Informasi Lagu
74
Nomor
Kode
PKJ 74
Buku
Pelengkap Kidung Jemaat
Metronom
0
Pencipta Lagu
tradisional Spanyol
Pencipta Syair
Nyanyian Natal Belanda
Cross Ref.
MK 41, KK 196
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik 2 bait
Waktu malam yang sepi terdengar berita; bala sorga memberi Kabar Sukacita. Hai gembala Efrata, mari ikutlah serta dengan suaramu dan serulingmu dan gendang, genderang, bertepuk menari: Jurus’lamat lahir!
Bintang fajar t’lah terbit bersemarak mulia, menyinari yang sedih, menghiburkan dunia. Segenap manusia, mari bergembiralah Debgan suaramu dan kolintangmu, berdentang, berdenting, bertepuk menari: Jurus’lamat lahir!
Slide Lirik 2 slide
Slide 1 — PKJ 74 1
Slide 2 — PKJ 74 2
Partitur / Not
Partitur Chord PKJ 74
Sejarah Lagu
Lagu Natal yang indah dan mengharukan, "Waktu Malam Yang Sepi" dalam bahasa Indonesia, atau lebih dikenal dengan judul aslinya dalam bahasa Belanda, "Midden In De Winternacht," memiliki kisah yang kaya dan perjalanan lintas budaya yang menarik. Meskipun sering disebut sebagai "Nyanyian Natal Belanda," akarnya sebenarnya jauh lebih dalam, bersemi di tanah Spanyol—lebih tepatnya di wilayah **Catalonia**.

Mari kita selami kisah detail di balik lagu ini:

---

### Akarnya di Catalonia: "El Noi de la Mare"

Kisah "Midden In De Winternacht" dimulai di **Catalonia**, sebuah wilayah otonom di timur laut Spanyol yang memiliki bahasa dan budaya tersendiri. Lagu ini awalnya dikenal sebagai **"El Noi de la Mare"** (yang berarti "Putra Sang Ibu" atau "Anak Sang Ibu") dan merupakan lagu pengantar tidur (lullaby) tradisional Catalan.

1. **Asal-Usul yang Tak Diketahui Penulisnya:** Seperti banyak lagu rakyat dan carol Natal tradisional lainnya, penulis asli musik dan lirik "El Noi de la Mare" tidak diketahui. Diperkirakan lagu ini telah ada selama berabad-abad, mungkin sejak Abad Pertengahan atau awal era modern, diwariskan secara lisan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Ini adalah bukti kekuatan melodi dan cerita yang mampu bertahan melintasi waktu.

2. **Lirik Asli dan Temanya:** "El Noi de la Mare" adalah lagu yang sangat lembut dan penuh kasih, berfokus pada Bunda Maria yang membuai Bayi Yesus di palungan yang sederhana. Liriknya menggambarkan kelembutan seorang ibu yang menyanyikan lagu pengantar tidur untuk putranya yang baru lahir, di tengah suasana Natal yang dingin namun penuh kehangatan spiritual. Beberapa baris lirik aslinya mungkin menggambarkan:
* Maria yang penuh kasih membuai bayi.
* Kelahiran Yesus di tengah musim dingin.
* Hewan-hewan ternak yang menghangatkan bayi dengan napas mereka.
* Kerendahan hati dari kelahiran ilahi.

3. **Makna Budaya di Catalonia:** "El Noi de la Mare" adalah bagian integral dari tradisi Natal Catalan. Ini sering dinyanyikan dalam misa Natal (Misa Gallo atau Misa Tengah Malam) dan di rumah-rumah selama musim liburan. Lagu ini bukan hanya sekadar lagu pengantar tidur, tetapi juga simbol cinta keibuan, kesucian, dan mukjizat Natal yang sederhana namun mendalam. Melodi yang menawan dan lirik yang menyentuh hati menjadikannya salah satu lagu Natal favorit di wilayah tersebut.

---

### Perjalanan ke Belanda: "Midden In De Winternacht"

Melodi yang indah dari "El Noi de la Mare" akhirnya melintasi perbatasan dan lautan, menemukan jalan ke Belanda, di mana ia diberi kehidupan baru dengan lirik yang berbeda namun dengan semangat yang sama.

1. **Penerjemahan dan Adaptasi:** Pada tahun **1947**, seorang penulis lirik dan penerjemah Belanda bernama **J. R. van der Leeuw** mendengar melodi Catalan ini. Terpikat oleh keindahan dan kesederhanaannya, ia memutuskan untuk menulis lirik baru dalam bahasa Belanda, yang sepenuhnya menangkap esensi dan nuansa Natal, meskipun tidak selalu merupakan terjemahan harfiah dari lirik aslinya.

2. **Judul dan Lirik Belanda:** Van der Leeuw menamai adaptasinya **"Midden In De Winternacht"** (yang berarti "Di Tengah Malam Musim Dingin"). Liriknya secara indah menggambarkan pemandangan kelahiran Yesus di Betlehem, dengan fokus pada elemen-elemen yang familiar dalam kisah Natal:
* "Midden in de winternacht, ging de hemel open" (Di tengah malam musim dingin, surga terbuka) – menggambarkan momen kelahiran ilahi.
* "En de herders zagen het licht, schijnend in het donker" (Dan para gembala melihat cahaya, bersinar dalam kegelapan) – merujuk pada kunjungan para gembala.
* "Jezus is geboren, in een kribbe klein" (Yesus telah lahir, di sebuah palungan kecil) – fokus pada kerendahan hati kelahiran.
* "Dieren stonden om Hem heen, warmte kwam van hen" (Hewan-hewan berdiri di sekeliling-Nya, kehangatan datang dari mereka) – mengulang tema hewan yang memberi kehangatan, yang juga ada dalam versi Catalan.

3. **Popularitas di Belanda:** "Midden In De Winternacht" dengan cepat menjadi sangat populer di Belanda. Melodi yang menenangkan dan lirik yang puitis dan mudah dihafal membuatnya menjadi lagu favorit di sekolah-sekolah, gereja-gereja, dan rumah-rumah selama musim Natal. Lagu ini menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas Natal Belanda, sering dinyanyikan bersama lagu-lagu Natal tradisional lainnya.

---

### Pesan dan Warisan

"Waktu Malam Yang Sepi / Midden In De Winternacht" adalah contoh sempurna bagaimana sebuah melodi dan pesan dapat melampaui batasan bahasa dan budaya. Dari lagu pengantar tidur yang lembut di Catalonia hingga lagu Natal yang dicintai di Belanda (dan diterjemahkan ke banyak bahasa lain, termasuk Indonesia), intinya tetap sama:

* **Kehangatan di Tengah Dingin:** Lagu ini mengingatkan kita akan kehangatan cinta dan iman yang dapat ditemukan bahkan di tengah kondisi paling dingin dan sederhana.
* **Kerendahan Hati:** Fokus pada palungan sederhana dan kehadiran hewan menekankan kerendahan hati dari kelahiran Sang Juru Selamat.
* **Harapan dan Cahaya:** Meskipun dimulai dengan "malam musim dingin," lagu ini segera beralih ke tema cahaya dan harapan yang dibawa oleh kelahiran Yesus.
* **Universalitas Cinta Ibu:** Baik dalam versi Catalan maupun Belanda, ada benang merah cinta keibuan Maria yang tak terbatas, sebuah tema universal yang dapat dipahami dan dirasakan oleh siapa pun.

Kisah di balik "Midden In De Winternacht" adalah perayaan atas keindahan melodi tradisional, kekuatan pesan Natal, dan cara budaya yang berbeda dapat saling memperkaya, menciptakan karya abadi yang menyentuh hati jutaan orang di seluruh dunia.