Informasi Lagu
21
Nomor
Do=As
Nada Dasar
Kode
STB 21
Buku
Sound The Bamboo
Nada Dasar
Do=As
Metronom
120
Jumlah Bait
5 bait
Pencipta Lagu
Lois F. Bello
Pencipta Syair
Natty G. Barranda
Cross Ref.
PKJ 109
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik 5 bait
O many people of all landsnow come to God with praise; together shall we praise our God,LORD of all culture’s ways.
O varied tongues of humankind,now congregate to sing with hymns of joy and wonderment,thank off’ring we would bring.
O Fount of Love and Light and Life,we thank you for this day; we are assured of your supplyof grace all through the way.
O Source of hope, desire and dream,just as we are, we come, inspired by you and your great beamto know more of your home.
From here we all go out to sharein offices and homes, your never-failing love and carein substance, deeds, and forms.
Slide Lirik 5 slide
Slide 1 — STB 21 1
Slide 2 — STB 21 2
Slide 3 — STB 21 3
Slide 4 — STB 21 4
Slide 5 — STB 21 5
Partitur / Not
Partitur Chord STB 21
Sejarah Lagu
Lagu **"Segala Bangsa, Marilah"** (dalam bahasa Inggris berjudul *"O, Many People of All Lands"*) adalah sebuah lagu rohani yang memiliki latar belakang sejarah yang sangat menarik, khususnya terkait dengan semangat persatuan dan misi lintas budaya dalam Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK).

Berikut adalah detail kisah di balik lagu tersebut:

### 1. Pencipta Lagu
Lagu ini diciptakan oleh **Natty G. Barranda** (nama aslinya adalah Natividad G. Barranda), seorang akademisi dan tokoh penting di lingkungan Gereja Advent di Filipina. Beliau dikenal sebagai seorang penulis, pengajar, dan seniman yang memiliki dedikasi tinggi pada pesan-pesan perdamaian dan persatuan dunia melalui iman.

Di Indonesia, lagu ini sering dikaitkan dengan **Lois F. Bello** yang merupakan penerjemah atau pengadaptasi liriknya ke dalam bahasa Indonesia agar pesannya tetap tersampaikan dengan indah dan menyentuh hati jemaat di tanah air.

### 2. Latar Belakang dan Konteks
Lagu ini ditulis dengan inspirasi utama dari **Amanat Agung** (Matius 28:19-20) dan visi tentang Kerajaan Allah yang merangkul semua suku, bangsa, dan bahasa (seperti yang tertulis dalam Wahyu 7:9).

Pada masa itu, dunia sedang dalam kondisi yang sangat terfragmentasi oleh isu rasial, konflik politik, dan perang dingin. Natty Barranda merasa tergerak untuk menulis sebuah lagu yang menekankan bahwa di hadapan Tuhan, sekat-sekat bangsa, latar belakang budaya, dan bahasa tidak lagi menjadi penghalang.

### 3. Makna Lirik
Secara garis besar, lagu ini adalah sebuah **undangan terbuka (invitasi)** bagi seluruh umat manusia.

* **Panggilan Bersatu:** Liriknya mengajak setiap orang dari berbagai penjuru bumi ("dari timur, barat, utara, dan selatan") untuk datang menghadap Tuhan.
* **Pengakuan akan Kesetaraan:** Pesan utama dari lagu ini adalah bahwa semua orang memiliki kebutuhan yang sama akan kasih Tuhan. Tidak ada bangsa yang lebih tinggi atau lebih rendah; semuanya dipanggil untuk menjadi satu keluarga besar.
* **Harapan akan Kerajaan Tuhan:** Lagu ini bukan sekadar ajakan untuk beribadah di gereja, tetapi merupakan antisipasi akan hari di mana semua orang dari segala bangsa akan berkumpul bersama di rumah Tuhan yang kekal.

### 4. Dampak dan Popularitas
Lagu ini menjadi sangat ikonik, khususnya di sekolah-sekolah dan universitas Advent di seluruh dunia, karena:
* **Melodinya yang kuat:** Melodinya bersifat *hymn-like* (seperti kidung) yang megah namun hangat, sehingga mudah dipelajari dan dinyanyikan secara paduan suara.
* **Pesan Universal:** Karena pesannya tentang persatuan, lagu ini sering dinyanyikan dalam acara-acara internasional, konferensi dunia (General Conference Session), atau acara perkemahan (camp meeting) yang dihadiri oleh orang-orang dari berbagai negara.
* **Kekuatan Lirik Indonesia:** Terjemahan yang dilakukan oleh Lois F. Bello berhasil menangkap esensi lagu aslinya, sehingga jemaat di Indonesia dapat merasakan urgensi dan sukacita dari pesan yang ingin disampaikan oleh Natty Barranda.

### Kesimpulan
Kisah di balik lagu ini adalah sebuah **kesaksian tentang kerinduan akan persaudaraan global**. Natty Barranda melalui karyanya ingin menyampaikan bahwa perbedaan budaya bukanlah alasan untuk berpisah, melainkan kekayaan yang harus dibawa dalam ibadah kepada Pencipta. Hingga hari ini, "Segala Bangsa, Marilah" tetap menjadi lagu yang membangkitkan semangat misionaris dan persatuan di antara banyak denominasi Kristen di Indonesia.

Apakah Anda sedang mencari notasi atau ingin mendalami bagian lirik tertentu dari lagu ini?