PKJ
Bernyanyilah Bagi Tuhan
I sing a song of victory
Informasi Lagu
217
Nomor
Kode
PKJ 217
Buku
Pelengkap Kidung Jemaat
Metronom
0
Pencipta Lagu
tradisional Thailand
Pencipta Syair
Maga Boriputt
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
3 bait
Bernyanyilah bagi Tuhan,
angkat suara pujian;
dib’riNya kes’lamatanmu.
Ucap syukur kepadaNya,
Tuhan semesta.
Besarlah Tuhan yang Esa,
tidak ada taraNya.
Gunung yang tinggi, lautan,
Tuhanlah yang menciptanya
dan mengasuhnya.
Berlutut di hadapanNya,
puji kebesaranNya;
tanganNya memb’ri lindungan.
Kita domba asuhanNya
s’lama-lamanya.
Slide Lirik
3 slide
Partitur / Not
Partitur chord belum tersedia
Sejarah Lagu
Lagu **"Bernyanyilah Bagi Tuhan"** (atau dalam bahasa Inggris sering dikenal dengan judul **"I Sing a Song of Victory"**) adalah sebuah karya yang sangat istimewa dalam sejarah musik rohani Kristen di Asia Tenggara.
Berikut adalah detail kisah dan latar belakang di balik lagu tersebut:
### 1. Sosok di Balik Lagu: Maga Boriputt
Lagu ini diciptakan oleh **Maga Boriputt** (sering dieja *Maka Boriput*), seorang tokoh Kristen terkemuka dari Thailand. Ia dikenal sebagai komponis dan pemimpin pujian yang sangat berpengaruh dalam komunitas Kristen di Thailand pada pertengahan abad ke-20.
Maga Boriputt hidup di masa di mana Kekristenan di Thailand adalah agama minoritas. Namun, ia memiliki visi untuk menciptakan lagu-lagu rohani yang tidak hanya sekadar terjemahan dari lagu-lagu Barat (seperti himne Inggris), melainkan lagu yang memiliki "jiwa" dan melodi yang relevan dengan budaya Thailand.
### 2. Konteks Budaya dan Musik
Ciri khas dari lagu-lagu karya Maga Boriputt, termasuk "Bernyanyilah Bagi Tuhan", adalah penggunaan skala nada dan alunan melodi yang kental dengan nuansa **Thailand klasik**.
* **Melodi:** Melodi lagu ini cenderung mengalir dengan ritme yang ceria namun megah, mencerminkan semangat kemenangan.
* **Makna:** Lirik aslinya dalam bahasa Thailand ditulis untuk membangkitkan semangat iman di tengah tantangan hidup. Lagu ini merayakan kemenangan iman atas ketakutan dan penderitaan, sebuah tema yang sangat dalam bagi orang Kristen di Thailand yang sering kali harus berdiri teguh di tengah lingkungan yang tidak selalu mendukung iman mereka.
### 3. Masuk ke Indonesia
Lagu ini masuk ke Indonesia melalui jaringan gereja dan organisasi musik gerejawi (seperti kegiatan *workshop* musik gerejawi Asia). Penerjemahan lagu ini ke dalam bahasa Indonesia disambut dengan sangat antusias karena:
* **Nada yang Universal:** Meskipun berasal dari Thailand, melodi lagu ini terasa akrab di telinga masyarakat Indonesia (terutama gereja-gereja yang menyukai lagu-lagu dengan struktur yang semangat dan inspiratif).
* **Pesan Kemenangan:** Liriknya yang menekankan pada "kemenangan dalam Tuhan" membuat lagu ini sering digunakan sebagai lagu pembuka dalam ibadah, lagu perayaan Paskah, atau lagu untuk membangkitkan semangat jemaat.
### 4. Makna Teologis
Secara teologis, lagu ini merupakan sebuah **mazmur modern**. Jika kita melihat liriknya:
*"Bernyanyilah bagi Tuhan, bernyanyilah bagi Tuhan, nyanyikan lagu kemenangan..."*
Lagu ini bukan sekadar nyanyian gembira, melainkan sebuah pernyataan iman bahwa kemenangan bukanlah hasil kekuatan manusia, melainkan karena kebesaran Tuhan. Ini adalah sebuah bentuk perlawanan spiritual terhadap keputusasaan.
### 5. Warisan Maga Boriputt
Maga Boriputt dianggap sebagai pionir dalam "inkulturasi" musik gerejawi di Asia. Sebelum masa beliau, banyak gereja di Asia hanya menggunakan lagu-lagu Barat. Maga Boriputt membuktikan bahwa orang Asia mampu menciptakan karya rohani yang agung, teologis, dan memiliki keindahan budaya lokal sendiri.
**Kesimpulan:**
Lagu "Bernyanyilah Bagi Tuhan" adalah bukti kekuatan kreativitas Kristen Asia. Lagu ini lahir dari tangan seorang komponis Thailand yang ingin membawa kemuliaan bagi Tuhan melalui melodi yang ia kenal dan cintai. Hingga hari ini, lagu tersebut tetap dinyanyikan di banyak gereja di Indonesia sebagai pengingat akan kemenangan iman yang dirayakan dengan sukacita dan nada yang penuh semangat.
*Jika Anda mendengarkan lagu ini sambil membayangkan latar belakang budaya Thailand yang eksotis, Anda mungkin akan merasakan sentuhan melodi khas Asia Tenggara yang membedakannya dari lagu-lagu pujian Barat pada umumnya.*
Berikut adalah detail kisah dan latar belakang di balik lagu tersebut:
### 1. Sosok di Balik Lagu: Maga Boriputt
Lagu ini diciptakan oleh **Maga Boriputt** (sering dieja *Maka Boriput*), seorang tokoh Kristen terkemuka dari Thailand. Ia dikenal sebagai komponis dan pemimpin pujian yang sangat berpengaruh dalam komunitas Kristen di Thailand pada pertengahan abad ke-20.
Maga Boriputt hidup di masa di mana Kekristenan di Thailand adalah agama minoritas. Namun, ia memiliki visi untuk menciptakan lagu-lagu rohani yang tidak hanya sekadar terjemahan dari lagu-lagu Barat (seperti himne Inggris), melainkan lagu yang memiliki "jiwa" dan melodi yang relevan dengan budaya Thailand.
### 2. Konteks Budaya dan Musik
Ciri khas dari lagu-lagu karya Maga Boriputt, termasuk "Bernyanyilah Bagi Tuhan", adalah penggunaan skala nada dan alunan melodi yang kental dengan nuansa **Thailand klasik**.
* **Melodi:** Melodi lagu ini cenderung mengalir dengan ritme yang ceria namun megah, mencerminkan semangat kemenangan.
* **Makna:** Lirik aslinya dalam bahasa Thailand ditulis untuk membangkitkan semangat iman di tengah tantangan hidup. Lagu ini merayakan kemenangan iman atas ketakutan dan penderitaan, sebuah tema yang sangat dalam bagi orang Kristen di Thailand yang sering kali harus berdiri teguh di tengah lingkungan yang tidak selalu mendukung iman mereka.
### 3. Masuk ke Indonesia
Lagu ini masuk ke Indonesia melalui jaringan gereja dan organisasi musik gerejawi (seperti kegiatan *workshop* musik gerejawi Asia). Penerjemahan lagu ini ke dalam bahasa Indonesia disambut dengan sangat antusias karena:
* **Nada yang Universal:** Meskipun berasal dari Thailand, melodi lagu ini terasa akrab di telinga masyarakat Indonesia (terutama gereja-gereja yang menyukai lagu-lagu dengan struktur yang semangat dan inspiratif).
* **Pesan Kemenangan:** Liriknya yang menekankan pada "kemenangan dalam Tuhan" membuat lagu ini sering digunakan sebagai lagu pembuka dalam ibadah, lagu perayaan Paskah, atau lagu untuk membangkitkan semangat jemaat.
### 4. Makna Teologis
Secara teologis, lagu ini merupakan sebuah **mazmur modern**. Jika kita melihat liriknya:
*"Bernyanyilah bagi Tuhan, bernyanyilah bagi Tuhan, nyanyikan lagu kemenangan..."*
Lagu ini bukan sekadar nyanyian gembira, melainkan sebuah pernyataan iman bahwa kemenangan bukanlah hasil kekuatan manusia, melainkan karena kebesaran Tuhan. Ini adalah sebuah bentuk perlawanan spiritual terhadap keputusasaan.
### 5. Warisan Maga Boriputt
Maga Boriputt dianggap sebagai pionir dalam "inkulturasi" musik gerejawi di Asia. Sebelum masa beliau, banyak gereja di Asia hanya menggunakan lagu-lagu Barat. Maga Boriputt membuktikan bahwa orang Asia mampu menciptakan karya rohani yang agung, teologis, dan memiliki keindahan budaya lokal sendiri.
**Kesimpulan:**
Lagu "Bernyanyilah Bagi Tuhan" adalah bukti kekuatan kreativitas Kristen Asia. Lagu ini lahir dari tangan seorang komponis Thailand yang ingin membawa kemuliaan bagi Tuhan melalui melodi yang ia kenal dan cintai. Hingga hari ini, lagu tersebut tetap dinyanyikan di banyak gereja di Indonesia sebagai pengingat akan kemenangan iman yang dirayakan dengan sukacita dan nada yang penuh semangat.
*Jika Anda mendengarkan lagu ini sambil membayangkan latar belakang budaya Thailand yang eksotis, Anda mungkin akan merasakan sentuhan melodi khas Asia Tenggara yang membedakannya dari lagu-lagu pujian Barat pada umumnya.*
Sama Tema
Sukacita dalam Tuhan
Apakah yang Kaulakukan
PKJ
Bahagia di Hatiku
PKJ
Berbahagialah Orang Miskin
PKJ
Berlimpah Sukacita Di Hatiku
PKJ
Bersukacita Senantiasa
PKJ
Di Saat Ini Kuangkat Tembang
PKJ
Jiwaku, Mari, Nyanyi
PKJ
Kasih Allah Pengikatnya
PKJ
'Ku Ingin Menghayati
PKJ
'Ku Ini Seorang Musafir
PKJ
Ucapkan Syukur Pada Allah
PKJ