Informasi Lagu
194
Nomor
Kode
BLP 194
Buku
Buku Lagu Perkantas
Metronom
0
Style
90sGuitarPop
Cross Ref.
KJ 362 , KK 447, NP 226
Dengarkan di YouTube
Slide Lirik 8 slide
Slide 1 — BLP 194 1
Slide 2 — BLP 194 2
Slide 3 — BLP 194 3
Slide 4 — BLP 194 4
Slide 5 — BLP 194 5
Slide 6 — BLP 194 6
Slide 7 — BLP 194 7
Slide 8 — BLP 194 8
Partitur / Not
Partitur Chord BLP 194
Sejarah Lagu
Kisah di balik lagu "I Am Thine, O Lord," yang diterjemahkan menjadi "Aku Milikmu, Yesus Tuhanku" atau "Dekat pada-Mu, Tuhan," adalah cerminan indah dari kemitraan yang luar biasa antara seorang komposer berbakat dan seorang penulis lirik buta yang saleh, serta merupakan ekspresi mendalam dari kerinduan spiritual. Lagu ini lahir dari kolaborasi yang sangat produktif antara **Fanny Jane Crosby** (penulis lirik) dan **William Howard Doane** (komposer).

Mari kita selami kisah detailnya:

**1. Dua Tokoh Kunci: Fanny Crosby dan William Howard Doane**

* **Fanny Jane Crosby (1820-1915):** Ia adalah salah satu penulis himne Kristen paling produktif sepanjang masa. Meskipun buta sejak bayi karena kesalahan medis, kebutaannya tidak pernah menghalangi imannya yang kuat atau semangatnya yang tak terpatahkan. Ia menulis lebih dari 8.000 himne sepanjang hidupnya, banyak di antaranya menjadi himne klasik yang dicintai dan masih dinyanyikan hingga kini. Ia memiliki kemampuan luar biasa untuk "melihat" kata-kata dan citra dalam benaknya, dan seringkali dapat menulis lirik dengan sangat cepat setelah mendengar sebuah melodi atau merasakan inspirasi.
* **William Howard Doane (1832-1915):** Ia adalah seorang komposer, penerbit musik, dan pengusaha sukses. Doane adalah seorang filantropis yang dermawan dan seorang pemimpin gereja yang aktif. Ia dikenal atas kemampuannya menciptakan melodi yang indah dan mudah diingat, seringkali dengan sentuhan yang kuat. Doane adalah kolaborator paling sering bagi Fanny Crosby; mereka berdua membentuk tim yang luar biasa, dengan Doane menyediakan melodi dan Crosby menuangkan kata-kata ke dalamnya.

**2. Awal Mula Inspirasi (Tahun 1875)**

Pada tahun 1875, W. H. Doane telah menciptakan sebuah melodi baru. Seperti kebiasaannya, ia mengirimkan melodi tersebut kepada Fanny Crosby. Bagi banyak komposer, melodi adalah "jiwa" dan lirik adalah "tubuh." Doane percaya bahwa Fanny Crosby adalah orang yang tepat untuk memberikan "jiwa" spiritual dan kata-kata yang penuh makna pada melodinya.

**3. Proses Kreatif Fanny Crosby: "Mendengar" dengan Hati**

Fanny Crosby, meskipun buta, memiliki cara unik dalam menulis lirik. Ketika ia menerima melodi dari Doane, ia akan mendengarkannya berulang kali. Seringkali, seseorang akan memainkan melodi tersebut di piano untuknya, atau Doane akan menyanyikannya sendiri. Fanny akan mendengarkan, membiarkan melodi itu meresap ke dalam dirinya, dan kemudian mulai berdoa, meminta Tuhan untuk memberinya kata-kata yang tepat.

Untuk melodi Doane ini, Fanny merasakan adanya **kerinduan dan keinginan yang mendalam akan keintiman dengan Tuhan**. Melodi itu, baginya, seperti sebuah ajakan, sebuah tarikan menuju kedekatan yang lebih dalam. Ia sendiri kemudian bercerita bahwa setelah mendengarkan melodi itu, ia langsung merasakan dorongan spiritual yang kuat.

**4. Momen "Draw Me Nearer" (Tariklah Aku Lebih Dekat)**

Dalam momen hening dan doa yang mendalam, saat melodi Doane masih bergema di benaknya, hati Fanny Crosby dipenuhi dengan kerinduan akan kehadiran Tuhan yang lebih dekat. Ia merasa seolah-olah jiwanya sedang ditarik mendekat kepada Kristus. Tiba-tiba, frasa kunci untuk paduan suara itu muncul dalam benaknya dengan sangat jelas:

"**Draw me nearer, nearer, blessed Lord, To the cross where Thou hast died; Draw me nearer, nearer, nearer blessed Lord, To Thy precious, bleeding side.**"
(Tariklah aku lebih dekat, lebih dekat, ya Tuhan yang terpuji, ke salib tempat Engkau mati; Tariklah aku lebih dekat, lebih dekat, lebih dekat, ya Tuhan yang terpuji, ke sisi-Mu yang berharga, berdarah.)

Frasa ini menjadi inti dari seluruh himne, mengungkapkan keinginan yang universal bagi setiap orang percaya: kerinduan untuk tidak hanya menerima keselamatan, tetapi untuk mengalami keintiman yang lebih dalam dan terus-menerus dengan Juruselamat.

**5. Lirik yang Mengalir dari Hati**

Dari momen inspirasi itu, sisa lirik mengalir dengan cepat. Fanny Crosby seringkali menulis seluruh himne dalam waktu kurang dari 30 menit. Lirik yang ia tulis mencerminkan perjalanan iman:

* **Ayat 1:** Pengakuan bahwa ia adalah milik Tuhan dan telah mendengar suara-Nya, yang menyampaikan kasih Tuhan kepadanya. Tetapi ia merindukan untuk bangkit dalam pelukan iman dan ditarik lebih dekat lagi.
* **Ayat 2:** Kerinduan akan pengabdian total dan menyerahkan segala sesuatu kepada Kristus, mencari kekuatan dan rahmat-Nya dalam menghadapi dosa dan cobaan.
* **Ayat 3:** Mengungkapkan harapan akan kedatangan Tuhan kembali atau saat ia dipanggil pulang, serta keinginan untuk tetap dekat dengan Tuhan sampai akhir.
* **Ayat 4:** Doa agar Roh Kudus membimbingnya, dan saat ia mendekat, ia bisa melihat wajah Tuhan dengan jelas.

Seluruh lirik ini bukan hanya puisi, melainkan doa yang tulus dan pengakuan iman yang mendalam dari hati seorang wanita yang, meskipun tidak dapat melihat dunia fisik, "melihat" Tuhan dengan sangat jelas melalui mata hatinya.

**6. Publikasi dan Dampak**

Setelah Fanny Crosby menyelesaikan liriknya, ia mengirimkannya kembali kepada W. H. Doane. Doane sangat senang dan merasa bahwa lirik tersebut sangat cocok dengan melodinya. Lagu "I Am Thine, O Lord" pertama kali diterbitkan pada tahun 1875 dalam buku himne *Brightest and Best*, yang diedit oleh W. H. Doane dan Robert Lowry.

Lagu ini segera menjadi sangat populer. Pesan yang sederhana namun mendalam tentang kerinduan akan kedekatan dengan Tuhan menyentuh hati banyak orang. Ini bukan hanya tentang keselamatan awal, tetapi tentang hubungan yang terus-menerus bertumbuh dan makin dalam dengan Kristus.

**7. Warisan Abadi**

Hingga hari ini, "Aku Milikmu, Yesus Tuhanku" tetap menjadi salah satu himne yang paling dicintai di seluruh dunia Kristen. Diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, lagu ini terus menginspirasi jutaan orang untuk mencari keintiman yang lebih dalam dengan Yesus.

Kisah di baliknya adalah bukti kekuatan iman, keindahan kolaborasi, dan bagaimana Tuhan dapat menggunakan individu-individu dengan talenta yang berbeda untuk menciptakan karya yang abadi yang memuliakan nama-Nya dan memberkati umat-Nya. Lagu ini mengingatkan kita bahwa tidak peduli seberapa jauh kita dalam perjalanan iman kita, selalu ada kerinduan untuk ditarik "lebih dekat, lebih dekat" kepada Kristus, sumber kehidupan dan kasih kita.
175
Isilah Mataku Dengan Citra Salibmu
BLP
176
Kaulah, Ya Tuhan, Surya Hidupku
BLP
177
Di Hatiku, Ya Yesus
BLP
178
Love This World Through Me
BLP
179
Bapa Sorgawi
BLP
180
If You Believe And I Believe
BLP
181
Kristen yang Sejati
BLP
182
For Me To Live Is Christ
BLP
183
Penuhl Cawanku
BLP
184
Jadikan aku saluran berkat
BLP
185
Yesus Panggil Saudara
BLP
186
Sperti Rusa Rindu Sungaimu
BLP
187
Bimbing Aku, Ya Tuhan
BLP
188
Ya Yesus Trang dan Kuat Kami
BLP
189
Masa Mudaku ini
BLP
190
Ya Yesus Terkasih
BLP
191
Ambil Dunia, B'ri 'ku Yesus
BLP
192
Kasihku Pada-Mu Tambahkanlah
BLP
193
Suaramu Kudengar
BLP
195
Makin Serupa Yesus. Tuhanku
BLP
196
I'd Rather Have Jesus
BLP
197
Come All Christians, Be Commited
BLP
198
Kami Slap Mengambll Baglan
BLP
199
Hidup Bagi Yesus
BLP
200
Tuhan, Ambil Hidupku
BLP
201
O Allahku, Jenguklah Diriku
BLP
202
Bagi Yesus Kuserahkan
BLP
203
The Master Hath Come
BLP
204
Yang Terutama Di Dalam Hidup Inl
BLP
205
Kupancarkan Keindahan-Mu
BLP
206
Penghormatanku
BLP
207
Keagungan Tuhan
BLP
209
I Delight To Do Thy Will
BLP
210
Ya Yesus, 'Ku Berjan|l
BLP
211
Nyawaku Dib'rikan
BLP
212
Pada Kakl Salibmu
BLP
213
kita Sudah Ditebus Olehnya
BLP
214
Tuhan Memanggilmu
BLP
215
Aku Hendak Tetap Berhati Tulus
BLP
216
Sudahkah yang Terbalk Kuberlkan
BLP
217
Jalan salib perlulah korban
BLP
218
Kristus yang Terutama
BLP
219
Bukakan Mataku Tuhan
BLP
220
Ku Mau Taat Dalam Kuasa Panggilanmu
BLP
417
Pemuda Bagi Kristus
BLP
418
Aku Ikuf Yesus
BLP
419
Bila Kau Pernah Cinta Yesus
BLP
420
Sperti Rusa Merindukan Air
BLP
421
Aku Persembahkan
BLP
422
Ubah Hatiku
BLP
423
Aku Mengasihi Engkau Yesus
BLP
424
The Power of Your Love
BLP
425
B'rikanku Hati
BLP
426
Bapa Kupersembahkan Tubuhku
BLP
427
Tetap Setia
BLP
428
Kami Datang Penuhi Panggilanmu, Tuhan
BLP
429
Betapa Hatiku
BLP
430
No Longer Do I Live In Vain
BLP
431
Tuhan Ku Mau Menyenangkanmu
BLP
432
Shining For Jesus (Filipi 2:15)
BLP
433
Take Time To Be Holy
BLP
434
We Were The Reason
BLP
435
There Is A Place
BLP
436
Apalah Arti Ibadahmu
BLP
Kembali ke BLP