PKJ
Segala Bangsa, Marilah
O Many People of All Lands
Informasi Lagu
109
Nomor
La=F
Nada Dasar
Kode
PKJ 109
Buku
Pelengkap Kidung Jemaat
Nada Dasar
La=F
Metronom
120
Jumlah Bait
5 bait
Pencipta Lagu
Lois F. Bello
Pencipta Syair
Natty G. Barranda
Cross Ref.
STB 21
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
5 bait
Segala bangsa,
marilah, puji Penciptamu!
Baktikanlah kepadaNya
ragam budayamu!
Dengan aneka logatmu
berpadu suaralah!
Bersuka ria bersyukur
atas karunia!
O Surya Hidup berseri,
penuh anugerah:
cahaya, tenaga, rezeki:
Engkaulah sumbernya.
O Sumber ilham cemerlang,
jadikan umatMu
berdaya cipta
tak lekang di KerajaanMu.
Biarlah kami tegerak,
pun di tempat kerja,
membagi kasih dan berkat
untuk semuanya.
Slide Lirik
5 slide
Partitur / Not
Partitur chord belum tersedia
Sejarah Lagu
Lagu **"Segala Bangsa, Marilah"** (dalam bahasa Inggris berjudul *"O, Many People of All Lands"*) adalah sebuah lagu rohani yang memiliki latar belakang sejarah yang sangat menarik, khususnya terkait dengan semangat persatuan dan misi lintas budaya dalam Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK).
Berikut adalah detail kisah di balik lagu tersebut:
### 1. Pencipta Lagu
Lagu ini diciptakan oleh **Natty G. Barranda** (nama aslinya adalah Natividad G. Barranda), seorang akademisi dan tokoh penting di lingkungan Gereja Advent di Filipina. Beliau dikenal sebagai seorang penulis, pengajar, dan seniman yang memiliki dedikasi tinggi pada pesan-pesan perdamaian dan persatuan dunia melalui iman.
Di Indonesia, lagu ini sering dikaitkan dengan **Lois F. Bello** yang merupakan penerjemah atau pengadaptasi liriknya ke dalam bahasa Indonesia agar pesannya tetap tersampaikan dengan indah dan menyentuh hati jemaat di tanah air.
### 2. Latar Belakang dan Konteks
Lagu ini ditulis dengan inspirasi utama dari **Amanat Agung** (Matius 28:19-20) dan visi tentang Kerajaan Allah yang merangkul semua suku, bangsa, dan bahasa (seperti yang tertulis dalam Wahyu 7:9).
Pada masa itu, dunia sedang dalam kondisi yang sangat terfragmentasi oleh isu rasial, konflik politik, dan perang dingin. Natty Barranda merasa tergerak untuk menulis sebuah lagu yang menekankan bahwa di hadapan Tuhan, sekat-sekat bangsa, latar belakang budaya, dan bahasa tidak lagi menjadi penghalang.
### 3. Makna Lirik
Secara garis besar, lagu ini adalah sebuah **undangan terbuka (invitasi)** bagi seluruh umat manusia.
* **Panggilan Bersatu:** Liriknya mengajak setiap orang dari berbagai penjuru bumi ("dari timur, barat, utara, dan selatan") untuk datang menghadap Tuhan.
* **Pengakuan akan Kesetaraan:** Pesan utama dari lagu ini adalah bahwa semua orang memiliki kebutuhan yang sama akan kasih Tuhan. Tidak ada bangsa yang lebih tinggi atau lebih rendah; semuanya dipanggil untuk menjadi satu keluarga besar.
* **Harapan akan Kerajaan Tuhan:** Lagu ini bukan sekadar ajakan untuk beribadah di gereja, tetapi merupakan antisipasi akan hari di mana semua orang dari segala bangsa akan berkumpul bersama di rumah Tuhan yang kekal.
### 4. Dampak dan Popularitas
Lagu ini menjadi sangat ikonik, khususnya di sekolah-sekolah dan universitas Advent di seluruh dunia, karena:
* **Melodinya yang kuat:** Melodinya bersifat *hymn-like* (seperti kidung) yang megah namun hangat, sehingga mudah dipelajari dan dinyanyikan secara paduan suara.
* **Pesan Universal:** Karena pesannya tentang persatuan, lagu ini sering dinyanyikan dalam acara-acara internasional, konferensi dunia (General Conference Session), atau acara perkemahan (camp meeting) yang dihadiri oleh orang-orang dari berbagai negara.
* **Kekuatan Lirik Indonesia:** Terjemahan yang dilakukan oleh Lois F. Bello berhasil menangkap esensi lagu aslinya, sehingga jemaat di Indonesia dapat merasakan urgensi dan sukacita dari pesan yang ingin disampaikan oleh Natty Barranda.
### Kesimpulan
Kisah di balik lagu ini adalah sebuah **kesaksian tentang kerinduan akan persaudaraan global**. Natty Barranda melalui karyanya ingin menyampaikan bahwa perbedaan budaya bukanlah alasan untuk berpisah, melainkan kekayaan yang harus dibawa dalam ibadah kepada Pencipta. Hingga hari ini, "Segala Bangsa, Marilah" tetap menjadi lagu yang membangkitkan semangat misionaris dan persatuan di antara banyak denominasi Kristen di Indonesia.
Apakah Anda sedang mencari notasi atau ingin mendalami bagian lirik tertentu dari lagu ini?
Berikut adalah detail kisah di balik lagu tersebut:
### 1. Pencipta Lagu
Lagu ini diciptakan oleh **Natty G. Barranda** (nama aslinya adalah Natividad G. Barranda), seorang akademisi dan tokoh penting di lingkungan Gereja Advent di Filipina. Beliau dikenal sebagai seorang penulis, pengajar, dan seniman yang memiliki dedikasi tinggi pada pesan-pesan perdamaian dan persatuan dunia melalui iman.
Di Indonesia, lagu ini sering dikaitkan dengan **Lois F. Bello** yang merupakan penerjemah atau pengadaptasi liriknya ke dalam bahasa Indonesia agar pesannya tetap tersampaikan dengan indah dan menyentuh hati jemaat di tanah air.
### 2. Latar Belakang dan Konteks
Lagu ini ditulis dengan inspirasi utama dari **Amanat Agung** (Matius 28:19-20) dan visi tentang Kerajaan Allah yang merangkul semua suku, bangsa, dan bahasa (seperti yang tertulis dalam Wahyu 7:9).
Pada masa itu, dunia sedang dalam kondisi yang sangat terfragmentasi oleh isu rasial, konflik politik, dan perang dingin. Natty Barranda merasa tergerak untuk menulis sebuah lagu yang menekankan bahwa di hadapan Tuhan, sekat-sekat bangsa, latar belakang budaya, dan bahasa tidak lagi menjadi penghalang.
### 3. Makna Lirik
Secara garis besar, lagu ini adalah sebuah **undangan terbuka (invitasi)** bagi seluruh umat manusia.
* **Panggilan Bersatu:** Liriknya mengajak setiap orang dari berbagai penjuru bumi ("dari timur, barat, utara, dan selatan") untuk datang menghadap Tuhan.
* **Pengakuan akan Kesetaraan:** Pesan utama dari lagu ini adalah bahwa semua orang memiliki kebutuhan yang sama akan kasih Tuhan. Tidak ada bangsa yang lebih tinggi atau lebih rendah; semuanya dipanggil untuk menjadi satu keluarga besar.
* **Harapan akan Kerajaan Tuhan:** Lagu ini bukan sekadar ajakan untuk beribadah di gereja, tetapi merupakan antisipasi akan hari di mana semua orang dari segala bangsa akan berkumpul bersama di rumah Tuhan yang kekal.
### 4. Dampak dan Popularitas
Lagu ini menjadi sangat ikonik, khususnya di sekolah-sekolah dan universitas Advent di seluruh dunia, karena:
* **Melodinya yang kuat:** Melodinya bersifat *hymn-like* (seperti kidung) yang megah namun hangat, sehingga mudah dipelajari dan dinyanyikan secara paduan suara.
* **Pesan Universal:** Karena pesannya tentang persatuan, lagu ini sering dinyanyikan dalam acara-acara internasional, konferensi dunia (General Conference Session), atau acara perkemahan (camp meeting) yang dihadiri oleh orang-orang dari berbagai negara.
* **Kekuatan Lirik Indonesia:** Terjemahan yang dilakukan oleh Lois F. Bello berhasil menangkap esensi lagu aslinya, sehingga jemaat di Indonesia dapat merasakan urgensi dan sukacita dari pesan yang ingin disampaikan oleh Natty Barranda.
### Kesimpulan
Kisah di balik lagu ini adalah sebuah **kesaksian tentang kerinduan akan persaudaraan global**. Natty Barranda melalui karyanya ingin menyampaikan bahwa perbedaan budaya bukanlah alasan untuk berpisah, melainkan kekayaan yang harus dibawa dalam ibadah kepada Pencipta. Hingga hari ini, "Segala Bangsa, Marilah" tetap menjadi lagu yang membangkitkan semangat misionaris dan persatuan di antara banyak denominasi Kristen di Indonesia.
Apakah Anda sedang mencari notasi atau ingin mendalami bagian lirik tertentu dari lagu ini?
Cross Reference
Amanat Yesus Menuntun Kita
PKJ
Carilah Dahulu Kerajaan Allah
PKJ
Esa Tuhan Kita, Yesus Putra Allah
PKJ
Gereja Bagai Bahtera
PKJ
Satukan Kami, Ya Tuhan
PKJ
Satukanlah Kami, Tuhan
PKJ
Segala Bangsa Dunia
PKJ
Seperti Tuhan Yesus di Dalam Allah Bapa
PKJ
Diriku Tak Betah di Dalam Dunia
PKJ
Hai, Dengar Nyanyian Suci
PKJ
Kelak Akan Berjumpa
PKJ
'Ku Ini Adalah Musafir
PKJ