NP
Engkau Kudoakan
I Am Praying for You
Informasi Lagu
145
Nomor
Kode
NP 145
Buku
Nyanyian Pujian
Metronom
0
Pencipta Lagu
Ira D. Sankey
Pencipta Syair
S. O'Malley Cluff
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
4 bait
Kupunya Juru Slamat yang setia;
Ku dibimbingNya dalam kasih mesra;
Kau pun dikasihinya, trimalah Dia,
Jadikanlah Juru Slamatmu juga.
Engkau kudoakan, Engkau kudoakan,
Engkau kudoakan, Kudoakan kau.
Kupunya Bapa, teguhlah janjiNya:
Aku dibri hidup kekal mulia;
Kelak aku kan dipanggilnya ke surga;
Semoga engkau juga turut serta.
Kupunya jubah mulia yang putih,
Yang sudah sedia di surga Baka;
Dan jikalau kupakai jubah surgawi,
Semoga engkau pun memakai juga.
Bila telah kau terima Almasih,
Britahu orang lain Injil Juru Slamat;
Doakan mereka dengan tulus hati,
Semoga mereka mendapat berkat.
Partitur / Not
Partitur chord belum tersedia
Sejarah Lagu
Lagu **"I Am Praying for You"** (dalam bahasa Indonesia dikenal dengan judul **"Engkau Kudoakan"**) adalah salah satu himne yang paling menyentuh dan memiliki latar belakang yang sangat emosional. Lagu ini merupakan hasil kolaborasi antara **S. O'Malley Cluff** (penulis lirik) dan **Ira D. Sankey** (komposer musik).
Berikut adalah kisah mendalam di balik terciptanya lagu ini:
### 1. Latar Belakang Penulis (S. O'Malley Cluff)
Samuel O'Malley Cluff adalah seorang penulis himne asal Inggris. Ia menulis lirik lagu ini pada tahun 1876. Inspirasi di balik liriknya berakar dari keyakinan Kristen yang mendalam tentang kekuatan **doa syafaat**—bahwa doa seseorang dapat menjadi jembatan bagi keselamatan orang lain.
Liriknya dirancang untuk memberikan penghiburan sekaligus peringatan kepada mereka yang merasa tersesat, meyakinkan mereka bahwa ada seseorang (dan Tuhan) yang secara khusus memikirkan dan mendoakan jiwa mereka.
### 2. Pertemuan dengan Ira D. Sankey
Ira D. Sankey adalah seorang penyanyi gospel dan komposer legendaris yang bekerja sama dengan penginjil terkenal, D.L. Moody. Sankey dikenal karena kemampuannya mengubah lirik-lirik yang sederhana menjadi lagu-lagu yang sangat menyentuh hati ribuan orang dalam kebaktian kebangunan rohani.
Ketika Sankey menerima lirik dari Cluff, ia merasa tersentuh oleh pesan kesetiaan dalam doa yang terkandung di dalamnya. Ia kemudian menyusun melodi yang lembut, mudah diingat, namun mendalam, sehingga pesan lagu ini bisa sampai ke hati pendengarnya.
### 3. Kekuatan Lagu di Tengah Kebaktian
Lagu ini menjadi sangat terkenal karena sering dinyanyikan dalam pelayanan D.L. Moody dan Ira D. Sankey di seluruh dunia. Ada banyak kisah nyata tentang bagaimana lagu ini mengubah hidup seseorang:
* **Panggilan pertobatan:** Seringkali dalam kebaktian, ketika lagu ini dinyanyikan dengan suasana yang khusyuk, banyak orang yang merasa tersentuh secara pribadi. Mereka merasa seolah-olah "Engkau" dalam lagu tersebut ditujukan khusus untuk diri mereka.
* **Kekuatan bagi yang terasing:** Bagi banyak orang yang merasa tidak diinginkan atau dilupakan oleh dunia, lagu ini memberikan pesan harapan bahwa ada orang lain yang peduli pada keselamatan jiwa mereka di hadapan Tuhan.
### 4. Makna Lirik
Liriknya sangat lugas namun mendalam:
> *"I have a Saviour, He's pleading in glory..."* (Aku punya Juruselamat, Ia menjadi perantara di kemuliaan...)
> *"I am praying for you..."* (Aku mendoakanmu...)
Lagu ini bukan sekadar janji manusiawi, melainkan cerminan dari peran Kristus yang terus menjadi "pengantara" (pendoa syafaat) bagi umat-Nya di surga. Pesan utamanya adalah: **"Bahkan jika tidak ada orang di dunia yang memedulikanmu, Kristus sedang mendoakanmu, dan aku (sebagai saudaramu) juga mendoakanmu."**
### 5. Warisan Lagu
Hingga hari ini, lagu "Engkau Kudoakan" tetap menjadi salah satu lagu yang paling sering dinyanyikan dalam persekutuan doa atau kunjungan pastoral (menjenguk orang sakit/berdukacita).
**Mengapa lagu ini begitu abadi?**
Karena lagu ini menyentuh dua kebutuhan dasar manusia: **kebutuhan untuk didoakan** dan **kebutuhan untuk diingat**. Di dunia yang seringkali terasa dingin, lagu ini memberikan kehangatan spiritual yang meyakinkan bahwa tidak ada satu pun jiwa yang benar-benar sendirian jika mereka mau menerima kasih Tuhan.
Dalam buku-buku nyanyian gereja di Indonesia, lagu ini sering muncul sebagai pengingat akan tanggung jawab kasih antar sesama orang percaya untuk saling menopang dalam doa.
Berikut adalah kisah mendalam di balik terciptanya lagu ini:
### 1. Latar Belakang Penulis (S. O'Malley Cluff)
Samuel O'Malley Cluff adalah seorang penulis himne asal Inggris. Ia menulis lirik lagu ini pada tahun 1876. Inspirasi di balik liriknya berakar dari keyakinan Kristen yang mendalam tentang kekuatan **doa syafaat**—bahwa doa seseorang dapat menjadi jembatan bagi keselamatan orang lain.
Liriknya dirancang untuk memberikan penghiburan sekaligus peringatan kepada mereka yang merasa tersesat, meyakinkan mereka bahwa ada seseorang (dan Tuhan) yang secara khusus memikirkan dan mendoakan jiwa mereka.
### 2. Pertemuan dengan Ira D. Sankey
Ira D. Sankey adalah seorang penyanyi gospel dan komposer legendaris yang bekerja sama dengan penginjil terkenal, D.L. Moody. Sankey dikenal karena kemampuannya mengubah lirik-lirik yang sederhana menjadi lagu-lagu yang sangat menyentuh hati ribuan orang dalam kebaktian kebangunan rohani.
Ketika Sankey menerima lirik dari Cluff, ia merasa tersentuh oleh pesan kesetiaan dalam doa yang terkandung di dalamnya. Ia kemudian menyusun melodi yang lembut, mudah diingat, namun mendalam, sehingga pesan lagu ini bisa sampai ke hati pendengarnya.
### 3. Kekuatan Lagu di Tengah Kebaktian
Lagu ini menjadi sangat terkenal karena sering dinyanyikan dalam pelayanan D.L. Moody dan Ira D. Sankey di seluruh dunia. Ada banyak kisah nyata tentang bagaimana lagu ini mengubah hidup seseorang:
* **Panggilan pertobatan:** Seringkali dalam kebaktian, ketika lagu ini dinyanyikan dengan suasana yang khusyuk, banyak orang yang merasa tersentuh secara pribadi. Mereka merasa seolah-olah "Engkau" dalam lagu tersebut ditujukan khusus untuk diri mereka.
* **Kekuatan bagi yang terasing:** Bagi banyak orang yang merasa tidak diinginkan atau dilupakan oleh dunia, lagu ini memberikan pesan harapan bahwa ada orang lain yang peduli pada keselamatan jiwa mereka di hadapan Tuhan.
### 4. Makna Lirik
Liriknya sangat lugas namun mendalam:
> *"I have a Saviour, He's pleading in glory..."* (Aku punya Juruselamat, Ia menjadi perantara di kemuliaan...)
> *"I am praying for you..."* (Aku mendoakanmu...)
Lagu ini bukan sekadar janji manusiawi, melainkan cerminan dari peran Kristus yang terus menjadi "pengantara" (pendoa syafaat) bagi umat-Nya di surga. Pesan utamanya adalah: **"Bahkan jika tidak ada orang di dunia yang memedulikanmu, Kristus sedang mendoakanmu, dan aku (sebagai saudaramu) juga mendoakanmu."**
### 5. Warisan Lagu
Hingga hari ini, lagu "Engkau Kudoakan" tetap menjadi salah satu lagu yang paling sering dinyanyikan dalam persekutuan doa atau kunjungan pastoral (menjenguk orang sakit/berdukacita).
**Mengapa lagu ini begitu abadi?**
Karena lagu ini menyentuh dua kebutuhan dasar manusia: **kebutuhan untuk didoakan** dan **kebutuhan untuk diingat**. Di dunia yang seringkali terasa dingin, lagu ini memberikan kehangatan spiritual yang meyakinkan bahwa tidak ada satu pun jiwa yang benar-benar sendirian jika mereka mau menerima kasih Tuhan.
Dalam buku-buku nyanyian gereja di Indonesia, lagu ini sering muncul sebagai pengingat akan tanggung jawab kasih antar sesama orang percaya untuk saling menopang dalam doa.
Sama Tema
Pekerjaan Allah, Undangan dan Penerimaan
Mari Masuk Hatiku
NP
Jadikan Yesus Tuhanmu
NP
Hai Orang yang Penuh Dosa
NP
Sebagaimana Adaku
NP
Mari Barangsiapa Mau
NP
Sungguh Lembut Suara Yesus
NP
Yesus MemanggilMu
NP
Ku Suka Hidup BagiMu
NP
Kudengar Yesus Memanggil
NP
Suara Yesus Berkumandang
NP
Mengikut Yesus Keputusanku
NP
Pandanglah pada Yesus
NP
Sambutlah!
NP
Dosamu Dihapuskan
NP