Informasi Lagu
74
Nomor
Kode
NP 74
Buku
Nyanyian Pujian
Metronom
0
Pencipta Lagu
tak dikenal
Pencipta Syair
Charles Wesley
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik 4 bait
Kristus bangkitlah sudah, Haleluya! Bumi surga soraklah, Haleluya! Malak, insan bergemar, Haleluya! Sambut Raja yang besar, Haleluya!
Kristus bangkitlah sudah, Haleluya! Kuasa dosa tlah kalah, Haleluya! Kubur, mana jayamu? Haleluya! Maut, dimana kuasamu? Haleluya!
Kristus bangkitlah sudah, Haleluya! Kasih Allah tercurah, Haleluya! Tlah genaplah karyaNya, Haleluya! Pintu Firdaus terbuka, Haleluya!
Hai berhimpun bersama, Haleluya! Junjung tinggi Sang Raja, Haleluya! Kita skarang tlah menang, Haleluya! Surga mulia terbentang, Haleluya! Amin.
Partitur / Not
Partitur Chord NP 74
Sejarah Lagu
Lagu **"Christ the Lord Is Risen Today"** (dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai **"Kristus Bangkitlah Sudah"**) adalah salah satu himne Paskah yang paling ikonik dan bersejarah di dunia Kristen.

Kisah di balik lagu ini adalah perpaduan antara spiritualitas yang mendalam dan evolusi sastra pujian selama berabad-abad. Berikut adalah detail kisah di baliknya:

### 1. Penulis: Charles Wesley, Sang "Penyair Metodis"
Lagu ini ditulis oleh **Charles Wesley** (adik dari John Wesley, pendiri Gereja Metodis) pada tahun **1739**. Charles adalah salah satu penulis himne paling produktif dalam sejarah, yang menulis lebih dari 6.000 lagu rohani.

Pada tahun 1739, Charles baru saja mengalami pengalaman pertobatan yang mendalam setahun sebelumnya. Semangat Paskah yang ia tuangkan dalam lirik ini mencerminkan kegembiraan yang meluap-luap atas kemenangan Kristus atas maut. Judul asli lagu ini sebenarnya adalah *"Hymn for Easter Day"*.

### 2. Keunikan Awal: Tanpa "Alleluia"
Banyak orang mungkin bertanya-tanya mengapa lagu ini sering dinyanyikan dengan kata **"Alleluia!"** di setiap barisnya. Faktanya, **Charles Wesley tidak menulis kata "Alleluia" dalam teks aslinya.**

Teks asli Wesley terdiri dari 11 bait (stanza) yang ditulis dengan gaya puisi yang sangat kuat dan teologis. Penambahan "Alleluia" dilakukan belakangan oleh para penyunting buku nyanyian gereja agar lagu ini terasa lebih meriah dan cocok untuk perayaan Paskah yang penuh sukacita. Penambahan ini terbukti jenius karena memberikan ritme yang sangat megah.

### 3. Evolusi Melodi: Lagu "Llanfair"
Meskipun liriknya ditulis oleh Wesley, melodi yang kita kenal sekarang—yang sangat energik dan penuh semangat—bukanlah musik asli yang digunakan pada abad ke-18.

Melodi yang paling populer digunakan saat ini disebut **"Llanfair"**. Lagu ini berasal dari Wales dan dikomposisi oleh **Robert Williams** pada tahun 1817. Nama "Llanfair" diambil dari tempat tinggal sang komposer di *Llanfairpwllgwyngyll* (sebuah desa dengan nama terpanjang di dunia di Wales).

Perpaduan antara lirik Wesley yang teologis dengan melodi "Llanfair" yang perkasa baru disatukan di kemudian hari, dan kombinasi inilah yang membuat lagu ini menjadi standar musik Paskah di hampir semua denominasi gereja di dunia.

### 4. Makna Teologis di Balik Lirik
Lirik lagu ini dianggap sebagai mahakarya karena merangkum narasi keselamatan Kristen hanya dalam beberapa bait:

* **Kemenangan atas maut:** *"Christ the Lord is risen today, Alleluia! Sons of men and angels say, Alleluia!"* – Menekankan bahwa kebangkitan adalah sukacita bagi manusia sekaligus bagi penghuni surga.
* **Penebusan:** Bait-bait selanjutnya menceritakan bahwa Kristus telah membayar harga dosa manusia. *"Lives again our glorious King, Alleluia! Where, O death, is now thy sting?"* – Ini adalah kutipan langsung dari 1 Korintus 15:55, yang menantang maut yang sudah tidak lagi memiliki kuasa atas orang percaya.

### 5. Mengapa Lagu Ini Begitu Populer?
Kesuksesan "Kristus Bangkitlah Sudah" terletak pada kontras antara **keagungan melodi** dan **keyakinan liriknya**.

* Lagu ini tidak meratap di depan kubur yang kosong, melainkan merayakan kemenangan dengan teriakan "Alleluia".
* Struktur bahasanya yang lugas namun puitis memudahkan jemaat untuk memahami inti iman Kristen: bahwa kematian telah dikalahkan oleh kasih dan kuasa Allah.

### Ringkasan untuk Kita Hari Ini
Ketika kita menyanyikan lagu ini, kita sebenarnya sedang menyanyikan sebuah warisan sejarah:
1. **Liriknya:** Berasal dari gairah iman Charles Wesley (1739).
2. **Nadanya:** Berasal dari semangat musik rakyat Wales oleh Robert Williams (1817).
3. **Sukacitanya:** Adalah perayaan Paskah yang telah dinyanyikan umat Kristen selama hampir 300 tahun.

Jadi, setiap kali "Alleluia" dikumandangkan, kita sedang menghubungkan suara kita dengan jutaan orang Kristen dari berbagai abad yang merayakan kemenangan yang sama: **Kristus benar-benar telah bangkit.**