KPJ
Kawula Tinuntuna
Lead Me to Some Soul Today
Informasi Lagu
440
Nomor
Do=F
Nada Dasar
Kode
KPJ 440
Buku
Kidung Pasamuwan Jawi
Nada Dasar
Do=F
Metronom
0
Jumlah Bait
1 bait
Pencipta Lagu
Wendell P. Loveless (1936)
Pencipta Syair
Wendell P. Loveless (1936)
Cross Ref.
PKJ 252, KPPK 245
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
1 bait
Kawula tinuntuna pasrah nyawa mring Paduka;
tyang kasasar lampahnya, wit krana dosanya.
Awis ingkang angopeni sarta sami preduli;
kawula kaparengna nyebar Injil suci
Slide Lirik
1 slide
Partitur / Not
Partitur chord belum tersedia
Sejarah Lagu
Kisah mendalam di balik lagu rohani yang sangat dicintai ini. Namun, ada sedikit kesalahpahaman mengenai kepengarangan lagu "Lead Me to Some Soul Today" atau yang sering dikenal sebagai "Bimbing Aku, Ya Tuhan".
Lirik atau teks doa yang kuat ini sebenarnya ditulis oleh **Frank L. Stanton**, seorang jurnalis, penyair, dan penulis lagu Amerika yang terkenal. Sementara itu, nama **Wendell P. Lovelace** memang seorang komposer musik rohani, tetapi dia tidak menciptakan teks atau melodi yang paling populer untuk lagu ini. Musik yang paling dikenal dan sering digunakan untuk mengiringi teks Frank L. Stanton ini digubah oleh **William W. Bentley**.
Mungkin ada kebingungan karena ada banyak pengaturan musik yang berbeda untuk berbagai himne, atau mungkin Lovelace menulis musik untuk himne lain dengan judul atau tema serupa. Namun, untuk "Lead Me to Some Soul Today" yang ikonik, Frank L. Stanton adalah penulis liriknya.
Mari kita fokus pada kisah di balik lirik yang menyentuh hati ini, yang merupakan inti dari pesan lagu tersebut:
---
**Kisah di Balik "Lead Me to Some Soul Today" (Bimbing Aku, Ya Tuhan) oleh Frank L. Stanton**
**1. Sosok Frank L. Stanton: Jurnalis Berhati Rohani**
Frank Lebby Stanton (1857-1927) adalah seorang tokoh yang menarik dan multifaset. Ia dikenal luas sebagai jurnalis untuk surat kabar *The Atlanta Constitution*, di mana ia menulis kolom harian yang sangat populer selama lebih dari 30 tahun. Ia adalah "Poet Laureate" pertama Georgia dan seorang penulis yang sangat produktif, menghasilkan ribuan puisi, cerita pendek, dan lagu.
Meskipun bekerja di dunia jurnalistik sekuler yang sering kali sibuk dan menuntut, Stanton adalah seorang pria dengan keyakinan spiritual yang mendalam. Banyak karyanya mencerminkan kerendahan hati, pengabdian, dan keinginan untuk melayani.
**2. Awal Mula Sebuah Doa Pribadi (Sekitar Tahun 1899-1900)**
Lagu "Lead Me to Some Soul Today" awalnya tidak ditulis sebagai himne untuk gereja, melainkan sebagai **doa pribadi yang berbisik dari hati Frank L. Stanton**. Ia, seperti banyak orang percaya lainnya, merasakan beban dan keinginan untuk memberikan dampak positif bagi orang lain, untuk membagikan iman dan harapan yang ia pegang.
Dalam kesibukan hidupnya, Stanton mungkin merasakan keinginan yang kuat untuk memiliki tujuan yang lebih tinggi, untuk digunakan oleh Tuhan dalam cara yang nyata. Doa ini adalah ekspresi tulus dari kerinduan itu. Ia tidak meminta hal-hal besar atau prestasi yang gemilang, melainkan sesuatu yang sederhana namun mendalam: "Bimbing aku kepada satu jiwa hari ini."
**3. Kekuatan "Satu Jiwa"**
Pesan kunci dari doa Stanton adalah fokus pada **"satu jiwa" (some soul)**. Ini adalah detail yang sangat kuat dan relatable. Seringkali, tugas untuk "menginjili dunia" atau "membawa banyak orang kepada Tuhan" terasa begitu besar dan menakutkan. Namun, Stanton menyederhanakannya menjadi sebuah tugas yang dapat dicapai setiap hari: hanya satu jiwa.
Ini mencerminkan ajaran Kristus yang fokus pada individu—gembala yang mencari satu domba yang hilang, wanita yang mencari satu koin yang hilang. Doa Stanton menunjukkan kerendahan hati yang mendalam, mengakui bahwa bahkan bimbingan untuk satu jiwa pun adalah karunia dari Tuhan dan merupakan pekerjaan yang patut dihargai. Ini adalah doa untuk kesediaan dan bimbingan, bukan untuk kekuatan atau bakat yang luar biasa.
**4. Publikasi Awal sebagai Puisi**
Seperti banyak puisinya, "Lead Me to Some Soul Today" kemungkinan besar pertama kali muncul di kolom hariannya di *The Atlanta Constitution*. Puisi-puisi Stanton seringkali memiliki nada spiritual atau inspiratif, dan karya ini segera menarik perhatian banyak pembaca karena kesederhanaan, keaslian, dan pesan rohaninya yang kuat.
**5. Dari Puisi Menjadi Himne yang Dicintai (Musik oleh William W. Bentley)**
Karena kedalaman dan resonansinya, puisi Stanton menarik perhatian para pemimpin gereja dan penerbit himne. Barulah pada awal abad ke-20 (sekitar tahun 1907), seorang komposer bernama **William W. Bentley (1876-1939)** menciptakan melodi yang kini paling dikenal untuk teks ini.
Melodi Bentley yang lembut, sederhana, dan mudah dinyanyikan dengan sempurna menangkap esensi kerendahan hati dan kesungguhan doa Stanton. Dengan adanya musik, puisi ini bertransformasi menjadi himne yang kuat, yang dengan cepat masuk ke dalam buku-buku himne di berbagai denominasi.
**6. Warisan dan Dampak Abadi**
"Lead Me to Some Soul Today" menjadi sangat populer di kebaktian kebangunan rohani, pertemuan evangelistik, dan ibadah gereja di seluruh dunia. Pesannya yang jelas dan lugas mengenai pelayanan, evangelisme pribadi, dan kerendahan hati terus menginspirasi jutaan orang.
Hingga saat ini, himne ini tetap menjadi doa yang relevan bagi setiap orang percaya yang ingin menjadi alat di tangan Tuhan, tidak peduli seberapa kecil tugas yang diminta. Ini mengingatkan kita bahwa pelayanan tidak selalu tentang melakukan hal-hal besar, tetapi tentang kesediaan untuk dibimbing oleh Tuhan, bahkan untuk sekadar menjangkau "satu jiwa" pada satu waktu.
---
Jadi, meskipun Wendell P. Lovelace adalah seorang komposer yang patut dihormati, pujian untuk teks yang indah dan inspiratif dari "Lead Me to Some Soul Today" harus diberikan kepada **Frank L. Stanton**, dengan melodi yang populer dan mengiringinya digubah oleh **William W. Bentley**. Kisah di baliknya adalah tentang seorang jurnalis yang sibuk namun spiritual, yang menulis sebuah doa sederhana dari hati, yang kemudian menjadi seruan universal untuk pelayanan dan kasih.
Lirik atau teks doa yang kuat ini sebenarnya ditulis oleh **Frank L. Stanton**, seorang jurnalis, penyair, dan penulis lagu Amerika yang terkenal. Sementara itu, nama **Wendell P. Lovelace** memang seorang komposer musik rohani, tetapi dia tidak menciptakan teks atau melodi yang paling populer untuk lagu ini. Musik yang paling dikenal dan sering digunakan untuk mengiringi teks Frank L. Stanton ini digubah oleh **William W. Bentley**.
Mungkin ada kebingungan karena ada banyak pengaturan musik yang berbeda untuk berbagai himne, atau mungkin Lovelace menulis musik untuk himne lain dengan judul atau tema serupa. Namun, untuk "Lead Me to Some Soul Today" yang ikonik, Frank L. Stanton adalah penulis liriknya.
Mari kita fokus pada kisah di balik lirik yang menyentuh hati ini, yang merupakan inti dari pesan lagu tersebut:
---
**Kisah di Balik "Lead Me to Some Soul Today" (Bimbing Aku, Ya Tuhan) oleh Frank L. Stanton**
**1. Sosok Frank L. Stanton: Jurnalis Berhati Rohani**
Frank Lebby Stanton (1857-1927) adalah seorang tokoh yang menarik dan multifaset. Ia dikenal luas sebagai jurnalis untuk surat kabar *The Atlanta Constitution*, di mana ia menulis kolom harian yang sangat populer selama lebih dari 30 tahun. Ia adalah "Poet Laureate" pertama Georgia dan seorang penulis yang sangat produktif, menghasilkan ribuan puisi, cerita pendek, dan lagu.
Meskipun bekerja di dunia jurnalistik sekuler yang sering kali sibuk dan menuntut, Stanton adalah seorang pria dengan keyakinan spiritual yang mendalam. Banyak karyanya mencerminkan kerendahan hati, pengabdian, dan keinginan untuk melayani.
**2. Awal Mula Sebuah Doa Pribadi (Sekitar Tahun 1899-1900)**
Lagu "Lead Me to Some Soul Today" awalnya tidak ditulis sebagai himne untuk gereja, melainkan sebagai **doa pribadi yang berbisik dari hati Frank L. Stanton**. Ia, seperti banyak orang percaya lainnya, merasakan beban dan keinginan untuk memberikan dampak positif bagi orang lain, untuk membagikan iman dan harapan yang ia pegang.
Dalam kesibukan hidupnya, Stanton mungkin merasakan keinginan yang kuat untuk memiliki tujuan yang lebih tinggi, untuk digunakan oleh Tuhan dalam cara yang nyata. Doa ini adalah ekspresi tulus dari kerinduan itu. Ia tidak meminta hal-hal besar atau prestasi yang gemilang, melainkan sesuatu yang sederhana namun mendalam: "Bimbing aku kepada satu jiwa hari ini."
**3. Kekuatan "Satu Jiwa"**
Pesan kunci dari doa Stanton adalah fokus pada **"satu jiwa" (some soul)**. Ini adalah detail yang sangat kuat dan relatable. Seringkali, tugas untuk "menginjili dunia" atau "membawa banyak orang kepada Tuhan" terasa begitu besar dan menakutkan. Namun, Stanton menyederhanakannya menjadi sebuah tugas yang dapat dicapai setiap hari: hanya satu jiwa.
Ini mencerminkan ajaran Kristus yang fokus pada individu—gembala yang mencari satu domba yang hilang, wanita yang mencari satu koin yang hilang. Doa Stanton menunjukkan kerendahan hati yang mendalam, mengakui bahwa bahkan bimbingan untuk satu jiwa pun adalah karunia dari Tuhan dan merupakan pekerjaan yang patut dihargai. Ini adalah doa untuk kesediaan dan bimbingan, bukan untuk kekuatan atau bakat yang luar biasa.
**4. Publikasi Awal sebagai Puisi**
Seperti banyak puisinya, "Lead Me to Some Soul Today" kemungkinan besar pertama kali muncul di kolom hariannya di *The Atlanta Constitution*. Puisi-puisi Stanton seringkali memiliki nada spiritual atau inspiratif, dan karya ini segera menarik perhatian banyak pembaca karena kesederhanaan, keaslian, dan pesan rohaninya yang kuat.
**5. Dari Puisi Menjadi Himne yang Dicintai (Musik oleh William W. Bentley)**
Karena kedalaman dan resonansinya, puisi Stanton menarik perhatian para pemimpin gereja dan penerbit himne. Barulah pada awal abad ke-20 (sekitar tahun 1907), seorang komposer bernama **William W. Bentley (1876-1939)** menciptakan melodi yang kini paling dikenal untuk teks ini.
Melodi Bentley yang lembut, sederhana, dan mudah dinyanyikan dengan sempurna menangkap esensi kerendahan hati dan kesungguhan doa Stanton. Dengan adanya musik, puisi ini bertransformasi menjadi himne yang kuat, yang dengan cepat masuk ke dalam buku-buku himne di berbagai denominasi.
**6. Warisan dan Dampak Abadi**
"Lead Me to Some Soul Today" menjadi sangat populer di kebaktian kebangunan rohani, pertemuan evangelistik, dan ibadah gereja di seluruh dunia. Pesannya yang jelas dan lugas mengenai pelayanan, evangelisme pribadi, dan kerendahan hati terus menginspirasi jutaan orang.
Hingga saat ini, himne ini tetap menjadi doa yang relevan bagi setiap orang percaya yang ingin menjadi alat di tangan Tuhan, tidak peduli seberapa kecil tugas yang diminta. Ini mengingatkan kita bahwa pelayanan tidak selalu tentang melakukan hal-hal besar, tetapi tentang kesediaan untuk dibimbing oleh Tuhan, bahkan untuk sekadar menjangkau "satu jiwa" pada satu waktu.
---
Jadi, meskipun Wendell P. Lovelace adalah seorang komposer yang patut dihormati, pujian untuk teks yang indah dan inspiratif dari "Lead Me to Some Soul Today" harus diberikan kepada **Frank L. Stanton**, dengan melodi yang populer dan mengiringinya digubah oleh **William W. Bentley**. Kisah di baliknya adalah tentang seorang jurnalis yang sibuk namun spiritual, yang menulis sebuah doa sederhana dari hati, yang kemudian menjadi seruan universal untuk pelayanan dan kasih.
Cross Reference
Sama Tema
Kidung Pangutusan
Ake'h Sruning Pasambat
KPJ
Apa Sira Ngupaya Inten
KPJ
Begja Sejati
KPJ
Bingaha, Sisaha, Gusti Kula Puji
KPJ
Dhawuhe' Gusti
KPJ
Dituhu Salamanya!
KPJ
Gusti Adhawuh
KPJ
Gusti Dedalema
KPJ
Gusti Mugi Nuntun Kawula
KPJ
Gusti Mugi Sampun Ngantos Nilar
KPJ
Gustimu Kepareng Mundhut
KPJ
Gusti Nuntun Lampah Kula
KPJ
Gusti Yesus Pangen Kula
KPJ
Gusti, Paduka Ngirid Lampah Kula
KPJ
Ing Jagad Kang Peteng
KPJ
Kita Sami Tinimbalan
KPJ
Kula Kaparengna Caket Gusti
KPJ
Lamun Sira Sangsara
KPJ
Margi Sih Paduka
KPJ
Mugi Gusti Karsa Angutus
KPJ
Nalika Ngambah Margi Kang Sepi
KPJ
Pra Abdining Gusti
KPJ
Pra Prajurite Gusti
KPJ
Sira Sumyaka
KPJ
Sumangga Makarya
KPJ
Sumangga Pra Kadang
KPJ
Tekading Manah Kawula
KPJ
Tiyang Pracaya Densamnya Samekta
KPJ