KPJ
Lampahing gesang Puniki
Informasi Lagu
198
Nomor
Kode
KPJ 198
Buku
Kidung Pasamuwan Jawi
Metronom
0
Jumlah Bait
3 bait
Style
ChristmasWaltz
Cross Ref.
PKJ 164, NKB 170, KK 641
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
3 bait
Lampahing gesang puniki tan kalising pepalang,
nanging astanipun Gusti nuntun maring pepadhang.
Kadya langit kalimputan mendhung kandel lan mega,
ing sasirnanira tamtu padhang njingglang sanyata
Bibar jawah mijil kluwung, mengku janji prasetya;
sasisihing sisah ngantya kluwunging sih Njeng Gusti.
Lamun prahara anrejang, peteng ndhedhet limengan,
yakina trusing wardaya, dhatenging pitulungan.
Rumentahing sihe Allah, cihnaning kawlsannya,
awit Gusti angandika, "Aja sumlang ing driya!"
Aywa mangumiwah kwatir, nadyan peteng marginya,
dipun mantep ing pracaya, setya ing janjinira.
Gusti Ingkang Mahatresna, yeku tuking pitulung;
nadyan sisah kumawasa, Gusti tansah anjangkung.
Slide Lirik
4 slide
Partitur / Not
Partitur chord belum tersedia
Sejarah Lagu
Lagu "Jalan Hidup Tak Selalu Ceria" atau dalam judul aslinya dalam bahasa Inggris, "Love's Rainbow," adalah himne Kristen yang sangat dikenal dan dicintai, terutama di Indonesia. Kisah di balik penciptaannya adalah cerminan dari iman, pengharapan, dan pemahaman mendalam tentang perjalanan hidup manusia yang penuh pasang surut.
Dua sosok utama di balik lagu ini adalah:
1. **Flora Kirkland** (Lirik)
2. **Isaac H. Meredith** (Musik)
**Latar Belakang Para Pencipta:**
* **Flora Kirkland:** Flora Kirkland adalah seorang penulis lirik himne yang kurang dikenal secara pribadi dibandingkan dengan beberapa nama besar lainnya, namun karyanya memiliki resonansi yang kuat dan abadi. Ia dikenal karena kemampuannya merangkai kata-kata yang sederhana namun mendalam, menangkap kebenaran teologis dengan cara yang mudah dipahami dan menyentuh hati. Banyak dari himne yang ditulisnya berfokus pada penghiburan, kekuatan iman, dan janji-janji Tuhan.
* **Isaac H. Meredith:** Isaac H. Meredith (1872-1956) adalah seorang komposer, editor, dan penerbit musik gereja Amerika yang produktif di akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Ia adalah tokoh penting dalam perkembangan musik Injil dan lagu-lagu sekolah Minggu. Meredith dikenal karena melodi-melodinya yang mudah diingat, menarik, dan mudah dinyanyikan oleh jemaat. Ia sering berkolaborasi dengan berbagai penulis lirik untuk menciptakan himne-himne yang kemudian menjadi klasik.
**Kisah di Balik Penciptaan "Love's Rainbow":**
Lagu "Love's Rainbow" diperkirakan diciptakan sekitar awal tahun 1900-an, dengan beberapa sumber menyebut tahun **1910**.
1. **Inspirasi Lirik (Flora Kirkland):**
Flora Kirkland, seperti banyak penulis lirik himne, kemungkinan besar terinspirasi oleh pengalaman hidupnya sendiri, pengamatan terhadap orang lain, serta renungannya tentang ajaran Alkitab. Pesan inti dari "Love's Rainbow" sangat jelas: hidup tidak selalu mudah, akan ada masa-masa sulit ("awan gelap," "hujan air mata"), tetapi di balik setiap badai, ada janji pengharapan dan sukacita ("pelangi cinta").
Inspirasi utama untuk "pelangi" sebagai simbol pengharapan tentu saja berasal dari kisah Nuh dalam Kitab Kejadian. Setelah air bah, Tuhan menempatkan pelangi di awan sebagai tanda perjanjian-Nya bahwa Dia tidak akan lagi memusnahkan bumi dengan air bah. Pelangi menjadi simbol kesetiaan Tuhan, janji-Nya akan pembaruan, dan kasih-Nya yang abadi bahkan setelah masa-masa sulit. Kirkland mungkin merenungkan janji ilahi ini saat menulis liriknya, melihat pelangi bukan hanya sebagai fenomena alam, tetapi sebagai metafora untuk kasih dan kesetiaan Tuhan yang muncul setelah "badai" kehidupan.
Lirik-liriknya secara jujur mengakui realitas kesulitan – "jalan hidup tak selalu ceria," "air mata pasti menetes." Namun, pesan intinya bukan untuk menyerah pada keputusasaan, melainkan untuk melihat melampaui badai, karena "pelangi cinta" atau "pelangi sukacita" akan selalu menanti, sebagai janji dari Tuhan yang peduli. Ini adalah pesan ketahanan, iman, dan pengharapan yang kuat.
2. **Melodi yang Menyentuh (Isaac H. Meredith):**
Ketika Isaac H. Meredith menerima lirik-lirik puitis dan penuh pengharapan dari Flora Kirkland, ia menciptakan melodi yang sempurna untuk mengiringinya. Melodi Meredith untuk "Love's Rainbow" adalah contoh klasik dari gaya musik Injilnya: mudah dinyanyikan, mengalir, dan memiliki daya tarik emosional. Ia berhasil menangkap nuansa lirik Kirkland, beralih dari pengakuan akan kesulitan ke pengangkatan hati yang penuh harapan. Harmoni dan ritme yang ia ciptakan membuat lagu ini mudah dipelajari dan dinyanyikan oleh jemaat dari segala usia, menjadikannya cepat populer di gereja-gereja.
**Dampak dan Popularitas:**
"Love's Rainbow" dengan cepat menyebar dan menjadi lagu favorit di kalangan gereja-gereja berbahasa Inggris. Namun, popularitasnya di Indonesia, di bawah judul "Jalan Hidup Tak Selalu Ceria" (atau kadang "Jalan Hidup Tak Selalu Senang"), sangatlah fenomenal. Terjemahan bahasa Indonesia, yang mempertahankan keindahan dan kedalaman pesan aslinya, telah membuatnya menjadi salah satu himne yang paling dikenal dan sering dinyanyikan di ibadah-ibadah dan pertemuan Kristen di seluruh Indonesia.
Lagu ini resonansi kuat karena:
* **Keuniversalan Pesan:** Setiap orang mengalami kesulitan, kesedihan, dan tantangan dalam hidup. Pesan bahwa ada pengharapan dan sukacita yang datang setelah badai adalah pesan yang relevan bagi siapa saja.
* **Penghiburan dan Pengharapan:** Di tengah kesulitan, lirik lagu ini menawarkan penghiburan yang mendalam, mengingatkan pendengarnya akan kesetiaan dan kasih Tuhan yang tak pernah gagal.
* **Melodi yang Membangkitkan Semangat:** Melodi Meredith yang sederhana namun kuat mengangkat semangat dan mudah dinyanyikan bersama.
Singkatnya, "Jalan Hidup Tak Selalu Ceria / Love's Rainbow" lahir dari kolaborasi antara seorang penulis lirik yang peka terhadap pengalaman manusia dan janji ilahi (Flora Kirkland) dan seorang komposer yang mahir menciptakan melodi yang dapat mengangkat hati (Isaac H. Meredith). Kisahnya adalah tentang bagaimana iman dapat melihat pelangi bahkan di tengah-tengah awan yang paling gelap, dan bagaimana janji kasih Tuhan selalu menyertai kita di sepanjang jalan hidup.
Dua sosok utama di balik lagu ini adalah:
1. **Flora Kirkland** (Lirik)
2. **Isaac H. Meredith** (Musik)
**Latar Belakang Para Pencipta:**
* **Flora Kirkland:** Flora Kirkland adalah seorang penulis lirik himne yang kurang dikenal secara pribadi dibandingkan dengan beberapa nama besar lainnya, namun karyanya memiliki resonansi yang kuat dan abadi. Ia dikenal karena kemampuannya merangkai kata-kata yang sederhana namun mendalam, menangkap kebenaran teologis dengan cara yang mudah dipahami dan menyentuh hati. Banyak dari himne yang ditulisnya berfokus pada penghiburan, kekuatan iman, dan janji-janji Tuhan.
* **Isaac H. Meredith:** Isaac H. Meredith (1872-1956) adalah seorang komposer, editor, dan penerbit musik gereja Amerika yang produktif di akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Ia adalah tokoh penting dalam perkembangan musik Injil dan lagu-lagu sekolah Minggu. Meredith dikenal karena melodi-melodinya yang mudah diingat, menarik, dan mudah dinyanyikan oleh jemaat. Ia sering berkolaborasi dengan berbagai penulis lirik untuk menciptakan himne-himne yang kemudian menjadi klasik.
**Kisah di Balik Penciptaan "Love's Rainbow":**
Lagu "Love's Rainbow" diperkirakan diciptakan sekitar awal tahun 1900-an, dengan beberapa sumber menyebut tahun **1910**.
1. **Inspirasi Lirik (Flora Kirkland):**
Flora Kirkland, seperti banyak penulis lirik himne, kemungkinan besar terinspirasi oleh pengalaman hidupnya sendiri, pengamatan terhadap orang lain, serta renungannya tentang ajaran Alkitab. Pesan inti dari "Love's Rainbow" sangat jelas: hidup tidak selalu mudah, akan ada masa-masa sulit ("awan gelap," "hujan air mata"), tetapi di balik setiap badai, ada janji pengharapan dan sukacita ("pelangi cinta").
Inspirasi utama untuk "pelangi" sebagai simbol pengharapan tentu saja berasal dari kisah Nuh dalam Kitab Kejadian. Setelah air bah, Tuhan menempatkan pelangi di awan sebagai tanda perjanjian-Nya bahwa Dia tidak akan lagi memusnahkan bumi dengan air bah. Pelangi menjadi simbol kesetiaan Tuhan, janji-Nya akan pembaruan, dan kasih-Nya yang abadi bahkan setelah masa-masa sulit. Kirkland mungkin merenungkan janji ilahi ini saat menulis liriknya, melihat pelangi bukan hanya sebagai fenomena alam, tetapi sebagai metafora untuk kasih dan kesetiaan Tuhan yang muncul setelah "badai" kehidupan.
Lirik-liriknya secara jujur mengakui realitas kesulitan – "jalan hidup tak selalu ceria," "air mata pasti menetes." Namun, pesan intinya bukan untuk menyerah pada keputusasaan, melainkan untuk melihat melampaui badai, karena "pelangi cinta" atau "pelangi sukacita" akan selalu menanti, sebagai janji dari Tuhan yang peduli. Ini adalah pesan ketahanan, iman, dan pengharapan yang kuat.
2. **Melodi yang Menyentuh (Isaac H. Meredith):**
Ketika Isaac H. Meredith menerima lirik-lirik puitis dan penuh pengharapan dari Flora Kirkland, ia menciptakan melodi yang sempurna untuk mengiringinya. Melodi Meredith untuk "Love's Rainbow" adalah contoh klasik dari gaya musik Injilnya: mudah dinyanyikan, mengalir, dan memiliki daya tarik emosional. Ia berhasil menangkap nuansa lirik Kirkland, beralih dari pengakuan akan kesulitan ke pengangkatan hati yang penuh harapan. Harmoni dan ritme yang ia ciptakan membuat lagu ini mudah dipelajari dan dinyanyikan oleh jemaat dari segala usia, menjadikannya cepat populer di gereja-gereja.
**Dampak dan Popularitas:**
"Love's Rainbow" dengan cepat menyebar dan menjadi lagu favorit di kalangan gereja-gereja berbahasa Inggris. Namun, popularitasnya di Indonesia, di bawah judul "Jalan Hidup Tak Selalu Ceria" (atau kadang "Jalan Hidup Tak Selalu Senang"), sangatlah fenomenal. Terjemahan bahasa Indonesia, yang mempertahankan keindahan dan kedalaman pesan aslinya, telah membuatnya menjadi salah satu himne yang paling dikenal dan sering dinyanyikan di ibadah-ibadah dan pertemuan Kristen di seluruh Indonesia.
Lagu ini resonansi kuat karena:
* **Keuniversalan Pesan:** Setiap orang mengalami kesulitan, kesedihan, dan tantangan dalam hidup. Pesan bahwa ada pengharapan dan sukacita yang datang setelah badai adalah pesan yang relevan bagi siapa saja.
* **Penghiburan dan Pengharapan:** Di tengah kesulitan, lirik lagu ini menawarkan penghiburan yang mendalam, mengingatkan pendengarnya akan kesetiaan dan kasih Tuhan yang tak pernah gagal.
* **Melodi yang Membangkitkan Semangat:** Melodi Meredith yang sederhana namun kuat mengangkat semangat dan mudah dinyanyikan bersama.
Singkatnya, "Jalan Hidup Tak Selalu Ceria / Love's Rainbow" lahir dari kolaborasi antara seorang penulis lirik yang peka terhadap pengalaman manusia dan janji ilahi (Flora Kirkland) dan seorang komposer yang mahir menciptakan melodi yang dapat mengangkat hati (Isaac H. Meredith). Kisahnya adalah tentang bagaimana iman dapat melihat pelangi bahkan di tengah-tengah awan yang paling gelap, dan bagaimana janji kasih Tuhan selalu menyertai kita di sepanjang jalan hidup.
Cross Reference
PKJ 164, NKB 170, KK 641
Jalan Hidup Tak Selalu
KK
Jalan Hidup Tak Selalu
NKB
Jalan Hidup Tak Selalu
PKJ
Sama Tema
Kidung Kitab Suci
Ana Sabawa Gumrubyung
KPJ
Biyen Nglirwakake
KPJ
Gusti Allah Pangayom Setya
KPJ
Gusti Sang Juru Taman
KPJ
Gusti Yesus Pangen Setya
KPJ
Isining Kabar Kabingahan
KPJ
Kadi Wanita Aneng Pinggir Sumur
KPJ
Kitab Suci Kang Adi
KPJ
Kula Datan Badhe Nrimah
KPJ
Kula Pengin Lir Gusti
KPJ
Kula Sampun Siyaga
KPJ
Mara Sira Rungokna
KPJ
Mugi Wradin Ingundhangna
KPJ
Mung Sang Kristus Gusti
KPJ
Rahayu Kang Utama Lakune
KPJ
Rahayu Kang Utama Lakune
KPJ
Rancanganira Dudu Ranganganingsun
KPJ
Sabdeng Allah Makarti
KPJ
Saiba Tan Dennya Gusti
KPJ
Sanyata Panene Wus Gumelar
KPJ
Sira Kang Mandheg - Mangu
KPJ
Tiyang Kang Pracaya
KPJ
Wong Nyenyebar Esuk Lan Sore
KPJ
Yehuwah Pangenku
KPJ