Informasi Lagu
23
Nomor
Kode
NKB 23
Buku
Nyanyikanlah Kidung Baru
Metronom
0
Pencipta Lagu
Charles H. Gabriel
Pencipta Syair
Charles H. Gabriel
Penerjemah
Tim Nyanyian GKI
Cross Ref.
KPPK 332
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik 4 bait
Di dalam kasih yang teguh t’lah datang Yesus, Tuhanku, menghapus aib dan dosaku, Dia mengangkatku. Dari lembah ‘ku direngkuh dengan tanganNya yang lembut, gelap lenyap terbitlah t’rang, o syukur, ‘ku diangkatNya
SuaraNya t’lah ‘ku dengar memanggil aku yang cemar; meskipun dosaku besar, Dia mengangkatku.
Duri menusuk dahiNya, nyeri terpaku tanganNya, semua kar’na kasihNya; Dia mengangkatku.
Semakin tinggi ‘ku tempuh, semakin damai hatiku, sebab kasihNya yang penuh; Dia mengangkatku.
Slide Lirik 4 slide
Slide 1 — NKB 23 1
Slide 2 — NKB 23 2
Slide 3 — NKB 23 3
Slide 4 — NKB 23 4
Partitur / Not
Partitur Chord NKB 23
Sejarah Lagu
Lagu **"Di Dalam Kasih yang Teguh"** atau yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan judul asli **"He Lifted Me"** adalah salah satu lagu himne paling populer yang ditulis oleh **Charles H. Gabriel** pada tahun 1905.

Untuk memahami kisah di balik lagu ini, kita harus melihat konteks spiritual dan pengalaman hidup sang penulis. Berikut adalah detail kisah dan makna di balik lagu tersebut:

### 1. Sosok Charles H. Gabriel
Charles Hutchinson Gabriel (1856–1932) adalah seorang komposer musik gerejawi yang sangat produktif. Ia menulis ribuan lagu rohani, termasuk lagu populer lainnya seperti *“His Eye Is on the Sparrow”* (kerjasama dengan Civilla D. Martin) dan *“Brighten the Corner Where You Are.”*

Gabriel dikenal sebagai sosok yang sangat sederhana namun memiliki pemahaman teologis yang dalam tentang kasih karunia Tuhan. Ia tidak menulis lagu berdasarkan teori musik saja, melainkan berdasarkan pengalamannya sendiri dalam merasakan kasih Tuhan yang "mengangkat" dirinya dari kesulitan hidup.

### 2. Makna "He Lifted Me" (Dia Mengangkatku)
Lirik lagu ini berpusat pada sebuah kontras yang tajam antara kondisi manusia yang berdosa dan terpuruk, dengan tindakan Tuhan yang penuh kasih dan kuasa.

* **Latar Belakang Metaforis:** Lagu ini menggambarkan kondisi seseorang yang terperosok ke dalam "lumpur dosa" atau situasi yang gelap dan tanpa harapan (mirip dengan gambaran Mazmur 40:2: *"Ia mengangkat aku dari lubang kebinasaan, dari lumpur rawa..."*).
* **Tindakan Tuhan:** Fokus utama lagu ini bukan pada usaha manusia untuk keluar dari masalahnya, melainkan pada **inisiatif Tuhan**. Kata *"He Lifted Me"* (Dia yang mengangkatku) menekankan bahwa manusia tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri. Dibutuhkan tangan kasih Tuhan untuk menarik manusia keluar dari keterpurukan tersebut.

### 3. Esensi Liriknya
Jika kita membedah bait-baitnya, kita akan melihat narasi perjalanan iman:
* **Bait 1 & 2:** Mengisahkan tentang rasa putus asa dan keterikatan pada dosa.
* **Refrein:** Menjadi klimaks lagu yang penuh kemenangan: *"From sinking sand He lifted me, with tender hand He lifted me..."* (Dari pasir yang tenggelam Dia mengangkatku, dengan tangan kasih Dia mengangkatku).
* **Pesan Utama:** Lagu ini bukan sekadar tentang keselamatan jiwa (keselamatan kekal), tetapi juga tentang kekuatan Tuhan untuk mengangkat seseorang dari rasa putus asa, rasa bersalah, dan beban hidup sehari-hari.

### 4. Konteks Zamannya
Lagu ini lahir di era kebangunan rohani (*revival*) di Amerika Serikat. Pada awal abad ke-20, lagu-lagu seperti *“He Lifted Me”* sering dinyanyikan dalam pertemuan-pertemuan penginjilan besar. Gaya musiknya yang ritmis dan nadanya yang optimis sangat efektif untuk menyentuh hati orang-orang yang merasa hidup mereka "berantakan" dan membutuhkan harapan baru.

### 5. Warisan Lagu Ini
Meskipun Charles H. Gabriel mungkin tidak meninggalkan catatan harian khusus yang merinci "kejadian spesifik" (seperti kecelakaan atau musibah) yang memicu penulisan lagu ini, banyak ahli musik gerejawi sepakat bahwa lagu ini adalah **refleksi iman pribadinya**.

Bagi Gabriel, lagu ini adalah pengakuan bahwa setiap keberhasilan, kedamaian, dan harapan yang ia miliki hanyalah karena Tuhan telah "mengangkatnya" dan menempatkan kakinya di atas "batu karang yang teguh."

### Kesimpulan
Kisah di balik lagu ini adalah kisah **Transformasi**. Lagu ini adalah pengingat bagi setiap penyanyinya bahwa:
1. Seberapa dalam pun seseorang terjatuh atau tersesat, kasih Tuhan selalu cukup panjang untuk menjangkau mereka.
2. Tuhan tidak membiarkan umat-Nya tenggelam dalam "pasir" dosa mereka sendiri.
3. Tindakan pengangkatan itu dilakukan dengan "tangan yang lembut" (*tender hand*), yang menunjukkan bahwa Tuhan tidak menghukum, melainkan mengasihi dan memulihkan.

Saat ini, lagu ini tetap menjadi salah satu lagu yang paling banyak dinyanyikan dalam ibadah kristiani di seluruh dunia sebagai pernyataan syukur atas pertolongan Tuhan yang tidak pernah gagal.