Informasi Lagu
48
Nomor
Kode
NKB 48
Buku
Nyanyikanlah Kidung Baru
Metronom
0
Pencipta Syair
Stuart Hamblem
Penerjemah
K.P. Nugroho
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik 2 bait
Bila nampak olehku berjuta bintang di angkasa, ‘ku tak faham yang dilukiskannya. Namun Tuhan Allahku yang menabur bintang itu, berencana di tiap karyaNya. Hanya Dialah yang tahu ‘kan segala rahasia, tiada ‘ku takut ‘kan kuasa gelap. Masa yang datang tak jelas, tapi ini t’rang bagiku: Tangan Tuhan yang atur seg’nap
Dalam dunia yang kejam ‘ku bertelut serta bertanya: “O, mengapakah salibku berat?” Sabda Tuhan padaku: “Oleh kar’na ‘kau setiawan”, dikuatkanNya, ‘ku tak penat.
Partitur / Not
Partitur Chord NKB 48
Sejarah Lagu
Kisah di balik lagu **"Known Only to Him"** (dalam bahasa Indonesia sering diterjemahkan sebagai *"Bila Nampak Olehku"* atau *"Hanya Dia yang Tahu"*) adalah salah satu kisah yang sangat menyentuh dalam sejarah musik rohani Kristen. Lagu ini ditulis oleh **Stuart Hamblen** pada tahun 1952.

Berikut adalah detail kisah di balik penciptaan lagu tersebut:

### 1. Latar Belakang Stuart Hamblen
Stuart Hamblen bukanlah tipikal penulis lagu rohani pada awalnya. Ia adalah seorang penyanyi *country* dan *western* yang sangat populer di Amerika Serikat, seorang koboi radio, sekaligus pecandu alkohol dan penjudi. Hidupnya penuh dengan ketenaran duniawi, namun jiwanya merasa kosong.

### 2. Pertobatan yang Mengubah Segalanya
Titik balik kehidupan Hamblen terjadi setelah ia bertemu dengan **Billy Graham**, penginjil ternama dunia. Setelah menghadiri salah satu kebaktian (KKR) Billy Graham di Los Angeles pada tahun 1949, Hamblen memutuskan untuk bertobat dan menyerahkan hidupnya kepada Tuhan.

Perubahan hidupnya sangat drastis; ia meninggalkan kebiasaan minum alkohol dan berjudi. Keputusan ini membuat banyak orang di industri hiburan terkejut.

### 3. Inspirasi di Balik Lagu "Known Only to Him"
Setelah bertobat, Hamblen menjadi sangat peka terhadap dinamika kehidupan manusia di hadapan Tuhan. Lagu "Known Only to Him" lahir dari perenungan pribadinya tentang **kerendahan hati** dan **hak prerogatif Tuhan**.

Inti dari kisah penciptaan lagu ini adalah pengamatan Hamblen terhadap betapa seringnya orang menghakimi, memuji, atau memfitnah orang lain berdasarkan apa yang *terlihat* di permukaan saja.

Hamblen menyadari bahwa:
* Manusia hanya bisa melihat perbuatan lahiriah.
* Dunia sering salah menilai motivasi, rasa sakit yang tersembunyi, air mata yang tidak terlihat, atau perjuangan batin seseorang.
* **Hanya Tuhan** yang benar-benar mengenal hati manusia secara utuh.

### 4. Makna Liriknya
Lirik lagu ini menekankan bahwa ada banyak hal yang tidak perlu kita jelaskan atau bela di depan manusia, karena pada akhirnya:
* "Hanya Dia yang tahu beban yang kupikul."
* "Hanya Dia yang tahu perjuangan yang kulalui."
* "Hanya Dia yang tahu rahasia hatiku."

Lagu ini menjadi pengingat bahwa saat dunia tidak mengerti atau salah sangka, kita memiliki Tuhan yang Maha Tahu, yang tidak menghakimi berdasarkan penampilan, melainkan melihat isi hati.

### 5. Popularitas Lagu
Meskipun ditulis oleh seorang musisi *country*, lagu ini melampaui batas genre musik. Lagu ini menjadi sangat terkenal karena dinyanyikan oleh **George Beverly Shea**, solois tetap dalam tim penginjilan Billy Graham.

Suara bariton yang dalam dan penuh perasaan dari George Beverly Shea membuat lagu ini menjadi salah satu lagu rohani paling ikonik sepanjang masa. Elvis Presley, yang sangat mengagumi Hamblen dan Shea, juga pernah membawakan lagu ini dalam album gospelnya, yang menunjukkan betapa kuatnya pesan lagu ini bagi banyak orang, termasuk legenda musik dunia.

### Kesimpulan
Kisah "Known Only to Him" adalah cerminan dari transformasi Stuart Hamblen sendiri—dari seorang yang hidup untuk pengakuan dunia, menjadi pribadi yang merasa cukup dengan fakta bahwa **Tuhanlah satu-satunya yang benar-benar mengenal dirinya.**

Lagu ini tetap menjadi penghiburan bagi banyak orang hingga hari ini, terutama bagi mereka yang merasa disalahpahami oleh orang-orang di sekitar mereka, namun menemukan damai karena tahu bahwa Tuhan melihat dan memahami segala sesuatu yang tidak bisa dilihat manusia.