Informasi Lagu
45
Nomor
do=e
Nada Dasar
Kode
KK 45
Buku
Kidung Keesaan
Nada Dasar
do=e
Ketukan
4/4 ketuk
Metronom
92
Pencipta Lagu
Tradisional Jerman
Pencipta Syair
Christopher Wordsworth
Penerjemah
Yamuger
Cross Ref.
KJ 20 ,PPK 5
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik 5 bait
O Hari Istirahat, ceria dan cerah, pelipur hati sarat, o Hari mulia! Bernyanyilah semua bersatu menyembah, “Kudus, kudus, kuduslah!” kepada Yang Esa.
Padamu, Hari Ahad, terciptalah terang dan Kristus, Juruslamat, tlah bangkit dan menang; padamu pun terjadi Roh Kudus diberi: sempurna tiga kali terangmu berseri.
O Hari perteduhan di badai dunia, bak taman penghiburan kausambut yang lelah, bak sungai kausegarkan semangat yang gersang, bak Nebo kau tempatnya melihat Kanaan.
Pun Hari Minggu ini panggilan terdengar dan umat menghadiri kumpulan yang besar, di mana Firman Tuhan menyuar yang gelap; terhidang roti surga dan air alhayat.
Sentosa Hari Tuhan membimbing umat-Nya menuju perhentian, tempat sejahtera. Terpuji Allah Bapa dan Putra Tunggal-Nya d an Roh Pengantar Sabda, Ketiga Yang Esa. Syair: O Day of Rest and Gladness, Christopher Wordsworth, 1862 terj. Yamuger, 1982 Lagu: Tradisional Jerman
Slide Lirik 5 slide
Slide 1 — KK 45 1
Slide 2 — KK 45 2
Slide 3 — KK 45 3
Slide 4 — KK 45 4
Slide 5 — KK 45 5
Partitur / Not
Partitur Chord KK 45
Sejarah Lagu
Kisah detail di balik salah satu himne Kristen yang paling abadi dan dicintai, "O Hari Istirahat/O Day of Rest and Gladness."

Meskipun pertanyaan Anda menyebut "Tradisional Jerman," perlu diklarifikasi bahwa melodi yang paling terkenal dan universal diasosiasikan dengan lirik ini bukanlah "Tradisional Jerman" melainkan sebuah melodi Inggris bernama **AURELIA** yang digubah oleh Samuel Sebastian Wesley. Kemungkinan besar, "Tradisional Jerman" mungkin merujuk pada gaya himne atau mungkin ada melodi alternatif yang kurang dikenal, tetapi untuk tujuan cerita ini, kita akan fokus pada kombinasi lirik Christopher Wordsworth dengan melodi Aurelia yang paling populer.

**1. Pencipta Lirik: Christopher Wordsworth (1807-1885)**

* **Latar Belakang:** Christopher Wordsworth adalah seorang tokoh terkemuka dalam Gereja Inggris pada abad ke-19. Ia adalah keponakan dari penyair terkenal William Wordsworth. Christopher sendiri kemudian menjadi Uskup Lincoln (1869-1885). Sebagai seorang akademisi klasik, teolog, dan sarjana Alkitab yang mendalam, ia memiliki pemahaman yang kaya tentang Kitab Suci dan tradisi gereja.

* **Karya Penulisan Himne:** Wordsworth adalah seorang penulis himne yang sangat produktif. Ia percaya bahwa himne harus mencerminkan doktrin Kristen secara akurat dan membantu umat untuk memahami iman mereka lebih dalam. Kumpulan himnenya yang paling terkenal adalah **"The Holy Year, or Hymns for Sundays, Holy Days, and Other Occasions"**, yang pertama kali diterbitkan pada tahun **1862**.

* **Inspirasi "O Day of Rest and Gladness":** Himne ini ditulis oleh Wordsworth untuk kumpulan "The Holy Year" pada tahun **1862**. Tujuannya adalah untuk merayakan hari Sabat Kristen, yaitu hari Minggu, dan untuk menyoroti makna teologisnya yang mendalam bagi umat percaya. Bagi Wordsworth, hari Minggu bukanlah sekadar hari libur dari pekerjaan, melainkan sebuah hari yang suci dengan beberapa lapisan makna:
* **Hari Penciptaan:** Mengingat Allah beristirahat pada hari ketujuh setelah menciptakan alam semesta.
* **Hari Kebangkitan:** Peristiwa paling penting dalam Kekristenan, yaitu kebangkitan Yesus Kristus dari kematian pada hari Minggu Paskah. Ini adalah inti dari harapan Kristen.
* **Hari Pentakosta:** Hari Roh Kudus dicurahkan kepada para murid, menandai kelahiran Gereja. Ini juga terjadi pada hari Minggu.
* **Antisipasi Sorga:** Hari Minggu juga dipandang sebagai antisipasi atau "rasa awal" dari istirahat kekal di surga, di hadirat Allah.

* **Gaya Lirik:** Liriknya kaya akan gambaran Alkitabiah, memancarkan rasa hormat dan kegembiraan. Setiap bait membangun pemahaman yang lebih dalam tentang kesucian dan tujuan hari Minggu. Wordsworth menggunakan bahasa yang kuat namun dapat diakses untuk menyampaikan doktrin yang kompleks. Misalnya:
* "From the first creation's dawn" (Hari Penciptaan)
* "From the tomb the Saviour rose" (Hari Kebangkitan)
* "To the courts where angels dwell" (Antisipasi Sorga)

**2. Pencipta Melodi: "AURELIA" oleh Samuel Sebastian Wesley (1810-1876)**

* **Latar Belakang:** Samuel Sebastian Wesley adalah salah satu musisi gereja dan komponis Inggris paling terkenal pada masanya. Ia adalah cucu dari Charles Wesley, seorang penulis himne terkenal lainnya. S.S. Wesley adalah seorang organis katedral yang brilian dan seorang komposer yang karyanya, khususnya musik gereja, sangat dihormati.

* **Penciptaan Melodi Aurelia:** Melodi **AURELIA** digubah oleh Wesley pada tahun **1864**—dua tahun setelah Wordsworth menulis lirik "O Day of Rest and Gladness." Menariknya, melodi Aurelia ini awalnya tidak ditulis untuk himne Wordsworth. Wesley menggubah Aurelia secara khusus untuk lirik himne lain yang sangat terkenal, **"The Church's One Foundation"** (Lirik oleh Samuel J. Stone, 1866).

* **Karakteristik Melodi:** Melodi Aurelia dikenal karena sifatnya yang **megah, kuat, dan mudah diingat**. Ia memiliki kualitas yang mulia dan stabil, membuatnya cocok untuk himne-himne yang bersifat doktrinal dan reflektif. Nama "Aurelia" sendiri berarti "emas" dalam bahasa Latin, yang mungkin mencerminkan kualitas melodi yang berharga dan cerah.

**3. Pernikahan Lirik dan Melodi yang Sempurna**

Setelah lirik Wordsworth diterbitkan pada tahun 1862, dan melodi Aurelia digubah pada tahun 1864, tidak butuh waktu lama sebelum mereka bersatu. Kompilator himne dan penerbit menyadari bahwa keagungan dan kekuatan melodi Aurelia sangat cocok dengan kedalaman teologis dan martabat lirik "O Day of Rest and Gladness."

Perpaduan ini adalah salah satu contoh terbaik bagaimana lirik yang kuat dan melodi yang kuat dapat saling melengkapi untuk menciptakan sebuah himne yang tak terlupakan. Melodi Aurelia memberikan kerangka musik yang kokoh untuk pesan spiritual Wordsworth, memungkinkan jemaat untuk menyanyikan dan meresapi setiap baris dengan semangat dan keyakinan.

**4. Makna dan Warisan yang Abadi**

"O Day of Rest and Gladness" dengan melodi Aurelia telah menjadi himne standar di banyak denominasi Kristen di seluruh dunia. Popularitasnya yang berkelanjutan disebabkan oleh beberapa faktor:

* **Kedalaman Teologis:** Himne ini dengan indah merangkum berbagai makna teologis hari Minggu, mengingatkan umat percaya akan fondasi iman mereka dari penciptaan hingga janji kebangkitan dan surga.
* **Melodi yang Kuat:** Melodi Aurelia mudah dipelajari dan dinyanyikan, namun tetap agung dan menginspirasi.
* **Relevansi Universal:** Pesan tentang istirahat, ibadah, dan harapan di hari Minggu tetap relevan bagi umat Kristen di setiap generasi.

Himne ini bukan hanya sekadar lagu; ini adalah sebuah proklamasi iman, sebuah pengingat akan hadiah hari Minggu, dan sebuah antisipasi akan istirahat kekal yang akan datang. Kisah di baliknya adalah kisah dua tokoh besar dari tradisi himne Inggris yang secara terpisah menciptakan karya yang, ketika digabungkan, membentuk sebuah ekspresi ibadah yang kuat dan tak lekang oleh waktu.
1
Mari, Puji Dia
KK
2
Allah Hadir Bagi Kita
KK
3
Andai 'Ku Punya Banyak Lidah
KK
4
Angkatlah Hatimu Pada Tuhan
KK
5
Bagimu, Tuhan, Nyanyianku
KK
6
Bergemarlah Dan Bersukaria
KK
7
Berhimpun Semua
KK
8
Beribu Lidah Patutlah
KK
9
Bersoraklah Dan Puji Tuhan
KK
10
Bersoraklah, Hai Alam Semesta
KK
11
Bersyukurlah Pada Tuhan
KK
12
Bukalah Gapura Indah
KK
13
Bumi Dan Langit, Pujilah
KK
14
Bernyanyilah, Biduan Muda-Mudi
KK
15
Dengan Gembira
KK
16
Hai Makhluk Semua
KK
17
Gloria
KK
18
Suci, Suci, Suci
KK
19
Hai Mari Sembah
KK
20
Hai, Masyhurkanlah
KK
21
Haleluya! Alangkah Baik
KK
22
Haleluya, Haleluya
KK
23
Haleluya Pujilah
KK
24
Hanyalah Engkau, Tuhan
KK
25
Hari Minggu Hari Kudus
KK
26
Hari Minggu, Hari Yang Mulia
KK
27
Inilah Hari Minggu
KK
28
Hari Minggu Hari Tuhan
KK
29
Jemaat Allah, Marilah
KK
30
Jiwaku Memuji Tuhan
KK
31
Kami Puji Dengan Riang
KK
32
'Kau Yang Layak
KK
33
Kepadamu,Tuhanku
KK
34
Kita Masuk Rumahnya
KK
35
'Ku Gembira 'Kau Berkata
KK
36
Mari, Bernyanyi Sertaku
KK
37
Mari Kita Puji
KK
38
Mari Menyembah
KK
39
Mari Sembah
KK
40
Marilah Bernyanyi
KK
41
Marilah Kita Siapkan Hati Kita
KK
42
Mulia, Mulia Namanya
KK
43
Nyanyikanlah Mazmur Bagi Tuhan
KK
44
Nyanyikanlah Nyanyian Baru
KK
46
Patut Segenap Yang Ada
KK
47
Puji, Hai Jiwaku, Puji Tuhan
KK
48
Puji Tuhan, Pujilah Namanya
KK
49
Puji Yesus
KK
50
Pujilah Allah, Pujilah
KK
51
Pujilah Tuhan
KK
52
Pujilah Tuhan, Sang Raja
KK
53
Salam Dan Hormat KepadaMu
KK
54
Pujilah Tuhanmu
KK
55
Muliakan Tuhan Allah
KK
56
Suci, Suci, Suci
KK
57
Sungguhlah Indah Rumahmu
KK
58
Terpujilah Allah
KK
59
Tuhan Allah Hadir
KK
60
Tuhan Allah, Namamu
KK
61
Tuhanku Yesus
KK
62
Ya Khalik Semesta
KK
Kembali ke KK