PKJ
Ya, Tuhan Allah
Ah Lord God
Informasi Lagu
119
Nomor
Kode
PKJ 119
Buku
Pelengkap Kidung Jemaat
Metronom
0
Pencipta Lagu
Kay Chance
Pencipta Syair
Yeremia
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
2 bait
Ya, Tuhan Allah,
Kau yang menjadikan langit bumi
dengan kuasaMu, ya Tuhan Allah,
Kau yang menjadikannya
dengan lengan terentang.
Tiada yang mustahil untukMu,
tiada yang mustahil untukMu!
Ya Allah yang besar,
agung dalam perbuatanMu.
Tiada, tiada satupun,
tiada, tiada yang mustahil untukMu!
Slide Lirik
1 slide
Partitur / Not
Partitur chord belum tersedia
Sejarah Lagu
Lagu **"Ya, Tuhan Allah"** (judul asli bahasa Inggris: ***"Ah, Lord God"***) adalah salah satu lagu pujian kontemporer yang sangat populer di berbagai gereja di seluruh dunia. Lagu ini memiliki latar belakang yang sangat alkitabiah dan emosional, yang berakar langsung dari pengalaman Nabi Yeremia di dalam Alkitab.
Berikut adalah detail kisah dan latar belakang di balik lagu tersebut:
### 1. Sumber Alkitab: Yeremia 32:17
Lagu ini bukan sekadar karangan bebas, melainkan sebuah adaptasi musik dari doa Nabi Yeremia yang tercatat dalam **Yeremia 32:17**.
Untuk memahami "kisah" di balik lagu ini, kita harus melihat konteks kitab Yeremia saat itu:
* **Situasi:** Yeremia sedang berada di dalam penjara atas perintah Raja Zedekia karena ia terus menubuatkan bahwa Yerusalem akan jatuh ke tangan Babel karena dosa-dosa umat Israel.
* **Perintah Tuhan:** Meskipun Yerusalem akan dihancurkan, Tuhan memerintahkan Yeremia untuk melakukan tindakan iman yang sangat aneh: **membeli sebidang tanah** di Anatot. Secara logika, ini tidak masuk akal karena kota itu akan segera diduduki musuh.
* **Tindakan Yeremia:** Yeremia patuh. Ia membeli tanah tersebut sebagai tanda bahwa di masa depan, orang Israel akan kembali tinggal di tanah itu. Setelah menyelesaikan transaksi pembelian tersebut, Yeremia berdoa. Doanya inilah yang menjadi lirik lagu *Ah, Lord God*:
> *"Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya, Engkaulah yang menjadikan langit dan bumi dengan kekuatan-Mu yang besar dan dengan lengan-Mu yang terentang. Tiada suatu apapun yang mustahil untuk-Mu!"* (Yeremia 32:17)
### 2. Pencipta: Kay Chance
Lagu ini ditulis oleh **Kay Chance** pada tahun 1976. Kay Chance adalah seorang musisi dan penulis lagu Kristen yang dikenal banyak menghasilkan lagu-lagu penyembahan sederhana namun mendalam pada era 70-an.
Lagu ini diciptakan di tengah gelombang gerakan *Jesus People* di Amerika Serikat, di mana banyak musisi berusaha menggali kembali ayat-ayat Alkitab dan menjadikannya nyanyian yang mudah diingat agar jemaat bisa menghafal Firman Tuhan melalui musik.
### 3. Makna dan Kekuatan Lagu
Kekuatan dari lagu ini terletak pada **kontras** antara situasi manusia dan kuasa Tuhan:
* **"Tiada yang mustahil bagi-Mu":** Kalimat ini menjadi jangkar bagi iman orang Kristen. Lagu ini sering dinyanyikan bukan saat keadaan sedang baik-baik saja, melainkan justru saat seseorang menghadapi "penjara" hidup mereka (masalah yang seolah tidak ada jalan keluarnya).
* **Pengakuan Kedaulatan:** Lirik lagu ini membawa penyanyi untuk mengakui bahwa karena Tuhan adalah Pencipta semesta (langit dan bumi), maka masalah sebesar apa pun di dunia ini tetap berada di bawah kendali-Nya.
### 4. Struktur Lirik (Versi Asli)
Lirik aslinya sangat sederhana dan berulang, yang memberikan kesan perenungan (meditatif):
* *Ah, Lord God, Thou hast made the heavens and the earth by Thy great power;*
* *Ah, Lord God, Thou hast made the heavens and the earth by Thy outstretched arm.*
* *Nothing is too difficult for Thee, nothing is too difficult for Thee;*
* *Great and mighty God, Great and mighty God, Thou art called the Great and mighty Lord.*
### Kesimpulan
Kisah di balik lagu ini adalah kisah tentang **ketaatan di tengah krisis**. Kay Chance memilih ayat Yeremia 32:17 untuk mengingatkan umat Kristen bahwa tindakan Tuhan dalam sejarah (menciptakan semesta) adalah bukti bahwa Dia sanggup melakukan mukjizat dalam hidup pribadi kita, meskipun secara logika manusia situasi kita terlihat mustahil untuk dipulihkan.
Saat kita menyanyikan lagu ini, kita sebenarnya sedang meneladani Yeremia: menaruh kepercayaan penuh pada janji Tuhan di tengah kenyataan yang sulit.
Berikut adalah detail kisah dan latar belakang di balik lagu tersebut:
### 1. Sumber Alkitab: Yeremia 32:17
Lagu ini bukan sekadar karangan bebas, melainkan sebuah adaptasi musik dari doa Nabi Yeremia yang tercatat dalam **Yeremia 32:17**.
Untuk memahami "kisah" di balik lagu ini, kita harus melihat konteks kitab Yeremia saat itu:
* **Situasi:** Yeremia sedang berada di dalam penjara atas perintah Raja Zedekia karena ia terus menubuatkan bahwa Yerusalem akan jatuh ke tangan Babel karena dosa-dosa umat Israel.
* **Perintah Tuhan:** Meskipun Yerusalem akan dihancurkan, Tuhan memerintahkan Yeremia untuk melakukan tindakan iman yang sangat aneh: **membeli sebidang tanah** di Anatot. Secara logika, ini tidak masuk akal karena kota itu akan segera diduduki musuh.
* **Tindakan Yeremia:** Yeremia patuh. Ia membeli tanah tersebut sebagai tanda bahwa di masa depan, orang Israel akan kembali tinggal di tanah itu. Setelah menyelesaikan transaksi pembelian tersebut, Yeremia berdoa. Doanya inilah yang menjadi lirik lagu *Ah, Lord God*:
> *"Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya, Engkaulah yang menjadikan langit dan bumi dengan kekuatan-Mu yang besar dan dengan lengan-Mu yang terentang. Tiada suatu apapun yang mustahil untuk-Mu!"* (Yeremia 32:17)
### 2. Pencipta: Kay Chance
Lagu ini ditulis oleh **Kay Chance** pada tahun 1976. Kay Chance adalah seorang musisi dan penulis lagu Kristen yang dikenal banyak menghasilkan lagu-lagu penyembahan sederhana namun mendalam pada era 70-an.
Lagu ini diciptakan di tengah gelombang gerakan *Jesus People* di Amerika Serikat, di mana banyak musisi berusaha menggali kembali ayat-ayat Alkitab dan menjadikannya nyanyian yang mudah diingat agar jemaat bisa menghafal Firman Tuhan melalui musik.
### 3. Makna dan Kekuatan Lagu
Kekuatan dari lagu ini terletak pada **kontras** antara situasi manusia dan kuasa Tuhan:
* **"Tiada yang mustahil bagi-Mu":** Kalimat ini menjadi jangkar bagi iman orang Kristen. Lagu ini sering dinyanyikan bukan saat keadaan sedang baik-baik saja, melainkan justru saat seseorang menghadapi "penjara" hidup mereka (masalah yang seolah tidak ada jalan keluarnya).
* **Pengakuan Kedaulatan:** Lirik lagu ini membawa penyanyi untuk mengakui bahwa karena Tuhan adalah Pencipta semesta (langit dan bumi), maka masalah sebesar apa pun di dunia ini tetap berada di bawah kendali-Nya.
### 4. Struktur Lirik (Versi Asli)
Lirik aslinya sangat sederhana dan berulang, yang memberikan kesan perenungan (meditatif):
* *Ah, Lord God, Thou hast made the heavens and the earth by Thy great power;*
* *Ah, Lord God, Thou hast made the heavens and the earth by Thy outstretched arm.*
* *Nothing is too difficult for Thee, nothing is too difficult for Thee;*
* *Great and mighty God, Great and mighty God, Thou art called the Great and mighty Lord.*
### Kesimpulan
Kisah di balik lagu ini adalah kisah tentang **ketaatan di tengah krisis**. Kay Chance memilih ayat Yeremia 32:17 untuk mengingatkan umat Kristen bahwa tindakan Tuhan dalam sejarah (menciptakan semesta) adalah bukti bahwa Dia sanggup melakukan mukjizat dalam hidup pribadi kita, meskipun secara logika manusia situasi kita terlihat mustahil untuk dipulihkan.
Saat kita menyanyikan lagu ini, kita sebenarnya sedang meneladani Yeremia: menaruh kepercayaan penuh pada janji Tuhan di tengah kenyataan yang sulit.
Sama Tema
Pernyataan Keyakinan Iman
Ada yang Tanya
PKJ
Agar Semua Orang Percaya
PKJ
Allah Bapa, Kami Puji Engkau
PKJ
Andaikan KasihMu Tidak Merangkulku
PKJ
Dalam Nama Yesus Kita Bertelut
PKJ
Dengan Yesus di Dalam P'rahu
PKJ
Di Saat Ini Kau Perlu Tuhan
PKJ
Dia Sanggup
PKJ
Hanyalah Yesus Juruselamat
PKJ
Jadilah, Tuhan, KehendakMu
PKJ
Kasih Tuhan Yesus Tiada Bertepi
PKJ
Kau Perkasa, 'Ku Lemah
PKJ
Kita 'Kan Menang
PKJ
'Ku Yakin Tuhan Tuntun Langkahku
PKJ
Langit Menceritakan
PKJ
Lautan Rahmat Abadi
PKJ
Menakjubkan Benar
PKJ
O Sungai Rahmat
PKJ
Pada Bintang Nyata KaryaNya
PKJ
Pujilah Tuhan, Hai Jiwaku
PKJ
SetiaMu, Tuhanku, Tiada Bertara
PKJ
Tuhan, Ya Allahku
PKJ
Tuhanku Berjanji
PKJ
Tuhanku Besar
PKJ
Untuk Apa Susah Hati
PKJ
Yesus Tetap Mengasihi Aku
PKJ
Dia Kristus
PKJ