Informasi Lagu
20
Nomor
Kode
KC 20
Buku
Kidung Ceria
Metronom
130
Jumlah Bait
3 bait
Style
CountryWaltz
Cross Ref.
KPP 9 , NP 321
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik 3 bait
Bapa di sorga mengasihiku aku senang dan mengucap syukur! Kabar gembira tentang kasih-Nya dapat kubaca dalam Alkitab Reff Kasih Tuhanku sungguh besar, sunggu besar, sungguh besar. Kasih Tuhanku sungguh besar- kasih-Nya padaku.
Walaupun aku berjalan sesat, Yesus mencari diriku tetap dan ku kembali ke pangkuan-Nya karna kulihat kasih-Nya mesra. Reff
Bila ku masuk di sorga kelak dan ku memandang Rajaku tetap, maka kidungku abadi merdu: Yesus, Tuhanku mengasihiku! Reff
Slide Lirik 4 slide
Slide 1 — KC 20 1
Slide 2 — KC 20 2
Slide 3 — KC 20 3
Slide 4 — KC 20 4
Partitur / Not
Partitur Chord KC 20
Sejarah Lagu
Lagu **"I Am So Glad That Our Father in Heaven"** (diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi *"Aku Gembira Yesus Kasih Padaku"*) adalah salah satu himne yang paling dicintai di sekolah minggu dan gereja-gereja di seluruh dunia.

Kisah di balik lagu ini sangat menyentuh karena berkaitan dengan kepolosan iman seorang anak kecil dan kepekaan seorang penulis lagu yang luar biasa, **Philip P. Bliss**.

Berikut adalah detail kisah di baliknya:

### 1. Pertemuan yang Mengubah Segalanya
Pada tahun 1870, Philip P. Bliss, yang dikenal sebagai salah satu penulis lagu rohani Kristen paling berbakat di Amerika pada abad ke-19, sedang melakukan perjalanan pelayanan.

Suatu hari, Bliss menghadiri sebuah pertemuan ibadah di sebuah gereja. Setelah ibadah selesai, seperti kebiasaannya, ia sering mencari inspirasi dari percakapan atau suasana di sekitarnya. Saat ia keluar dari gereja, ia melihat seorang anak kecil yang sedang bernyanyi dengan sangat gembira.

Anak itu menyanyikan sebuah melodi sederhana dengan lirik yang berulang-ulang tentang betapa Bapa di Surga mengasihinya. Melodi dan kepolosan anak tersebut begitu melekat di pikiran Bliss.

### 2. Proses Penulisan
Bliss terpesona oleh fakta bahwa anak itu memahami kebenaran teologis yang mendalam—bahwa Tuhan tidak hanya mengasihi dunia secara umum, tetapi mengasihi *dirinya* secara pribadi—dengan cara yang sangat sederhana.

Bliss kemudian pulang ke rumahnya dan merenungkan pesan tersebut. Ia ingin menangkap esensi dari sukacita anak kecil itu ke dalam sebuah lagu yang bisa dinyanyikan oleh semua orang. Ia menulis liriknya berdasarkan keyakinan bahwa kasih Tuhan tertuang dalam Alkitab (Buku yang Suci).

Lirik yang ia tulis menekankan dua poin utama:
* **Kasih Tuhan bersifat pribadi:** "Bapa di surga mengasihiku."
* **Kasih Tuhan terbukti melalui Firman-Nya:** "Buku yang suci memberitahuku."

### 3. Makna Liriknya
Lirik lagu ini sederhana namun sangat kuat. Dalam bahasa aslinya, lagu ini berbunyi:
*"I am so glad that our Father in Heav'n / Tells of His love in the Book He has giv'n; / Wonderful things in the Bible I see: / This is the dearest, that Jesus loves me."*

Pesan utamanya adalah **kepastian**. Banyak orang dewasa sering meragukan kasih Tuhan karena keadaan hidup yang sulit, tetapi Bliss ingin mengajak orang percaya untuk kembali kepada "iman seperti anak kecil," yang percaya bahwa apa yang tertulis dalam Alkitab adalah kebenaran mutlak yang tidak perlu didebatkan.

### 4. Dampak Lagu Ini
Setelah diterbitkan pada tahun 1871 dalam koleksi lagu *The Charm*, lagu ini meledak popularitasnya. Melodinya yang ceria dan liriknya yang repetitif (mudah diingat) menjadikannya lagu wajib di sekolah-sekolah minggu di Amerika Serikat dan kemudian menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.

### Siapa itu Philip P. Bliss?
Penting untuk diingat bahwa Philip P. Bliss bukan hanya seorang penulis lagu, tetapi seorang penginjil yang hidupnya berakhir tragis namun heroik. Ia meninggal pada tahun 1876 dalam sebuah kecelakaan kereta api di Ashtabula, Ohio. Saat kereta api tersebut jatuh dari jembatan, Bliss berhasil keluar, namun ia kembali masuk ke dalam gerbong yang terbakar untuk menyelamatkan istrinya yang terjebak. Keduanya tewas dalam kejadian tersebut.

Kisah hidupnya yang penuh pengabdian mempertegas makna lagu "Aku Gembira Yesus Kasih Padaku." Ia tidak hanya menulis tentang kasih Yesus, tetapi ia juga hidup dan mati dengan memegang teguh iman bahwa ia dikasihi oleh Bapa di Surga, sama seperti anak kecil yang ia dengar bernyanyi bertahun-tahun sebelumnya.

---
**Kesimpulan:**
Lagu ini adalah pengingat bagi kita bahwa kasih Tuhan tidak rumit untuk dipahami. Seperti yang dirasakan oleh anak kecil yang menginspirasi Bliss, kebahagiaan terbesar seorang manusia bukanlah kekayaan atau prestasi, melainkan kesadaran sederhana bahwa: **"Yesus mengasihiku."**