KJ
Maju, Berjuanglah Terus
Fight the Good Fight
Informasi Lagu
251
Nomor
Kode
KJ 251
Buku
Kidung Jemaat
Metronom
0
Jumlah Bait
4 bait
Style
FinalWaltz
Pencipta Lagu
William Boyd (1864)
Pencipta Syair
John Samuel Bewley Monsell (1863)
Penerjemah
Yamuger (1982)
Cross Ref.
NR 86
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
4 bait
Maju, berjuanglah terus;
Kristuslah kekuatanmu,
hingga tercapai akhirnya
mahkota hidup yang baka.
Oleh berkat anugerah
jalur benar jalanilah;
Kristus sendiri Jalanmu
dan Kemenangan bagimu.
Rasa kuatir buanglah;
langkah Tuhanmu ikutlah.
Kasih dan Hidup yang kekal
di dalam Kristus kaukenal.
Jangan gentar, percayalah:
Kristus Pengasih umatNya.
Imanilah dengan teguh:
Kristus segala bagimu.
Slide Lirik
4 slide
Partitur / Not
Partitur chord belum tersedia
Sejarah Lagu
Lagu **"Maju, Berjuanglah Terus"** (judul asli bahasa Inggris: ***"Fight the Good Fight"***) adalah salah satu himne Kristen yang paling ikonik mengenai keteguhan iman. Lagu ini merupakan hasil kolaborasi antara seorang penulis lirik dari abad ke-19 dan seorang komponis dari abad ke-20.
Berikut adalah detail kisah di balik penciptaan dan makna lagu tersebut:
### 1. Penulis Lirik: John Samuel Bewley Monsell (1811–1875)
Lirik lagu ini ditulis oleh **John Samuel Bewley Monsell**, seorang pendeta Anglikan asal Irlandia. Monsell dikenal sebagai penulis himne yang sangat produktif. Ia menulis lirik ini sebagai bagian dari buku kumpulan puisinya yang berjudul *Hymns of Love and Praise for the Church's Year*, yang diterbitkan pada tahun **1863**.
Monsell menulis lirik ini dengan inspirasi utama dari ayat Alkitab **1 Timotius 6:12**: *"Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal."*
Bagi Monsell, kehidupan seorang Kristen bukanlah jalan yang santai, melainkan sebuah perjuangan spiritual yang aktif. Lirik yang ia susun menekankan bahwa meski dunia penuh dengan rintangan dan keraguan, iman adalah kekuatan yang menuntun seseorang menuju "hidup yang kekal".
### 2. Komponis: William Boyd (1847–1928)
Meskipun liriknya ditulis pada tahun 1863, melodi yang paling terkenal dan digunakan di seluruh dunia saat ini—yang berjudul **"Pentecost"**—diciptakan oleh **William Boyd** pada tahun **1864**.
Kisah di balik melodi ini cukup sederhana namun personal. William Boyd adalah seorang organis di Gereja St. Barnabas, Kensington, London. Konon, ia menciptakan melodi tersebut untuk mengisi kekosongan melodi yang cocok bagi lirik karya Monsell tersebut. Melodi "Pentecost" ini sangat disukai karena nadanya yang penuh semangat, tegas, dan membangkitkan keberanian, sangat cocok dengan tema perjuangan yang diusung oleh liriknya.
### 3. Makna di Balik Lirik
Lagu ini bukan sekadar ajakan untuk "bertarung" secara fisik, melainkan metafora untuk ketabahan moral dan spiritual. Berikut adalah poin utama dalam liriknya:
* **"Fight the good fight with all thy might"**: Mengajak setiap orang untuk tidak setengah hati dalam memegang teguh prinsip hidup dan keyakinan.
* **"Christ is thy strength, and Christ thy right"**: Menekankan bahwa dalam setiap kesulitan, sumber kekuatan bukan berasal dari diri sendiri, melainkan dari Tuhan.
* **"Cast care aside, lean on thy Guide"**: Sebuah ajakan untuk melepaskan kecemasan (beban hidup) dan bersandar pada petunjuk Tuhan.
* **"Faint not nor fear, His arms are near"**: Pesan penghiburan bahwa dalam titik terendah sekalipun, pertolongan Tuhan selalu ada.
### 4. Warisan dan Pengaruh
Lagu "Fight the Good Fight" menjadi sangat populer di Inggris dan dunia karena pesan universalnya tentang **resiliensi (ketangguhan)**. Lagu ini sering dinyanyikan dalam upacara-upacara formal, kebaktian gereja, hingga perayaan kelulusan karena dianggap sebagai "lagu mars" bagi orang-orang yang sedang menempuh jalan hidup yang sulit.
Di Indonesia, lagu ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sebagai **"Maju, Berjuanglah Terus"** (terdapat dalam buku lagu gerejawi seperti Kidung Jemaat nomor 364). Terjemahannya tetap mempertahankan semangat asli dari lirik Monsell yang mengutamakan keberanian, kesetiaan, dan pengharapan.
### Kesimpulan
Kisah di balik lagu ini adalah pertemuan antara pemikiran teologis yang mendalam dari **John Monsell** mengenai disiplin rohani, dengan bakat musik **William Boyd** yang mampu menerjemahkan semangat perjuangan tersebut ke dalam alunan nada yang gagah. Lagu ini tetap relevan hingga saat ini karena mengingatkan pendengarnya bahwa di tengah badai kehidupan, perjuangan untuk tetap menjadi manusia yang berintegritas dan beriman adalah sebuah "perjuangan yang baik".
Berikut adalah detail kisah di balik penciptaan dan makna lagu tersebut:
### 1. Penulis Lirik: John Samuel Bewley Monsell (1811–1875)
Lirik lagu ini ditulis oleh **John Samuel Bewley Monsell**, seorang pendeta Anglikan asal Irlandia. Monsell dikenal sebagai penulis himne yang sangat produktif. Ia menulis lirik ini sebagai bagian dari buku kumpulan puisinya yang berjudul *Hymns of Love and Praise for the Church's Year*, yang diterbitkan pada tahun **1863**.
Monsell menulis lirik ini dengan inspirasi utama dari ayat Alkitab **1 Timotius 6:12**: *"Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal."*
Bagi Monsell, kehidupan seorang Kristen bukanlah jalan yang santai, melainkan sebuah perjuangan spiritual yang aktif. Lirik yang ia susun menekankan bahwa meski dunia penuh dengan rintangan dan keraguan, iman adalah kekuatan yang menuntun seseorang menuju "hidup yang kekal".
### 2. Komponis: William Boyd (1847–1928)
Meskipun liriknya ditulis pada tahun 1863, melodi yang paling terkenal dan digunakan di seluruh dunia saat ini—yang berjudul **"Pentecost"**—diciptakan oleh **William Boyd** pada tahun **1864**.
Kisah di balik melodi ini cukup sederhana namun personal. William Boyd adalah seorang organis di Gereja St. Barnabas, Kensington, London. Konon, ia menciptakan melodi tersebut untuk mengisi kekosongan melodi yang cocok bagi lirik karya Monsell tersebut. Melodi "Pentecost" ini sangat disukai karena nadanya yang penuh semangat, tegas, dan membangkitkan keberanian, sangat cocok dengan tema perjuangan yang diusung oleh liriknya.
### 3. Makna di Balik Lirik
Lagu ini bukan sekadar ajakan untuk "bertarung" secara fisik, melainkan metafora untuk ketabahan moral dan spiritual. Berikut adalah poin utama dalam liriknya:
* **"Fight the good fight with all thy might"**: Mengajak setiap orang untuk tidak setengah hati dalam memegang teguh prinsip hidup dan keyakinan.
* **"Christ is thy strength, and Christ thy right"**: Menekankan bahwa dalam setiap kesulitan, sumber kekuatan bukan berasal dari diri sendiri, melainkan dari Tuhan.
* **"Cast care aside, lean on thy Guide"**: Sebuah ajakan untuk melepaskan kecemasan (beban hidup) dan bersandar pada petunjuk Tuhan.
* **"Faint not nor fear, His arms are near"**: Pesan penghiburan bahwa dalam titik terendah sekalipun, pertolongan Tuhan selalu ada.
### 4. Warisan dan Pengaruh
Lagu "Fight the Good Fight" menjadi sangat populer di Inggris dan dunia karena pesan universalnya tentang **resiliensi (ketangguhan)**. Lagu ini sering dinyanyikan dalam upacara-upacara formal, kebaktian gereja, hingga perayaan kelulusan karena dianggap sebagai "lagu mars" bagi orang-orang yang sedang menempuh jalan hidup yang sulit.
Di Indonesia, lagu ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sebagai **"Maju, Berjuanglah Terus"** (terdapat dalam buku lagu gerejawi seperti Kidung Jemaat nomor 364). Terjemahannya tetap mempertahankan semangat asli dari lirik Monsell yang mengutamakan keberanian, kesetiaan, dan pengharapan.
### Kesimpulan
Kisah di balik lagu ini adalah pertemuan antara pemikiran teologis yang mendalam dari **John Monsell** mengenai disiplin rohani, dengan bakat musik **William Boyd** yang mampu menerjemahkan semangat perjuangan tersebut ke dalam alunan nada yang gagah. Lagu ini tetap relevan hingga saat ini karena mengingatkan pendengarnya bahwa di tengah badai kehidupan, perjuangan untuk tetap menjadi manusia yang berintegritas dan beriman adalah sebuah "perjuangan yang baik".
Cross Reference
Sama Tema
Gereja dan Kerajaan Allah
Sungguh, Kerajaan Allah di Bumi Tak Kalah
KJ
Yesuslah Raja yang Menang
KJ
Yesuslah Raja yang Menang
KJ
Serikat Persaudaraan
KJ
Allahmu Benteng yang Teguh
KJ
Allahmu Benteng yang Teguh
KJ
Batu Penjuru Gereja
KJ
Majulah, Majulah
KJ
Kristus, Penolong Umat yang Percaya
KJ
Di Seluruh Dunia
KJ
Kita Satu di Dalam Tuhan
KJ
Aku Gereja, Kau Pun Gereja
KJ
Satu Tubuh Kita
KJ
Di Dalam Kristus Bertemu
KJ
Dalam Dunia Penuh Kerusuhan
KJ
Yerusalem, Mulia dan Kudus
KJ