangun Kirkpatrick membuat lagu ini menjadi lagu yang sangat mudah dinyanyikan dalam persekutuan doa atau kebaktian gereja, memberikan dorongan moral bagi siapa pun yang merasa "lelah" dalam perjalanan iman mereka.

### 5. Warisan Lagu Ini
Lagu *Stepping in the Light* menjadi populer dengan sangat cepat karena pesannya yang universal: **Iman adalah sebuah perjalanan (proses), bukan sekadar tujuan.**

Di Indonesia, lagu ini menjadi sangat populer dalam buku nyanyian gereja (seperti *Kidung Jemaat* atau buku nyanyian lainnya). Terjemahannya tetap mempertahankan esensi dari lirik asli Eliza Hewitt, yakni undangan untuk terus melangkah bersama Yesus:

> *"Mari mengikut jejak Tuhan Yesus,
> Jalan terang yang penuh kasih-Nya.
> Tiap langkah hidup di dalam terang-Nya,
> Kita melangkah ke rumah Bapa."*

### Kesimpulan
Kisah lagu ini adalah kesaksian tentang **kemenangan iman di atas keterbatasan**. Eliza Hewitt, yang secara fisik terbatas, justru menulis lagu tentang "berjalan" yang paling menginspirasi dunia. Lagu ini mengajarkan bahwa meskipun kita tidak tahu apa yang ada di depan, jika kita melangkah dalam terang Tuhan Yesus, setiap langkah kita akan aman dan penuh makna.