NKB
Di Jalan Hidup yang Lebar, Sempit
Out in the Highways and Byways of Life / make Me a Blessing
Informasi Lagu
200
Nomor
Kode
NKB 200
Buku
Nyanyikanlah Kidung Baru
Metronom
108
Jumlah Bait
3 bait
Style
FinalWaltz
Pencipta Lagu
George S. Schuler
Pencipta Syair
Ira B. Wilson
Penerjemah
E.L. Pohan
Cross Ref.
GB 284, KMM 97
Syair / Lirik
3 bait
Di jalan hidup yang lebar, sempit,
orang sedih mengerang.
Tolong mereka yang dalam gelap;
bawalah sinar terang!
Reff
Pakailah aku, jalan berkatMu,
memancarkan cahayaMu!
Buatlah aku, saluran berkat
bagi siapa yang risau penat.
Wartakan Kristus dengan kasihNya;
pengampunanNya penuh.
Orang ‘kan datang ‘pabila engkau
menjadi saksi teguh.
Reff
Seperti Tuhan memb’ri padamu
dan mengasihi dikau,
b’ri bantuanmu di mana perlu,
Yesus mengutus engkau!
Reff
Slide Lirik
4 slide
Partitur / Not
Partitur chord belum tersedia
Sejarah Lagu
Lagu **"Make Me a Blessing"** (dikenal dalam bahasa Indonesia sebagai **"Di Jalan Hidup yang Lebar, Sempit"**) adalah salah satu lagu rohani klasik yang memiliki pesan mendalam tentang kerinduan seseorang untuk menjadi alat di tangan Tuhan.
Berikut adalah detail kisah dan latar belakang di balik terciptanya lagu ini:
### 1. Pencipta Lagu
Lagu ini merupakan hasil kolaborasi dari dua tokoh musik gerejawi asal Amerika Serikat pada awal abad ke-20:
* **Lirik:** Ditulis oleh **Ira Bishop Wilson (1880–1950)**. Wilson adalah seorang komposer, editor musik, dan penulis lagu yang sangat produktif di zamannya.
* **Musik/Komposisi:** Ditulis oleh **George Sylvester Schuler (1882–1973)**. Schuler adalah seorang musisi gereja yang berpengaruh, guru musik di Moody Bible Institute, dan komposer yang mendedikasikan hidupnya untuk melayani melalui musik.
### 2. Latar Belakang dan Konteks
Lagu ini diciptakan pada tahun **1924**. Pada masa itu, Amerika Serikat dan dunia sedang berada dalam periode pasca-Perang Dunia I, di mana banyak orang mengalami kelelahan jiwa, ketidakpastian, dan kerinduan akan makna hidup yang lebih mendalam.
Kisah di balik lagu ini tidak spesifik merujuk pada sebuah tragedi besar, melainkan lahir dari **refleksi teologis** kedua penciptanya. Schuler dan Wilson ingin menciptakan sebuah "lagu doa" yang sederhana namun universal. Mereka ingin menangkap perasaan orang Kristen yang menyadari bahwa hidup di dunia ini (yang digambarkan sebagai "jalan yang lebar dan sempit") hanyalah tempat persinggahan sementara.
Pesan utama yang ingin mereka sampaikan adalah: *"Karena hidup ini singkat, jangan biarkan aku lewat begitu saja tanpa memberikan dampak bagi orang lain."*
### 3. Makna Lirik
Lirik lagu ini mencerminkan filosofi hidup Kristen yang berpusat pada pelayanan. Mari kita bedah maknanya:
* **"Di jalan hidup yang lebar, sempit..."**: Ini adalah pengakuan bahwa hidup tidak selalu mulus. Ada suka dan duka. Namun, di mana pun kita berada, kita dipanggil untuk membawa terang.
* **"Banyaklah orang yang jatuh dalam dosa"**: Ini adalah bentuk empati terhadap penderitaan sesama manusia yang tersesat atau mengalami kesulitan hidup.
* **"Jadikan daku berkat..."**: Ini adalah inti dari doa lagu ini. Penulis lagu tidak meminta kekayaan atau kesuksesan duniawi, melainkan meminta kepada Tuhan untuk memakai dirinya sebagai saluran berkat bagi orang lain.
* **Refrain (Chorus):** *"Jadikan daku berkat, jadikan daku berkat, di jalan hidup ini, jadikan daku berkat."* Pengulangan ini menunjukkan sebuah permohonan yang mendesak dan kerendahan hati.
### 4. Pengaruh Lagu
Sejak diterbitkan pada tahun 1924, lagu ini menjadi sangat populer di lingkungan gereja-gereja evangelikal dan protestan di seluruh dunia. Kepopulerannya bukan karena melodinya yang megah, melainkan karena **kedalaman doa** di dalamnya yang bisa dirasakan oleh siapa saja—baik orang awam maupun pelayan Tuhan.
Lagu ini sering dinyanyikan dalam:
* Acara pengutusan misionaris.
* Kebaktian doa mingguan.
* Sebagai lagu refleksi setelah mendengar khotbah tentang kasih dan pelayanan.
### Kesimpulan
Kisah di balik "Make Me a Blessing" adalah kisah tentang **kerelaan untuk dipakai Tuhan**. Ira B. Wilson dan George S. Schuler tidak sedang menulis tentang teori agama yang rumit; mereka menuliskan sebuah komitmen hidup.
Bagi banyak orang, lagu ini bukan sekadar nyanyian, melainkan "janji" atau doa harian. Saat seseorang menyanyikan lagu ini, mereka sedang diingatkan bahwa setiap langkah kaki kita di "jalan hidup" ini memiliki tujuan: yaitu menjadi berkat bagi sesama sebelum perjalanan kita di dunia ini berakhir.
Berikut adalah detail kisah dan latar belakang di balik terciptanya lagu ini:
### 1. Pencipta Lagu
Lagu ini merupakan hasil kolaborasi dari dua tokoh musik gerejawi asal Amerika Serikat pada awal abad ke-20:
* **Lirik:** Ditulis oleh **Ira Bishop Wilson (1880–1950)**. Wilson adalah seorang komposer, editor musik, dan penulis lagu yang sangat produktif di zamannya.
* **Musik/Komposisi:** Ditulis oleh **George Sylvester Schuler (1882–1973)**. Schuler adalah seorang musisi gereja yang berpengaruh, guru musik di Moody Bible Institute, dan komposer yang mendedikasikan hidupnya untuk melayani melalui musik.
### 2. Latar Belakang dan Konteks
Lagu ini diciptakan pada tahun **1924**. Pada masa itu, Amerika Serikat dan dunia sedang berada dalam periode pasca-Perang Dunia I, di mana banyak orang mengalami kelelahan jiwa, ketidakpastian, dan kerinduan akan makna hidup yang lebih mendalam.
Kisah di balik lagu ini tidak spesifik merujuk pada sebuah tragedi besar, melainkan lahir dari **refleksi teologis** kedua penciptanya. Schuler dan Wilson ingin menciptakan sebuah "lagu doa" yang sederhana namun universal. Mereka ingin menangkap perasaan orang Kristen yang menyadari bahwa hidup di dunia ini (yang digambarkan sebagai "jalan yang lebar dan sempit") hanyalah tempat persinggahan sementara.
Pesan utama yang ingin mereka sampaikan adalah: *"Karena hidup ini singkat, jangan biarkan aku lewat begitu saja tanpa memberikan dampak bagi orang lain."*
### 3. Makna Lirik
Lirik lagu ini mencerminkan filosofi hidup Kristen yang berpusat pada pelayanan. Mari kita bedah maknanya:
* **"Di jalan hidup yang lebar, sempit..."**: Ini adalah pengakuan bahwa hidup tidak selalu mulus. Ada suka dan duka. Namun, di mana pun kita berada, kita dipanggil untuk membawa terang.
* **"Banyaklah orang yang jatuh dalam dosa"**: Ini adalah bentuk empati terhadap penderitaan sesama manusia yang tersesat atau mengalami kesulitan hidup.
* **"Jadikan daku berkat..."**: Ini adalah inti dari doa lagu ini. Penulis lagu tidak meminta kekayaan atau kesuksesan duniawi, melainkan meminta kepada Tuhan untuk memakai dirinya sebagai saluran berkat bagi orang lain.
* **Refrain (Chorus):** *"Jadikan daku berkat, jadikan daku berkat, di jalan hidup ini, jadikan daku berkat."* Pengulangan ini menunjukkan sebuah permohonan yang mendesak dan kerendahan hati.
### 4. Pengaruh Lagu
Sejak diterbitkan pada tahun 1924, lagu ini menjadi sangat populer di lingkungan gereja-gereja evangelikal dan protestan di seluruh dunia. Kepopulerannya bukan karena melodinya yang megah, melainkan karena **kedalaman doa** di dalamnya yang bisa dirasakan oleh siapa saja—baik orang awam maupun pelayan Tuhan.
Lagu ini sering dinyanyikan dalam:
* Acara pengutusan misionaris.
* Kebaktian doa mingguan.
* Sebagai lagu refleksi setelah mendengar khotbah tentang kasih dan pelayanan.
### Kesimpulan
Kisah di balik "Make Me a Blessing" adalah kisah tentang **kerelaan untuk dipakai Tuhan**. Ira B. Wilson dan George S. Schuler tidak sedang menulis tentang teori agama yang rumit; mereka menuliskan sebuah komitmen hidup.
Bagi banyak orang, lagu ini bukan sekadar nyanyian, melainkan "janji" atau doa harian. Saat seseorang menyanyikan lagu ini, mereka sedang diingatkan bahwa setiap langkah kaki kita di "jalan hidup" ini memiliki tujuan: yaitu menjadi berkat bagi sesama sebelum perjalanan kita di dunia ini berakhir.
Cross Reference
Sama Tema
Bersaksi Kepada Dunia
'Kau Tetap Tuhanku, Yesus
NKB
Kendati Hidupku Tent'ram
NKB
'Ku Beroleh Berkat
NKB
Besarlah Untungku
NKB
Sahabatku yang Paling Karib
NKB
Sudahkah yang Terbaik 'Ku Berikan
NKB
Di Jalan Hidupku
NKB
Genta Injil Bergaung
NKB
Adakah Tempat BagiNya
NKB
Di Dunia yang Penuh Cemar
NKB
Dalam Dunia yang Gelap
NKB