KK
Yesus, Raja Damai
Tama Ngakau Marie
Informasi Lagu
103
Nomor
do=g
Nada Dasar
Kode
KK 103
Buku
Kidung Keesaan
Nada Dasar
do=g
Ketukan
4/4 ketuk
Metronom
76
Jumlah Bait
5 bait
Nuansa
Tradisional Maori
Pencipta Lagu
Tradisional Maori
Pencipta Syair
Shirley Erena Murray (1989)
Penerjemah
Tim Kerja Gita Bakti (1998)
Asal Usul
Tradisional Maori (Selandia Baru)
Cross Ref.
GB 38, PKJ 36, STB 60
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
5 bait
Yesus, Raja Damai, Tuhan Mahakasih,
sambut kami ini dalam rahmat-Mu.
Buanglah, ya Tuhan, dosa-dosa kami,
rantai kuasa jahat Kauputuskanlah!
Tumpaslah, ya Tuhan, kuasa kegelapan,
hingga tak tersisa dampak dayanya.
Penebus tersalib, tuntunlah umat-Mu
untuk mengasihi Dikau slamanya.
Dikau, kami ikut trobos kegelapan,
sampai kami masuk sukacita-Mu.
Slide Lirik
5 slide
Partitur / Not
Partitur chord belum tersedia
Sejarah Lagu
Lagu **"Yesus, Raja Damai"** (dikenal dalam bahasa Maori sebagai ***Tama Ngakau Marie***) adalah salah satu lagu rohani yang paling dihormati di Selandia Baru. Lagu ini merupakan jembatan indah yang menggabungkan spiritualitas Kristen dengan kedalaman budaya suku Maori.
Berikut adalah detail kisah dan latar belakang di balik lagu ini:
### 1. Akar Tradisional: *Tama Ngakau Marie*
*Tama Ngakau Marie* secara harfiah berarti **"Putra Hati yang Damai"** atau **"Anak yang Berhati Damai"**. Lagu ini awalnya adalah sebuah himne tradisional Maori yang telah lama dinyanyikan dalam pertemuan-pertemuan komunitas dan gereja di Selandia Baru.
Bagi masyarakat Maori, lagu ini bukan sekadar nyanyian, melainkan sebuah doa yang mencerminkan kerinduan akan ketenangan batin dan harmoni. Melodi aslinya memiliki nuansa yang melankolis namun megah, khas musik vokal Polinesia yang sering dinyanyikan secara harmonis (paduan suara).
### 2. Peran Shirley Erena Murray
Shirley Erena Murray (1931–2020) adalah seorang penulis lagu rohani (hymnologist) asal Selandia Baru yang diakui secara internasional. Ia dikenal karena kemampuannya menulis lirik yang relevan dengan konteks sosial, perdamaian, dan keadilan.
Pada tahun 1990-an, Murray melakukan adaptasi terhadap lagu ini ke dalam bahasa Inggris agar pesan kedamaian yang universal di dalamnya dapat diakses oleh khalayak yang lebih luas, terutama bagi mereka yang tidak berbahasa Maori. Ia tidak sekadar menerjemahkan kata demi kata, melainkan **menangkap esensi teologis** dari lagu tersebut dan membungkusnya dalam bahasa puitis yang indah.
### 3. Makna Lirik dan Pesan Lagu
Lirik asli *Tama Ngakau Marie* berfokus pada sosok Yesus sebagai sumber kedamaian sejati di tengah dunia yang kacau. Beberapa poin penting yang terkandung dalam lagu ini adalah:
* **Pencarian Kedamaian:** Lagu ini mengakui bahwa manusia sering merasa lelah, bingung, atau takut oleh kehidupan. Yesus dipanggil sebagai "Raja Damai" yang mampu meredakan badai di dalam jiwa.
* **Kehadiran Kristus:** Fokusnya adalah pada kedekatan Yesus. Dia bukan raja yang jauh di singgasana, melainkan sosok yang menetap di dalam hati ("Tama Ngakau" – Putra Hati).
* **Persatuan:** Dalam konteks Selandia Baru, lagu ini sering menjadi simbol rekonsiliasi antara budaya Maori dan budaya Barat. Nyanyian ini menjembatani jurang budaya melalui iman yang sama kepada Kristus.
### 4. Mengapa Lagu Ini Begitu Penting?
* **Identitas Nasional:** *Tama Ngakau Marie* sering dianggap sebagai bagian dari warisan budaya Selandia Baru (Aotearoa). Lagu ini sering dinyanyikan dalam acara-acara kenegaraan, pemakaman, atau kebaktian ekumenis untuk menunjukkan rasa hormat terhadap akar budaya pribumi.
* **Keindahan Melodi:** Melodi tradisional Maori yang digunakan memberikan karakter yang sangat khas—lambat, penuh perasaan, dan sangat khusyuk. Ketika dinyanyikan dengan teknik vokal Maori (yang menekankan pada artikulasi dan rasa), lagu ini sering membawa pendengarnya pada pengalaman spiritual yang mendalam.
### 5. Versi Indonesia
Di Indonesia, lagu ini juga dikenal di beberapa denominasi gereja. Meskipun diterjemahkan, semangat dari lagu aslinya tetap dipertahankan. Lirik "Yesus Raja Damai" dalam bahasa Indonesia sering dinyanyikan untuk mengajak jemaat masuk ke dalam suasana doa yang hening, mengosongkan diri dari kesibukan dunia, dan berserah sepenuhnya kepada Kristus.
---
**Kesimpulan:**
Kisah *Tama Ngakau Marie* adalah kisah tentang **"Inkulturasi Iman"**. Lagu ini membuktikan bagaimana tradisi suku asli (Maori) mampu merangkul ajaran Kristen dan mengubahnya menjadi ekspresi iman yang unik, yang kemudian diangkat oleh tokoh seperti Shirley Erena Murray untuk menjadi berkat bagi dunia internasional. Lagu ini tetap menjadi pengingat bahwa di tengah dunia yang bergejolak, kedamaian sejati hanya bisa ditemukan di dalam "hati" yang tertambat pada kasih Yesus.
Berikut adalah detail kisah dan latar belakang di balik lagu ini:
### 1. Akar Tradisional: *Tama Ngakau Marie*
*Tama Ngakau Marie* secara harfiah berarti **"Putra Hati yang Damai"** atau **"Anak yang Berhati Damai"**. Lagu ini awalnya adalah sebuah himne tradisional Maori yang telah lama dinyanyikan dalam pertemuan-pertemuan komunitas dan gereja di Selandia Baru.
Bagi masyarakat Maori, lagu ini bukan sekadar nyanyian, melainkan sebuah doa yang mencerminkan kerinduan akan ketenangan batin dan harmoni. Melodi aslinya memiliki nuansa yang melankolis namun megah, khas musik vokal Polinesia yang sering dinyanyikan secara harmonis (paduan suara).
### 2. Peran Shirley Erena Murray
Shirley Erena Murray (1931–2020) adalah seorang penulis lagu rohani (hymnologist) asal Selandia Baru yang diakui secara internasional. Ia dikenal karena kemampuannya menulis lirik yang relevan dengan konteks sosial, perdamaian, dan keadilan.
Pada tahun 1990-an, Murray melakukan adaptasi terhadap lagu ini ke dalam bahasa Inggris agar pesan kedamaian yang universal di dalamnya dapat diakses oleh khalayak yang lebih luas, terutama bagi mereka yang tidak berbahasa Maori. Ia tidak sekadar menerjemahkan kata demi kata, melainkan **menangkap esensi teologis** dari lagu tersebut dan membungkusnya dalam bahasa puitis yang indah.
### 3. Makna Lirik dan Pesan Lagu
Lirik asli *Tama Ngakau Marie* berfokus pada sosok Yesus sebagai sumber kedamaian sejati di tengah dunia yang kacau. Beberapa poin penting yang terkandung dalam lagu ini adalah:
* **Pencarian Kedamaian:** Lagu ini mengakui bahwa manusia sering merasa lelah, bingung, atau takut oleh kehidupan. Yesus dipanggil sebagai "Raja Damai" yang mampu meredakan badai di dalam jiwa.
* **Kehadiran Kristus:** Fokusnya adalah pada kedekatan Yesus. Dia bukan raja yang jauh di singgasana, melainkan sosok yang menetap di dalam hati ("Tama Ngakau" – Putra Hati).
* **Persatuan:** Dalam konteks Selandia Baru, lagu ini sering menjadi simbol rekonsiliasi antara budaya Maori dan budaya Barat. Nyanyian ini menjembatani jurang budaya melalui iman yang sama kepada Kristus.
### 4. Mengapa Lagu Ini Begitu Penting?
* **Identitas Nasional:** *Tama Ngakau Marie* sering dianggap sebagai bagian dari warisan budaya Selandia Baru (Aotearoa). Lagu ini sering dinyanyikan dalam acara-acara kenegaraan, pemakaman, atau kebaktian ekumenis untuk menunjukkan rasa hormat terhadap akar budaya pribumi.
* **Keindahan Melodi:** Melodi tradisional Maori yang digunakan memberikan karakter yang sangat khas—lambat, penuh perasaan, dan sangat khusyuk. Ketika dinyanyikan dengan teknik vokal Maori (yang menekankan pada artikulasi dan rasa), lagu ini sering membawa pendengarnya pada pengalaman spiritual yang mendalam.
### 5. Versi Indonesia
Di Indonesia, lagu ini juga dikenal di beberapa denominasi gereja. Meskipun diterjemahkan, semangat dari lagu aslinya tetap dipertahankan. Lirik "Yesus Raja Damai" dalam bahasa Indonesia sering dinyanyikan untuk mengajak jemaat masuk ke dalam suasana doa yang hening, mengosongkan diri dari kesibukan dunia, dan berserah sepenuhnya kepada Kristus.
---
**Kesimpulan:**
Kisah *Tama Ngakau Marie* adalah kisah tentang **"Inkulturasi Iman"**. Lagu ini membuktikan bagaimana tradisi suku asli (Maori) mampu merangkul ajaran Kristen dan mengubahnya menjadi ekspresi iman yang unik, yang kemudian diangkat oleh tokoh seperti Shirley Erena Murray untuk menjadi berkat bagi dunia internasional. Lagu ini tetap menjadi pengingat bahwa di tengah dunia yang bergejolak, kedamaian sejati hanya bisa ditemukan di dalam "hati" yang tertambat pada kasih Yesus.
Cross Reference
GB 38, PKJ 36, STB 60
Yesus Sumber Damai
GB
Yesus, Raja Damai
PKJ
Son of God, Whose Heart Is Peace
STB
Sama Tema
Berita Anugerah Pengampunan