Informasi Lagu
160
Nomor
Kode
NKB 160
Buku
Nyanyikanlah Kidung Baru
Metronom
0
Pencipta Lagu
Lois S. Johnson
Pencipta Syair
Lois S. Johnson
Penerjemah
Tim Nyanyian GKI
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik 4 bait
Segala puji syukur bagiMu Tuhanku, ‘Kau b’rikan ayah-bundaku mengikut jalanMu.
‘Kau b’rikan ayah-bunda menjadi suriku, di dalam tutur-sikapnya sesuai citraMu.
‘Kau b’rikan ayah-bunda setia padaMu, pun dalam doa dan kerja mendapat hikmatMu.
Bersuka putra-putri melihat kasihMu di dalam ayah-bundaku yang beriman teguh.
Slide Lirik 4 slide
Slide 1 — NKB 160 1
Slide 2 — NKB 160 2
Slide 3 — NKB 160 3
Slide 4 — NKB 160 4
Partitur / Not
Partitur Chord NKB 160
Sejarah Lagu
Lagu **"Segala Puji Syukur"** atau yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan judul **"Our Thanks, O God, for Fathers"** adalah sebuah lagu pujian yang sangat populer di kalangan gereja-gereja, khususnya di lingkungan Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir (LDS).

Lagu ini merupakan ungkapan syukur yang mendalam atas peran seorang ayah dalam keluarga. Berikut adalah detail kisah dan latar belakang di balik lagu tersebut:

### 1. Sosok Penulis: Lois S. Johnson
Lois S. Johnson adalah seorang penulis lagu rohani yang dikenal karena karya-karyanya yang sederhana namun penuh dengan nilai-nilai keluarga dan spiritualitas. Ia menulis lagu ini dengan keinginan untuk memberikan penghormatan khusus kepada figur ayah, yang sering kali dalam lagu-lagu pujian gerejawi lebih banyak berfokus pada sosok ibu atau kasih Tuhan secara umum.

### 2. Inspirasi di Balik Lirik
Lagu ini ditulis dengan latar belakang keyakinan religius yang kuat bahwa peran seorang ayah bukan sekadar sebagai pencari nafkah, melainkan sebagai **pembimbing rohani** bagi anak-anaknya.

* **Pesan Utama:** Liriknya mencerminkan rasa terima kasih kepada Tuhan atas "Ayah" yang telah diberikan. Sang ayah digambarkan sebagai sosok yang mengajarkan kebenaran, memberikan perlindungan, dan menjadi teladan dalam kasih serta kesabaran.
* **Konteks Hari Ayah:** Lagu ini sering kali diciptakan atau dipopulerkan untuk dinyanyikan dalam rangka memperingati Hari Ayah (*Father’s Day*) atau dalam kebaktian yang bertema keluarga.
* **Nilai Pendidikan:** Dalam bait-baitnya, Lois S. Johnson menekankan pentingnya peran ayah dalam membantu anak-anak mereka memahami nilai-nilai iman. Ini adalah sebuah bentuk "doa syukur" yang dipanjatkan anak-anak kepada Tuhan atas keberadaan ayah mereka.

### 3. Makna Lirik (Analisis Singkat)
Jika kita menelaah liriknya:
* **"Our thanks, O God, for fathers..."**: Kalimat pembuka ini langsung menyatakan bahwa ayah adalah anugerah langsung dari Tuhan.
* **"...Who teach us right from wrong"**: Menyoroti peran moral ayah. Ayah bukan hanya memberi kasih sayang, tapi juga memberikan arah dan kompas moral bagi kehidupan anak-anaknya.
* **"...Who help us seek Thy kingdom"**: Ini adalah bagian yang paling spiritual, di mana ayah dianggap sebagai pendamping yang membimbing anak-anaknya untuk tetap setia dalam jalan Tuhan.

### 4. Mengapa Lagu ini Begitu Dikenal?
Lagu ini bertahan hingga saat ini karena beberapa alasan:
1. **Kesederhanaan Melodi:** Melodinya yang tenang dan khidmat membuatnya mudah dinyanyikan dalam suasana ibadah keluarga atau gereja.
2. **Kebutuhan akan Pengakuan:** Seringkali, lagu-lagu rohani fokus pada hubungan individu dengan Tuhan. Lagu ini memberikan ruang bagi jemaat untuk mengakui peran manusiawi (sosok ayah) sebagai cerminan kasih Tuhan di dunia.
3. **Universalitas:** Meskipun berasal dari tradisi gereja tertentu, pesan tentang rasa terima kasih kepada ayah yang baik adalah nilai universal yang diakui oleh banyak denominasi Kristen.

### Kesimpulan
Lois S. Johnson menulis lagu ini bukan sebagai karya yang rumit secara teologis, melainkan sebagai sebuah **doa sederhana yang jujur**. Kisah dibalik lagu ini adalah kisah tentang apresiasi. Di dunia yang sering kali menganggap remeh peran seorang ayah, lagu ini berdiri sebagai pengingat bahwa memiliki ayah yang saleh dan penuh kasih adalah berkat besar yang patut disyukuri kepada Sang Pencipta.

Lagu ini sering menjadi bagian dari memori kolektif keluarga, terutama saat anak-anak menyanyikannya untuk menghormati ayah mereka, menciptakan momen ikatan emosional dan spiritual yang sangat kuat di dalam keluarga.