Informasi Lagu
357
Nomor
Kode
KPJ 357
Buku
Kidung Pasamuwan Jawi
Metronom
120
Style
CountryWaltz
Cross Ref.
NKB 73, KPKA 319
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik 3 bait
Endahing saduluran manut rehing Pangeran, sami dene ngajeni wah mbiyantoni. Nadyan beda agama wah beda golongannya, tunggal rasa, pambekan, pri kamanungsan. Kluwung pindhanya, endah ing warna, nyawiji mbangun urip kang adya, tentrem raharja.
Rukun ing pitepangan, sumanak ing rembugan; dhemen sung pangapura, nyirik piala; nging samya silih ngalah, mbabarken tresna tansah, nulad ing sihe Allah mring sagung titah
Rukun gawe santosa, crah mung bubrah wohira; ngestokna sabdeng Gusti, tresna sesami. Nadyan panemu beda, nging tan samya sulaya; olah kawicaksanan, tan nang-menangan.
Slide Lirik 4 slide
Slide 1 — KPJ 357 1
Slide 2 — KPJ 357 2
Slide 3 — KPJ 357 3
Slide 4 — KPJ 357 4
Partitur / Not
Partitur Chord KPJ 357
Sejarah Lagu
Lagu **"Kasih Tuhanku Lembut"** (dalam bahasa Belanda asli berjudul *"'t Is de liefde van de Heer"*) adalah salah satu kidung rohani yang sangat populer di kalangan gereja-gereja reformasi dan injili di Indonesia. Meskipun lagu ini terdengar sangat akrab di telinga jemaat, banyak yang belum mengetahui latar belakang penulisnya, **J. Hovy**.

Berikut adalah detail kisah dan konteks di balik lagu tersebut:

### 1. Mengenal Penulis: J. Hovy
**Johannes Hovy** (1888–1956) adalah seorang penginjil, pengajar, dan penulis lagu rohani berkebangsaan Belanda. Ia dikenal sebagai sosok yang sangat aktif dalam pelayanan misi dan pendidikan Kristen di awal abad ke-20.

Hovy bukanlah seorang musisi profesional dalam artian komposer simfoni, melainkan seorang hamba Tuhan yang menuangkan pengalaman imannya ke dalam bentuk puisi dan nyanyian. Ia hidup di masa di mana Kekristenan di Eropa mengalami tantangan besar akibat sekularisasi, namun ia tetap teguh memegang prinsip bahwa kasih Allah adalah fondasi utama kehidupan manusia.

### 2. Makna di Balik Lagu "'t Is de liefde van de Heer"
Lagu ini ditulis dengan tujuan untuk mengingatkan orang percaya akan **kedaulatan kasih Tuhan**. Dalam lirik aslinya, Hovy menekankan bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidup seorang Kristen—baik itu sukacita, kedamaian, maupun tantangan—berakar dari kasih Allah yang tidak pernah berubah.

Pesan utama lagu ini adalah:
* **Kasih yang Lembut:** Kasih Tuhan bukan sesuatu yang kasar atau memaksa, melainkan sesuatu yang lembut, menuntun, dan membimbing manusia kembali kepada-Nya.
* **Respons Manusia:** Hovy ingin mengajak pendengar untuk menyadari bahwa kebahagiaan sejati bukanlah harta atau jabatan, melainkan kesadaran bahwa kita dikasihi oleh Sang Pencipta.
* **Keteguhan Hati:** Lagu ini sering digunakan dalam ibadah sebagai lagu penghiburan, terutama bagi mereka yang sedang mengalami pergumulan berat, untuk mengingatkan mereka bahwa mereka tidak berjalan sendirian.

### 3. Konteks Sejarah dan Penerjemahan
Lagu ini masuk ke Indonesia melalui jalur misi Belanda. Karena hubungan sejarah yang panjang, banyak kidung rohani dari Belanda (seperti yang terdapat dalam buku nyanyian *Geestelijke Liederen*) diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

* **Penerjemahan:** Kata-kata "Kasih Tuhanku Lembut" merupakan terjemahan dari "'t Is de liefde van de Heer". Kata *'t Is* (It is) merujuk pada identifikasi bahwa sumber dari segala kebaikan yang kita rasakan adalah kasih Tuhan.
* **Popularitas di Indonesia:** Lagu ini mendapatkan tempat khusus di hati jemaat Indonesia karena melodinya yang sederhana, "easy listening", dan sangat cocok dinyanyikan dalam berbagai suasana, mulai dari kebaktian Minggu hingga ibadah rumah tangga (persekutuan doa).

### 4. Mengapa Lagu Ini Begitu Berkesan?
Kesuksesan lagu karya J. Hovy ini terletak pada **kesederhanaan teologisnya**. Ia tidak menggunakan kata-kata yang rumit untuk menjelaskan doktrin yang dalam. Sebaliknya, ia menggunakan pendekatan afektif (perasaan):
1. **Pengakuan ketergantungan:** Manusia mengakui bahwa mereka lemah.
2. **Kepastian perlindungan:** Allah hadir sebagai sosok yang lembut.

Di Indonesia, lagu ini sering muncul dalam buku *Nyanyian Kidung Baru (NKB)* atau buku lagu gerejawi lainnya. Jika Anda mendengarkan melodi aslinya, Anda akan merasakan nuansa musik gerejawi klasik Eropa yang tenang dan meditatif, yang memang dirancang untuk membawa jemaat masuk ke dalam suasana doa yang khusyuk.

### Kesimpulan
Kisah di balik lagu "Kasih Tuhanku Lembut" adalah kisah tentang **kesetiaan seorang hamba Tuhan** yang ingin menyampaikan bahwa di tengah dunia yang penuh dengan kekacauan, kasih Allah tetap menjadi satu-satunya tempat berlabuh yang paling lembut dan pasti. Lagu ini menjadi warisan rohani yang menghubungkan iman jemaat lintas generasi dan lintas negara, dari Belanda hingga ke pelosok Indonesia.