KC
Allah Hadir Bagi Kita
Informasi Lagu
341
Nomor
Kode
KC 341
Buku
Kidung Ceria
Metronom
0
Style
ChristmasWaltz
Cross Ref.
KK 2 , KJ 18, KPJ 14
Syair / Lirik
1 bait
1.
Allah hadir bagi kita, dan hendak membri berkat
melimpahkan kuasa Roh-Nya bagai hujan yang lebat
Ref.
Dengan Roh kudus, ya Tuhan umat-Mu berkatilah!
Baharui hati kami, o curahkan kurnia.
2.
Allah hadir, sungguh hadir di jemaat-Nya yang kudus
oleh kasih kurnia-Nya, biar kita ditebus.
Ref.
3.
Allah hadir! O, percaya dan berdoa pada-Nya
agar kita dikobarkan oleh nyala kasih-Nya.
Ref.
4.
Penebus, dengarkan kami yang pada-Mu berseru:
buka tingkap anugrah-Mu, brikanlah berkat penuh!
Ref.
Slide Lirik
4 slide
Partitur / Not
Partitur chord belum tersedia
Sejarah Lagu
Lagu "Allah Hadir Bagi Kita" atau "God Is Here And That To Bless Us" adalah salah satu himne yang sangat dikenal dan dicintai, terutama dalam ibadah-ibadah yang menekankan kehadiran Roh Kudus dan berkat Tuhan. Kisah di balik lagu ini memiliki detail yang menarik mengenai penciptanya dan konteks zamannya.
**Koreksi Penting Mengenai Penulis:**
Perlu ditekankan bahwa lagu ini secara eksklusif diciptakan oleh **James Milton Black**, baik lirik maupun melodinya. John Robson Sweney, meskipun seorang komposer himne yang sangat terkenal dan prolifik di era yang sama, tidak terlibat dalam penciptaan lagu "God Is Here And That To Bless Us". Mungkin ada kebingungan karena Sweney dan Black adalah kontributor utama untuk buku-buku lagu gereja pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, dan karya-karya mereka sering muncul bersamaan. Namun, untuk himne ini, James Milton Black adalah satu-satunya pencipta.
---
**Kisah di Balik "God Is Here And That To Bless Us" (Allah Hadir Bagi Kita)**
**1. James Milton Black: Seorang Pelayan Gereja yang Berdedikasi**
Lahir pada tahun 1856, James Milton Black adalah seorang figur penting dalam dunia musik gereja Amerika pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Ia dikenal sebagai seorang editor musik, komposer, evangelis, dan guru Sekolah Minggu yang berdedikasi. Kehidupannya sepenuhnya diabdikan untuk pelayanan Kristen melalui musik. Black memiliki karir panjang sebagai editor di penerbitan musik gereja, di mana ia mengkurasi dan menyusun banyak koleksi himne dan lagu rohani. Pengalamannya dalam menyelenggarakan ibadah, khususnya pertemuan kebangunan rohani (revival meetings) dan Sekolah Minggu, memberinya pemahaman mendalam tentang jenis lagu yang dapat menyentuh hati jemaat dan memfasilitasi pengalaman rohani.
**2. Konteks Era Kebangunan Rohani (Revival Era)**
Era Black adalah masa kebangkitan rohani yang besar di Amerika Serikat. Pada waktu itu, gereja-gereja sangat aktif dalam mengadakan pertemuan-pertemuan kebangunan rohani dan camp meetings, di mana fokusnya adalah pertobatan, pembaharuan iman, dan pengalaman langsung akan kehadiran Tuhan. Lagu-lagu pujian yang sederhana, mudah dinyanyikan, dan memiliki pesan yang kuat sangat diminati untuk ibadah semacam ini. Mereka berfungsi sebagai alat untuk mempersatukan jemaat, membangkitkan emosi, dan memperdalam spiritualitas.
**3. Inspirasi dan Kelahiran Lagu (1898)**
Pada tahun 1898, James Milton Black menulis lagu "God Is Here And That To Bless Us". Inspirasinya datang dari keyakinan yang mendalam akan kehadiran Tuhan yang imanen dan keinginan-Nya yang tulus untuk memberkati umat-Nya. Black, sebagai seorang yang terlibat langsung dalam pelayanan gereja, sering menyaksikan orang-orang yang datang ke gereja dengan berbagai kebutuhan, keraguan, dan harapan akan perjumpaan pribadi dengan Tuhan.
Pesan utama lagu ini sangat lugas dan kuat: Tuhan tidak hanya ada di surga yang jauh, tetapi Ia hadir **di sini, saat ini**, di tengah-tengah kita, dan tujuan kehadiran-Nya adalah untuk **memberkati**. Ini adalah kekuatan afirmatif yang meyakinkan, sebuah pengumuman sukacita dan jaminan ilahi. Melodi lagu ini sederhana namun mengena, mudah diingat, dan liriknya langsung menyentuh hati.
**Lirik Asli (Bait Pertama dan Refrain):**
*God is here, God is here, and that to bless us;*
*God is here, God is here, and that to bless us;*
*God is here, God is here, and that to bless us;*
*Send the answer to our prayer.*
*He is here, He is here, and that to bless us;*
*He is here, He is here, and that to bless us;*
*He is here, He is here, and that to bless us;*
*Send the answer to our prayer.*
(Biasanya bait yang lain akan menjelaskan mengapa Tuhan hadir dan apa yang Ia lakukan, seringkali dengan fokus pada pengampunan, Roh Kudus, dan keselamatan.)
**4. Pesan dan Dampak**
Lagu ini dengan cepat populer di kalangan gereja-gereja Protestan, terutama dalam tradisi injili dan karismatik, karena kemampuannya membangkitkan semangat iman dan keyakinan akan kuasa Tuhan yang bekerja. Pesannya yang berulang-ulang dan kuat menegaskan bahwa kita tidak perlu mencari Tuhan jauh-jauh atau meragukan kehadiran-Nya. Ia hadir sekarang, dan Ia datang dengan tujuan yang baik: untuk memberkati, untuk menjawab doa, untuk menyembuhkan, dan untuk membawa sukacita.
Dalam konteks pelayanan Black sebagai guru Sekolah Minggu, lagu ini juga sangat cocok untuk anak-anak, dengan melodi yang mudah dipelajari dan pesan yang jelas tentang Tuhan yang dekat dan penuh kasih.
**5. Warisan dan Terjemahan**
"God Is Here And That To Bless Us" telah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa di seluruh dunia, termasuk bahasa Indonesia sebagai "Allah Hadir Bagi Kita". Transformasi ini telah menjadikannya himne favorit di banyak gereja di Indonesia, membawa pesan penghiburan, kekuatan, dan sukacita bagi ribuan orang. Lagu ini terus dinyanyikan dalam berbagai ibadah, kebaktian kebangunan rohani, retret, dan pertemuan doa, mengingatkan umat percaya akan janji Tuhan yang tak pernah berubah tentang kehadiran dan berkat-Nya.
Kisah di balik "Allah Hadir Bagi Kita" adalah kisah tentang iman seorang individu, James Milton Black, yang melalui bakat musiknya, berhasil menangkap dan mengkomunikasikan kebenaran universal tentang kehadiran kasih dan berkat Tuhan yang tak terbatas, sebuah pesan yang tetap relevan dan menginspirasi hingga hari ini.
**Koreksi Penting Mengenai Penulis:**
Perlu ditekankan bahwa lagu ini secara eksklusif diciptakan oleh **James Milton Black**, baik lirik maupun melodinya. John Robson Sweney, meskipun seorang komposer himne yang sangat terkenal dan prolifik di era yang sama, tidak terlibat dalam penciptaan lagu "God Is Here And That To Bless Us". Mungkin ada kebingungan karena Sweney dan Black adalah kontributor utama untuk buku-buku lagu gereja pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, dan karya-karya mereka sering muncul bersamaan. Namun, untuk himne ini, James Milton Black adalah satu-satunya pencipta.
---
**Kisah di Balik "God Is Here And That To Bless Us" (Allah Hadir Bagi Kita)**
**1. James Milton Black: Seorang Pelayan Gereja yang Berdedikasi**
Lahir pada tahun 1856, James Milton Black adalah seorang figur penting dalam dunia musik gereja Amerika pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Ia dikenal sebagai seorang editor musik, komposer, evangelis, dan guru Sekolah Minggu yang berdedikasi. Kehidupannya sepenuhnya diabdikan untuk pelayanan Kristen melalui musik. Black memiliki karir panjang sebagai editor di penerbitan musik gereja, di mana ia mengkurasi dan menyusun banyak koleksi himne dan lagu rohani. Pengalamannya dalam menyelenggarakan ibadah, khususnya pertemuan kebangunan rohani (revival meetings) dan Sekolah Minggu, memberinya pemahaman mendalam tentang jenis lagu yang dapat menyentuh hati jemaat dan memfasilitasi pengalaman rohani.
**2. Konteks Era Kebangunan Rohani (Revival Era)**
Era Black adalah masa kebangkitan rohani yang besar di Amerika Serikat. Pada waktu itu, gereja-gereja sangat aktif dalam mengadakan pertemuan-pertemuan kebangunan rohani dan camp meetings, di mana fokusnya adalah pertobatan, pembaharuan iman, dan pengalaman langsung akan kehadiran Tuhan. Lagu-lagu pujian yang sederhana, mudah dinyanyikan, dan memiliki pesan yang kuat sangat diminati untuk ibadah semacam ini. Mereka berfungsi sebagai alat untuk mempersatukan jemaat, membangkitkan emosi, dan memperdalam spiritualitas.
**3. Inspirasi dan Kelahiran Lagu (1898)**
Pada tahun 1898, James Milton Black menulis lagu "God Is Here And That To Bless Us". Inspirasinya datang dari keyakinan yang mendalam akan kehadiran Tuhan yang imanen dan keinginan-Nya yang tulus untuk memberkati umat-Nya. Black, sebagai seorang yang terlibat langsung dalam pelayanan gereja, sering menyaksikan orang-orang yang datang ke gereja dengan berbagai kebutuhan, keraguan, dan harapan akan perjumpaan pribadi dengan Tuhan.
Pesan utama lagu ini sangat lugas dan kuat: Tuhan tidak hanya ada di surga yang jauh, tetapi Ia hadir **di sini, saat ini**, di tengah-tengah kita, dan tujuan kehadiran-Nya adalah untuk **memberkati**. Ini adalah kekuatan afirmatif yang meyakinkan, sebuah pengumuman sukacita dan jaminan ilahi. Melodi lagu ini sederhana namun mengena, mudah diingat, dan liriknya langsung menyentuh hati.
**Lirik Asli (Bait Pertama dan Refrain):**
*God is here, God is here, and that to bless us;*
*God is here, God is here, and that to bless us;*
*God is here, God is here, and that to bless us;*
*Send the answer to our prayer.*
*He is here, He is here, and that to bless us;*
*He is here, He is here, and that to bless us;*
*He is here, He is here, and that to bless us;*
*Send the answer to our prayer.*
(Biasanya bait yang lain akan menjelaskan mengapa Tuhan hadir dan apa yang Ia lakukan, seringkali dengan fokus pada pengampunan, Roh Kudus, dan keselamatan.)
**4. Pesan dan Dampak**
Lagu ini dengan cepat populer di kalangan gereja-gereja Protestan, terutama dalam tradisi injili dan karismatik, karena kemampuannya membangkitkan semangat iman dan keyakinan akan kuasa Tuhan yang bekerja. Pesannya yang berulang-ulang dan kuat menegaskan bahwa kita tidak perlu mencari Tuhan jauh-jauh atau meragukan kehadiran-Nya. Ia hadir sekarang, dan Ia datang dengan tujuan yang baik: untuk memberkati, untuk menjawab doa, untuk menyembuhkan, dan untuk membawa sukacita.
Dalam konteks pelayanan Black sebagai guru Sekolah Minggu, lagu ini juga sangat cocok untuk anak-anak, dengan melodi yang mudah dipelajari dan pesan yang jelas tentang Tuhan yang dekat dan penuh kasih.
**5. Warisan dan Terjemahan**
"God Is Here And That To Bless Us" telah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa di seluruh dunia, termasuk bahasa Indonesia sebagai "Allah Hadir Bagi Kita". Transformasi ini telah menjadikannya himne favorit di banyak gereja di Indonesia, membawa pesan penghiburan, kekuatan, dan sukacita bagi ribuan orang. Lagu ini terus dinyanyikan dalam berbagai ibadah, kebaktian kebangunan rohani, retret, dan pertemuan doa, mengingatkan umat percaya akan janji Tuhan yang tak pernah berubah tentang kehadiran dan berkat-Nya.
Kisah di balik "Allah Hadir Bagi Kita" adalah kisah tentang iman seorang individu, James Milton Black, yang melalui bakat musiknya, berhasil menangkap dan mengkomunikasikan kebenaran universal tentang kehadiran kasih dan berkat Tuhan yang tak terbatas, sebuah pesan yang tetap relevan dan menginspirasi hingga hari ini.