NKB
Hai Lihatlah Gembala Baik
See Israel' Gentle Shepherd Stand
Informasi Lagu
153
Nomor
Kode
NKB 153
Buku
Nyanyikanlah Kidung Baru
Metronom
0
Pencipta Lagu
William V. Wallace
Pencipta Syair
Philip Doddridge
Penerjemah
B. Maruta / Tim Nyanyian GKI
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
3 bait
Hai lihatlah Gembala baik memimpin dombaNya,
memanggil domba yang kecil serta menggendongnnya.
“Marilah datang, anakKu”, begitu kataNya,
‘dan t’rima dari tanganKu selamat yang baka”.
Ya Tuhan, anak inilah yang kami serahkan,
b’ri tanda suci atasnya yaitu baptisan.
Partitur / Not
Partitur chord belum tersedia
Sejarah Lagu
Kisah di balik lagu **"Hai, Lihatlah Gembala Baik"** (*See, Israel’s Gentle Shepherd Stands*) adalah perpaduan antara dedikasi seorang teolog terkemuka dan tradisi penginjilan yang berakar kuat pada kasih sayang kepada anak-anak.
Berikut adalah detail kisah di balik lagu tersebut:
### 1. Penulis Lirik: Philip Doddridge (1702–1751)
Lirik lagu ini ditulis oleh **Philip Doddridge**, seorang pendeta Nonkonformis (di luar Gereja Anglikan) yang sangat berpengaruh di Inggris pada abad ke-18. Doddridge dikenal sebagai seorang pendidik, penulis himne, dan teolog yang memiliki hati yang sangat lembut bagi kaum muda dan anak-anak.
Lagu ini sebenarnya **bukan lagu tentang gembala secara umum**, melainkan sebuah himne yang ditulis khusus untuk **upacara penyerahan anak (Baptisan anak)**. Dalam tradisi gereja saat itu, penyerahan anak dianggap sebagai momen di mana orang tua membawa anak-anak mereka kepada "Gembala yang Baik" (Yesus Kristus) untuk diberkati.
### 2. Inspirasi Alkitabiah
Lirik yang ditulis Doddridge didasarkan pada **Markus 10:14**:
> *"Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: 'Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang mempunyai Kerajaan Allah.'"*
Doddridge ingin menekankan bahwa Yesus bukan hanya penyelamat orang dewasa, tetapi Dia juga seorang gembala yang sangat peduli dan "menggendong" anak-anak dalam pelukan kasih-Nya. Metafora "Gembala Israel" merujuk pada Yesaya 40:11, di mana Tuhan digambarkan menggembalakan kawanan ternak-Nya dan mengumpulkan anak-anak domba dalam pelukan-Nya.
### 3. Komposer: William Vincent Wallace (1812–1865)
Meskipun liriknya ditulis oleh Doddridge, melodi yang sering dikaitkan dengan lagu ini di banyak buku nyanyian gereja dihubungkan dengan **William Vincent Wallace**, seorang komposer dan pianis berbakat asal Irlandia.
Wallace adalah sosok yang menarik. Ia adalah seorang musisi yang mengembara ke seluruh dunia (Australia, Amerika, dan Eropa) dan dikenal sebagai komposer opera yang sukses (karya terkenalnya adalah opera *Maritana*). Namun, dalam dunia musik gerejawi, komposisinya sering digunakan karena memiliki melodi yang megah, puitis, dan mampu membangkitkan suasana ibadah yang tenang.
### 4. Makna di Balik Lagu
Lagu ini diciptakan untuk memberikan penghiburan kepada orang tua. Di masa Doddridge hidup, angka kematian bayi dan anak-anak sangat tinggi. Melalui lagu ini, Doddridge ingin menyampaikan pesan bahwa:
* Anak-anak aman dalam tangan Yesus, baik di dunia maupun jika mereka harus kembali ke surga lebih awal.
* Tugas orang tua adalah menyerahkan anak-anak mereka kepada Sang Gembala, bukan menganggap anak sebagai milik pribadi, melainkan titipan Tuhan.
### 5. Lirik Utama (Dalam Bahasa Indonesia)
*Hai, lihatlah Gembala baik,*
*di tengah domba-Nya,*
*memeluk anak yang kecil*
*di dalam tangan-Nya.*
*Mari, bawalah anakmu,*
*kepada-Nya segera,*
*dan biar Yesus memberkati,*
*dengan kasih-Nya.*
### Kesimpulan
Kisah lagu ini adalah tentang **kepercayaan**. Philip Doddridge menulisnya sebagai undangan terbuka bagi setiap orang tua untuk melepaskan kecemasan mereka akan masa depan anak-anak mereka dan menyerahkannya kepada "Gembala yang Baik". Melodi yang dirancang oleh komposer seperti Wallace membantu lirik ini tetap relevan selama berabad-abad, menjadikannya lagu yang sangat sering dinyanyikan dalam ibadah baptisan atau penyerahan anak di banyak gereja di seluruh dunia hingga saat ini.
Berikut adalah detail kisah di balik lagu tersebut:
### 1. Penulis Lirik: Philip Doddridge (1702–1751)
Lirik lagu ini ditulis oleh **Philip Doddridge**, seorang pendeta Nonkonformis (di luar Gereja Anglikan) yang sangat berpengaruh di Inggris pada abad ke-18. Doddridge dikenal sebagai seorang pendidik, penulis himne, dan teolog yang memiliki hati yang sangat lembut bagi kaum muda dan anak-anak.
Lagu ini sebenarnya **bukan lagu tentang gembala secara umum**, melainkan sebuah himne yang ditulis khusus untuk **upacara penyerahan anak (Baptisan anak)**. Dalam tradisi gereja saat itu, penyerahan anak dianggap sebagai momen di mana orang tua membawa anak-anak mereka kepada "Gembala yang Baik" (Yesus Kristus) untuk diberkati.
### 2. Inspirasi Alkitabiah
Lirik yang ditulis Doddridge didasarkan pada **Markus 10:14**:
> *"Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: 'Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang mempunyai Kerajaan Allah.'"*
Doddridge ingin menekankan bahwa Yesus bukan hanya penyelamat orang dewasa, tetapi Dia juga seorang gembala yang sangat peduli dan "menggendong" anak-anak dalam pelukan kasih-Nya. Metafora "Gembala Israel" merujuk pada Yesaya 40:11, di mana Tuhan digambarkan menggembalakan kawanan ternak-Nya dan mengumpulkan anak-anak domba dalam pelukan-Nya.
### 3. Komposer: William Vincent Wallace (1812–1865)
Meskipun liriknya ditulis oleh Doddridge, melodi yang sering dikaitkan dengan lagu ini di banyak buku nyanyian gereja dihubungkan dengan **William Vincent Wallace**, seorang komposer dan pianis berbakat asal Irlandia.
Wallace adalah sosok yang menarik. Ia adalah seorang musisi yang mengembara ke seluruh dunia (Australia, Amerika, dan Eropa) dan dikenal sebagai komposer opera yang sukses (karya terkenalnya adalah opera *Maritana*). Namun, dalam dunia musik gerejawi, komposisinya sering digunakan karena memiliki melodi yang megah, puitis, dan mampu membangkitkan suasana ibadah yang tenang.
### 4. Makna di Balik Lagu
Lagu ini diciptakan untuk memberikan penghiburan kepada orang tua. Di masa Doddridge hidup, angka kematian bayi dan anak-anak sangat tinggi. Melalui lagu ini, Doddridge ingin menyampaikan pesan bahwa:
* Anak-anak aman dalam tangan Yesus, baik di dunia maupun jika mereka harus kembali ke surga lebih awal.
* Tugas orang tua adalah menyerahkan anak-anak mereka kepada Sang Gembala, bukan menganggap anak sebagai milik pribadi, melainkan titipan Tuhan.
### 5. Lirik Utama (Dalam Bahasa Indonesia)
*Hai, lihatlah Gembala baik,*
*di tengah domba-Nya,*
*memeluk anak yang kecil*
*di dalam tangan-Nya.*
*Mari, bawalah anakmu,*
*kepada-Nya segera,*
*dan biar Yesus memberkati,*
*dengan kasih-Nya.*
### Kesimpulan
Kisah lagu ini adalah tentang **kepercayaan**. Philip Doddridge menulisnya sebagai undangan terbuka bagi setiap orang tua untuk melepaskan kecemasan mereka akan masa depan anak-anak mereka dan menyerahkannya kepada "Gembala yang Baik". Melodi yang dirancang oleh komposer seperti Wallace membantu lirik ini tetap relevan selama berabad-abad, menjadikannya lagu yang sangat sering dinyanyikan dalam ibadah baptisan atau penyerahan anak di banyak gereja di seluruh dunia hingga saat ini.