NP
Dosamu Dihapuskan
Though Your Sins Be as Scarlet
Informasi Lagu
147
Nomor
Kode
NP 147
Buku
Nyanyian Pujian
Metronom
0
Pencipta Lagu
William H. Doane
Pencipta Syair
Fanny J. Crosby
Cross Ref.
NKB 22, GB 45
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
3 bait
Dosamu dihapuskan, Walaupun amat besar;
Dosamu dihapuskan, Walaupun amat besar.
Walau merah kirmizi, Kan jadi putih.
Dosamu dihapuskan, Dosamu dihapuskan,
Walaupun amat besar, Walaupun amat besar.
O dengar suara Tuhan, Dan kembali padaNya!
O dengar suara Tuhan, Dan kembali padaNya!
Amat besar kasihNya, Murah hatiNya.
O dengar suara Tuhan, O dengar suara Tuhan,
Dan kembali padaNya! Dan kembali padaNya!
Dosamu diampuni, Tak diingatNya lagi;
Dosamu diampuni, Tak diingatNya lagi.
"O pandanglah pada-Ku," Kata Tuhanmu.
Dosamu diampuni, Dosamu diampuni
Tak diingatNya lagi, Tak diingatNya lagi.
Slide Lirik
6 slide
Partitur / Not
Partitur chord belum tersedia
Sejarah Lagu
Kisah di balik lagu **"Walau Dosamu x?"** (*Though Your Sins Be as Scarlet*) adalah perpaduan antara kejeniusan musikal William Howard Doane dan ketajaman spiritual Fanny J. Crosby. Lagu ini ditulis pada akhir abad ke-19, tepatnya sekitar tahun 1887.
Berikut adalah detail kisah dan latar belakang di baliknya:
### 1. Kolaborasi Dua Tokoh Besar
Lagu ini lahir dari kolaborasi antara dua tokoh yang sangat berpengaruh dalam sejarah musik gerejawi:
* **Fanny J. Crosby:** Penulis lirik legendaris yang mengalami kebutaan sejak bayi. Ia dikenal sebagai "Ratu Penulis Lagu Rohani" karena telah menulis lebih dari 8.000 lirik lagu.
* **William Howard Doane:** Seorang komposer dan pengusaha sukses yang sering bekerja sama dengan Crosby. Doane adalah orang yang sering memberikan melodi terlebih dahulu, kemudian Crosby akan menulis lirik yang disesuaikan dengan nada tersebut.
### 2. Inspirasi Alkitabiah (Inti Lagu)
Kekuatan lagu ini terletak pada dasarnya yang langsung diambil dari kitab suci, yaitu **Yesaya 1:18**:
> *"Marilah, baiklah kita perkara! firman TUHAN. Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba."*
Fanny Crosby, yang menghafal ribuan ayat Alkitab sejak kecil, menggunakan ayat ini sebagai pesan utama lagu tersebut. Ia ingin menyampaikan pesan harapan bahwa tidak ada dosa yang terlalu berat bagi pengampunan Tuhan.
### 3. Proses Penulisan
Menurut catatan sejarah musik gereja, William Doane sedang berada di rumahnya ketika ia mendapatkan inspirasi melodi yang lembut namun penuh penekanan. Ia mengirimkan melodi tersebut kepada Fanny Crosby.
Fanny, dengan kemampuannya "melihat" melalui mata batin dan imannya, segera merespons pesan musik tersebut. Bagi Fanny, lagu ini bukan sekadar komposisi, tetapi sebuah **undangan pribadi dari Tuhan**. Ia ingin pendengar merasakan bahwa Tuhan sedang berbicara langsung kepada mereka secara personal.
### 4. Makna di Balik Lirik
Lirik lagu ini dirancang sebagai dialog antara Tuhan dan manusia:
* **Undangan:** "Marilah, mari kita perkara," adalah panggilan Tuhan kepada manusia yang merasa terbebani oleh kesalahan mereka.
* **Janji:** Penggunaan metafora "merah seperti kirmizi" menjadi "putih seperti salju" adalah kontras yang sangat kuat bagi audiens masa itu, yang menggambarkan betapa radikalnya perubahan yang Tuhan lakukan terhadap hidup seseorang yang bertobat.
* **Respon:** Lagu ini bukan hanya tentang pengampunan, tetapi tentang kasih yang tidak menyerah. Tuhan digambarkan sebagai pribadi yang terus memanggil (seperti dalam bait, *"Hear the voice that entreats you to come"*) hingga orang tersebut mau datang.
### 5. Dampak Lagu
"Walau Dosamu Merah" menjadi sangat populer karena kesederhanaan liriknya namun mendalam secara teologis. Lagu ini sering dinyanyikan dalam pertemuan-pertemuan kebangunan rohani (revival) pada era tersebut untuk memanggil orang-orang agar menyerahkan hidup mereka kepada Tuhan.
Bagi banyak orang, lagu ini menjadi "jangkar" saat mereka merasa tidak layak di hadapan Tuhan. Karena liriknya yang sangat berfokus pada kasih karunia, lagu ini tetap relevan dan masih dinyanyikan di banyak gereja di seluruh dunia hingga hari ini.
### Kesimpulan
Kisah di balik lagu ini adalah bukti bahwa keterbatasan fisik Fanny Crosby (buta) tidak menghalanginya untuk melihat kedalaman kasih Tuhan. Bersama Doane, ia menciptakan sebuah "pesan berjalan" yang mengingatkan setiap orang bahwa **pengampunan Tuhan jauh lebih besar daripada noda dosa manusia.**
Di Indonesia, lagu ini juga menjadi salah satu lagu pujian klasik yang diterjemahkan dengan sangat baik, sehingga pesan utamanya tetap tersampaikan dengan emosional bagi jemaat yang melantunkannya.
Berikut adalah detail kisah dan latar belakang di baliknya:
### 1. Kolaborasi Dua Tokoh Besar
Lagu ini lahir dari kolaborasi antara dua tokoh yang sangat berpengaruh dalam sejarah musik gerejawi:
* **Fanny J. Crosby:** Penulis lirik legendaris yang mengalami kebutaan sejak bayi. Ia dikenal sebagai "Ratu Penulis Lagu Rohani" karena telah menulis lebih dari 8.000 lirik lagu.
* **William Howard Doane:** Seorang komposer dan pengusaha sukses yang sering bekerja sama dengan Crosby. Doane adalah orang yang sering memberikan melodi terlebih dahulu, kemudian Crosby akan menulis lirik yang disesuaikan dengan nada tersebut.
### 2. Inspirasi Alkitabiah (Inti Lagu)
Kekuatan lagu ini terletak pada dasarnya yang langsung diambil dari kitab suci, yaitu **Yesaya 1:18**:
> *"Marilah, baiklah kita perkara! firman TUHAN. Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba."*
Fanny Crosby, yang menghafal ribuan ayat Alkitab sejak kecil, menggunakan ayat ini sebagai pesan utama lagu tersebut. Ia ingin menyampaikan pesan harapan bahwa tidak ada dosa yang terlalu berat bagi pengampunan Tuhan.
### 3. Proses Penulisan
Menurut catatan sejarah musik gereja, William Doane sedang berada di rumahnya ketika ia mendapatkan inspirasi melodi yang lembut namun penuh penekanan. Ia mengirimkan melodi tersebut kepada Fanny Crosby.
Fanny, dengan kemampuannya "melihat" melalui mata batin dan imannya, segera merespons pesan musik tersebut. Bagi Fanny, lagu ini bukan sekadar komposisi, tetapi sebuah **undangan pribadi dari Tuhan**. Ia ingin pendengar merasakan bahwa Tuhan sedang berbicara langsung kepada mereka secara personal.
### 4. Makna di Balik Lirik
Lirik lagu ini dirancang sebagai dialog antara Tuhan dan manusia:
* **Undangan:** "Marilah, mari kita perkara," adalah panggilan Tuhan kepada manusia yang merasa terbebani oleh kesalahan mereka.
* **Janji:** Penggunaan metafora "merah seperti kirmizi" menjadi "putih seperti salju" adalah kontras yang sangat kuat bagi audiens masa itu, yang menggambarkan betapa radikalnya perubahan yang Tuhan lakukan terhadap hidup seseorang yang bertobat.
* **Respon:** Lagu ini bukan hanya tentang pengampunan, tetapi tentang kasih yang tidak menyerah. Tuhan digambarkan sebagai pribadi yang terus memanggil (seperti dalam bait, *"Hear the voice that entreats you to come"*) hingga orang tersebut mau datang.
### 5. Dampak Lagu
"Walau Dosamu Merah" menjadi sangat populer karena kesederhanaan liriknya namun mendalam secara teologis. Lagu ini sering dinyanyikan dalam pertemuan-pertemuan kebangunan rohani (revival) pada era tersebut untuk memanggil orang-orang agar menyerahkan hidup mereka kepada Tuhan.
Bagi banyak orang, lagu ini menjadi "jangkar" saat mereka merasa tidak layak di hadapan Tuhan. Karena liriknya yang sangat berfokus pada kasih karunia, lagu ini tetap relevan dan masih dinyanyikan di banyak gereja di seluruh dunia hingga hari ini.
### Kesimpulan
Kisah di balik lagu ini adalah bukti bahwa keterbatasan fisik Fanny Crosby (buta) tidak menghalanginya untuk melihat kedalaman kasih Tuhan. Bersama Doane, ia menciptakan sebuah "pesan berjalan" yang mengingatkan setiap orang bahwa **pengampunan Tuhan jauh lebih besar daripada noda dosa manusia.**
Di Indonesia, lagu ini juga menjadi salah satu lagu pujian klasik yang diterjemahkan dengan sangat baik, sehingga pesan utamanya tetap tersampaikan dengan emosional bagi jemaat yang melantunkannya.
Cross Reference
Sama Tema
Pekerjaan Allah, Undangan dan Penerimaan
Mari Masuk Hatiku
NP
Jadikan Yesus Tuhanmu
NP
Hai Orang yang Penuh Dosa
NP
Sebagaimana Adaku
NP
Mari Barangsiapa Mau
NP
Sungguh Lembut Suara Yesus
NP
Yesus MemanggilMu
NP
Ku Suka Hidup BagiMu
NP
Kudengar Yesus Memanggil
NP
Suara Yesus Berkumandang
NP
Mengikut Yesus Keputusanku
NP
Pandanglah pada Yesus
NP
Engkau Kudoakan
NP
Sambutlah!
NP