Informasi Lagu
332
Nomor
Kode
NP 332
Buku
Nyanyian Pujian
Metronom
0
Pencipta Lagu
Thomas Hastings
Pencipta Syair
John Newton
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik 4 bait
O nama Yesus nan indah, Lembut serta merdu, Penawar hati yang gundah, Pembri damai penuh, Pembri damai penuh.
Tegaklah jiwa yang lumpuh, Tentramlah yang resah; Yang sakit pun jadi sembuh; O indah namaNya, O indah namaNya.
Yesuslah alas jiwaku, Prisai perlindungan, Naungan yang kokoh teguh, Rahmat keslamatan, Rahmat keslamatan.
Gembala, Kawan, dan Nabi, Imam dan Rajaku, Tuhanku Yang Mahatinggi, Kupuji namaMu, Kupuji namaMu.
Partitur / Not
Partitur Chord NP 332
Sejarah Lagu
Lagu **"O Nama Yesus nan Indah"** (dalam bahasa Inggris berjudul *How Sweet the Name of Jesus Sounds*) adalah salah satu kidung pujian paling klasik dalam sejarah kekristenan.

Kisah di balik lagu ini sangat menyentuh karena berkaitan langsung dengan transformasi hidup penulisnya, **John Newton** (1725–1807), sosok yang sama yang menulis lagu legendaris *"Amazing Grace"*.

Berikut adalah detail kisah di balik penciptaan lagu tersebut:

### 1. Latar Belakang John Newton (Sang Penulis Lirik)
Sebelum menjadi seorang pendeta dan penulis lagu rohani, John Newton adalah seorang pria yang hidup dalam kegelapan. Ia adalah kapten kapal budak yang sangat kejam dan tidak bermoral. Hidupnya penuh dengan dosa, sumpah serapah, dan kekerasan.

Namun, titik balik terjadi pada tahun 1748 ketika kapal yang ditumpanginya terjebak dalam badai besar di Samudra Atlantik. Di ambang kematian, Newton berseru memohon belas kasihan Tuhan. Itulah awal mula pertobatannya. Setelah meninggalkan dunia perdagangan budak, ia belajar teologi dan menjadi pendeta di Olney, Inggris.

### 2. Konteks Penulisan Lagu (1779)
Lagu ini ditulis oleh Newton pada tahun 1779. Pada masa itu, Newton sering menulis puisi atau kidung untuk digunakan dalam kebaktian di gerejanya di Olney.

Ia menulis *How Sweet the Name of Jesus Sounds* bukan sebagai pamer teologi, melainkan sebagai **refleksi pribadi atas pengalaman pribadinya dengan kasih karunia Tuhan.** Setelah melewati masa lalu yang begitu kelam dan penuh noda, nama Yesus bagi Newton bukan sekadar kata-kata, melainkan satu-satunya hal yang mampu menyembuhkan luka jiwanya, menenangkan hatinya, dan memberinya pengharapan.

### 3. Makna Liriknya
Lirik lagu ini adalah ungkapan kekaguman mendalam kepada pribadi Yesus.
* **"O Nama Yesus nan Indah":** Bagi Newton, nama Yesus adalah "obat" bagi orang yang sakit hati, penenang bagi yang takut, dan makanan bagi jiwa yang lapar.
* Liriknya menggambarkan bagaimana Yesus adalah "Gembala," "Teman," "Nabi," "Imam," dan "Raja." Ini mencerminkan perasaan seorang mantan budak yang akhirnya menemukan "Tuan" yang penuh kasih, jauh berbeda dengan tuan-tuan kejam yang pernah ia kenal di kapal budak.

### 4. Peran Thomas Hastings
Jika John Newton menulis liriknya, siapakah **Thomas Hastings** (1784–1872)?

Dalam dunia musik gereja, sering terjadi kolaborasi lintas zaman. John Newton menulis liriknya tanpa melodi aslinya. Nama Thomas Hastings sering muncul dalam buku nyanyian karena dialah komposer yang menciptakan nada atau melodi yang paling terkenal untuk lagu ini.

Hastings adalah seorang komposer musik gereja terkemuka asal Amerika pada abad ke-19. Ia memberikan aransemen musik (sering kali dikaitkan dengan nada yang disebut *St. Peter*) yang membuat lirik puitis Newton menjadi sebuah lagu yang sangat lembut, meditatif, dan mudah dinyanyikan oleh jemaat.

### 5. Mengapa Lagu Ini Begitu Berkesan?
Lagu ini tetap abadi hingga saat ini karena kejujurannya.
* Bagi Newton, nama Yesus adalah "penawar bagi luka" (*the rock, the shield, the hiding place*).
* Ia menulis lagu ini dengan kesadaran penuh bahwa ia adalah seorang pendosa besar yang telah diampuni oleh Nama yang indah tersebut.

**Inti sari dari kisah ini:**
Lagu "O Nama Yesus nan Indah" adalah pengakuan dari seorang pria yang dulunya menganggap dirinya tidak mungkin diselamatkan, namun menemukan bahwa nama Yesus lebih manis dari segala sesuatu di dunia ini. Ketika kita menyanyikan lagu ini, kita sebenarnya sedang menyanyikan kesaksian hidup seorang mantan kapten kapal budak yang akhirnya menemukan kebebasan sejati di dalam nama Yesus.