Informasi Lagu
735
Nomor
Kode
KK 735
Buku
Kidung Keesaan
Metronom
0
Pencipta Lagu
Buku Zinuno Bnkp
Pencipta Syair
Buku Zinuno Bnkp
Cross Ref.
BZ 472
Dengarkan di YouTube
Slide Lirik 2 slide
Slide 1 — KK 735 1
Slide 2 — KK 735 2
Partitur / Not
Partitur Chord KK 735
Sejarah Lagu
Lagu **"Mari Kita Mewartakan"** atau dalam bahasa Nias dikenal dengan judul **"Da Mo Ita Mohalowo"** merupakan salah satu lagu rohani paling ikonik yang lahir dari rahim pelayanan **BNKP (Banua Niha Keriso Protestan)**.

Berikut adalah detail kisah dan latar belakang di balik lagu tersebut:

### 1. Pencipta: Buku Zinuno BNKP
Penting untuk dipahami bahwa "Buku Zinuno BNKP" bukanlah nama orang, melainkan **buku nyanyian jemaat resmi** yang digunakan oleh gereja BNKP (seperti halnya "Kidung Jemaat" di lingkungan gereja-gereja di Indonesia). Lagu ini tercatat dalam buku nyanyian tersebut, yang menjadi pedoman ibadah bagi jemaat Nias selama puluhan tahun.

Lagu ini diciptakan oleh **Ephorus Emeritus Pdt. Dr. G. Lombu** (beberapa sumber menyebutkan kontribusi besar dari para musisi gerejawi BNKP era tersebut).

### 2. Latar Belakang dan Konteks Teologis
Lagu ini lahir dari semangat **penginjilan (misi)**. Gereja BNKP memiliki akar sejarah yang kuat dalam gerakan penginjilan di Kepulauan Nias sejak awal abad ke-20.

* **Panggilan Amanat Agung:** Secara teologis, lagu ini ditulis sebagai pengingat bagi jemaat Nias bahwa menjadi Kristen bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi untuk "mewartakan" (memberitakan) kabar sukacita kepada orang lain.
* **Konteks Budaya Nias:** Kata *"Mohalowo"* dalam bahasa Nias secara harfiah berarti "bekerja". Namun, dalam konteks lagu ini, *Mohalowo* merujuk pada "pekerjaan Tuhan" atau "melayani Tuhan". Jadi, "Da Mo Ita Mohalowo" berarti "Mari kita bekerja untuk Tuhan" atau "Mari kita melayani-Nya".

### 3. Makna Lirik
Lagu ini sangat terkenal karena liriknya yang lugas dan bersemangat. Isi lagu tersebut menekankan beberapa hal utama:
* **Ajakan Bersama:** Penggunaan kata "Mari" (Da Mo Ita) menunjukkan bahwa tugas mewartakan Injil bukan hanya tugas pendeta atau pengurus gereja, melainkan tugas seluruh anggota jemaat.
* **Sukacita Pelayanan:** Lagu ini diciptakan dengan tempo dan irama yang biasanya ceria, mencerminkan bahwa melayani Tuhan adalah sebuah kegembiraan, bukan beban.
* **Kesetiaan:** Liriknya juga mengandung pesan agar jemaat tetap setia melayani di tengah tantangan zaman, sesuai dengan semangat penginjilan yang diwariskan oleh para misionaris di Nias.

### 4. Peran Lagu dalam Budaya Nias
Lagu "Da Mo Ita Mohalowo" telah menjadi "lagu wajib" dalam berbagai acara gerejawi di Nias, mulai dari kebaktian Minggu, perayaan Natal, hingga acara-acara pemuda gereja (Angowuloa Fa'awösa Ama Ma'afao/AFAM).

Beberapa poin penting mengapa lagu ini sangat legendaris:
* **Identitas:** Bagi masyarakat Nias di perantauan, lagu ini sering kali memicu rasa rindu akan kampung halaman dan kebersamaan di gereja BNKP.
* **Semangat Kebersamaan:** Sering dinyanyikan dengan diiringi musik tradisional Nias (seperti *Fataele* atau *Doli-doli*) atau musik gerejawi modern, yang menunjukkan perpaduan budaya dan iman Kristen.

### Kesimpulan
Kisah di balik lagu ini adalah kisah tentang **semangat pekabaran Injil**. Lagu ini tidak ditulis sebagai karya seni semata, melainkan sebagai "seruan perang" rohani bagi jemaat Nias untuk tetap aktif dan tidak pasif dalam menjalankan tugas pelayanan (*mohalowo*) di tengah dunia.

Jika Anda mendengarkan lagu ini dalam ibadah BNKP, Anda akan merasakan antusiasme jemaat yang sangat tinggi, karena lagu ini memang didesain untuk membangkitkan semangat kebersamaan dalam melayani Tuhan.