NP
Kasih Juru S'lamatku
I Stand Amazed in the Presence
Informasi Lagu
38
Nomor
Kode
NP 38
Buku
Nyanyian Pujian
Metronom
0
Pencipta Lagu
Charles H. Gabriel
Pencipta Syair
Charles H. Gabriel
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
4 bait
Kagumlah aku memandang,
Tuhan Yesus Nazari;
Besar kasihNya padaku,
Yang hina, cemar, Keji.
O indahlah! ajaiblah!
Laguku tetap merdu:
O indahlah! ajaiblah!
Kasih Juru Slamatku!
DoaNya di Getsemani:
"Jadilah kehendakMu;"
Dengan sedih dicucurkan,
Peluh darah bagiku.
Terpaku Yesus di salib;
SengsaraNya tak terpri;
Derita dosa ditanggung,
Di golgota yang ngeri.
WajahNya nanti kupandang,
Bersama tebusanNya;
Penuh gembira dan riang,
KasihNya kupujilah.
Partitur / Not
Partitur chord belum tersedia
Sejarah Lagu
Lagu **"Kasih Juru S'lamatku"** (judul asli: *I Stand Amazed in the Presence*) adalah salah satu lagu rohani paling ikonik sepanjang masa. Di balik liriknya yang dalam dan menyentuh, terdapat kisah tentang ketakjuban seseorang akan kasih karunia Tuhan yang tak terbatas.
Berikut adalah detail kisah di balik lagu tersebut:
### 1. Sosok Charles H. Gabriel
Charles Hutchinson Gabriel (1856–1932) adalah seorang komposer musik gerejawi yang sangat produktif dari Amerika Serikat. Ia menulis ribuan lagu dan menyusun banyak buku nyanyian gereja. Namun, dari sekian banyak karyanya, lagu inilah yang dianggap sebagai mahakaryanya.
### 2. Inspirasi di Balik Lagu
Kisah penciptaan lagu ini tidak lahir dari sebuah tragedi besar atau peristiwa dramatis, melainkan dari sebuah **momen perenungan pribadi yang sangat mendalam** di tahun 1905.
Gabriel menceritakan bahwa suatu hari, ia sedang duduk merenungkan kasih Yesus Kristus kepadanya. Saat itu, ia merasa sangat kewalahan (overwhelmed) oleh kenyataan bahwa Yesus, Sang Anak Allah, mau memberikan nyawa-Nya bagi seseorang yang penuh dosa seperti dirinya.
Dalam tulisannya, Gabriel mengungkapkan:
> *"Saya merasa begitu tertegun oleh kasih Kristus yang begitu besar bagi saya, sehingga saya tidak bisa menahan diri untuk tidak menuliskan perasaan itu ke dalam sebuah lagu."*
Ia ingin menuangkan perasaan "terpaku" atau "takjub" (*amazed*) karena kasih yang begitu agung tersebut. Ia memikirkan bagaimana Yesus harus menanggung penolakan, rasa sakit di kayu salib, dan penderitaan demi menebus umat manusia.
### 3. Makna Lirik
Lirik lagu ini menggambarkan transformasi perasaan seseorang dari rasa syukur hingga kerendahan hati yang luar biasa:
* **Bait Pertama:** Menggambarkan ketakjuban saat berada di hadirat Yesus. Gabriel menulis bahwa ia merasa heran mengapa Yesus mau mati bagi "orang seperti aku."
* **Bait Kedua:** Menyoroti pengorbanan di kayu salib. Ia merenungkan bagaimana Yesus menanggung dosa dan penderitaan di Golgota.
* **Bait Refrein:** Ini adalah puncak dari seluruh lagu. Kata-kata *"How marvelous! How wonderful!"* (Betapa heran! Betapa ajaib!) menjadi ekspresi dari ketidakmampuan akal manusia untuk memahami sepenuhnya besarnya kasih karunia Allah.
### 4. Mengapa Lagu Ini Begitu Berkesan?
Lagu ini menjadi abadi karena kejujurannya. Gabriel tidak mencoba membuat teologi yang rumit; ia hanya mengungkapkan **respon manusia yang jujur saat menyadari besarnya kasih Tuhan.**
Banyak orang Kristen di seluruh dunia merasa bahwa lagu ini mewakili perasaan mereka yang paling dalam—ketika mereka melihat dosa mereka sendiri, namun di saat yang sama melihat kasih Yesus yang jauh lebih besar daripada dosa tersebut.
### 5. Fakta Menarik
* Lagu ini aslinya berjudul *My Savior's Love* (Kasih Juru S'lamatku), namun dunia lebih mengenalnya dengan baris pertama liriknya: *I Stand Amazed in the Presence*.
* Meskipun ditulis lebih dari 100 tahun yang lalu, struktur melodinya yang sederhana namun megah membuatnya tetap relevan dan sering dinyanyikan dalam berbagai gaya musik, mulai dari himne tradisional hingga aransemen modern oleh penyanyi kontemporer seperti Chris Tomlin atau grup *Hillsong*.
**Kesimpulan:**
Lagu "Kasih Juru S'lamatku" adalah kesaksian hidup Charles H. Gabriel tentang sebuah momen di mana ia merasa "kecil" di hadapan kasih Tuhan yang "besar." Ia mengajarkan bahwa puncak dari kehidupan Kristen bukanlah tentang apa yang bisa kita lakukan untuk Tuhan, melainkan tentang **rasa takjub kita terhadap apa yang telah Tuhan lakukan untuk kita.**
Berikut adalah detail kisah di balik lagu tersebut:
### 1. Sosok Charles H. Gabriel
Charles Hutchinson Gabriel (1856–1932) adalah seorang komposer musik gerejawi yang sangat produktif dari Amerika Serikat. Ia menulis ribuan lagu dan menyusun banyak buku nyanyian gereja. Namun, dari sekian banyak karyanya, lagu inilah yang dianggap sebagai mahakaryanya.
### 2. Inspirasi di Balik Lagu
Kisah penciptaan lagu ini tidak lahir dari sebuah tragedi besar atau peristiwa dramatis, melainkan dari sebuah **momen perenungan pribadi yang sangat mendalam** di tahun 1905.
Gabriel menceritakan bahwa suatu hari, ia sedang duduk merenungkan kasih Yesus Kristus kepadanya. Saat itu, ia merasa sangat kewalahan (overwhelmed) oleh kenyataan bahwa Yesus, Sang Anak Allah, mau memberikan nyawa-Nya bagi seseorang yang penuh dosa seperti dirinya.
Dalam tulisannya, Gabriel mengungkapkan:
> *"Saya merasa begitu tertegun oleh kasih Kristus yang begitu besar bagi saya, sehingga saya tidak bisa menahan diri untuk tidak menuliskan perasaan itu ke dalam sebuah lagu."*
Ia ingin menuangkan perasaan "terpaku" atau "takjub" (*amazed*) karena kasih yang begitu agung tersebut. Ia memikirkan bagaimana Yesus harus menanggung penolakan, rasa sakit di kayu salib, dan penderitaan demi menebus umat manusia.
### 3. Makna Lirik
Lirik lagu ini menggambarkan transformasi perasaan seseorang dari rasa syukur hingga kerendahan hati yang luar biasa:
* **Bait Pertama:** Menggambarkan ketakjuban saat berada di hadirat Yesus. Gabriel menulis bahwa ia merasa heran mengapa Yesus mau mati bagi "orang seperti aku."
* **Bait Kedua:** Menyoroti pengorbanan di kayu salib. Ia merenungkan bagaimana Yesus menanggung dosa dan penderitaan di Golgota.
* **Bait Refrein:** Ini adalah puncak dari seluruh lagu. Kata-kata *"How marvelous! How wonderful!"* (Betapa heran! Betapa ajaib!) menjadi ekspresi dari ketidakmampuan akal manusia untuk memahami sepenuhnya besarnya kasih karunia Allah.
### 4. Mengapa Lagu Ini Begitu Berkesan?
Lagu ini menjadi abadi karena kejujurannya. Gabriel tidak mencoba membuat teologi yang rumit; ia hanya mengungkapkan **respon manusia yang jujur saat menyadari besarnya kasih Tuhan.**
Banyak orang Kristen di seluruh dunia merasa bahwa lagu ini mewakili perasaan mereka yang paling dalam—ketika mereka melihat dosa mereka sendiri, namun di saat yang sama melihat kasih Yesus yang jauh lebih besar daripada dosa tersebut.
### 5. Fakta Menarik
* Lagu ini aslinya berjudul *My Savior's Love* (Kasih Juru S'lamatku), namun dunia lebih mengenalnya dengan baris pertama liriknya: *I Stand Amazed in the Presence*.
* Meskipun ditulis lebih dari 100 tahun yang lalu, struktur melodinya yang sederhana namun megah membuatnya tetap relevan dan sering dinyanyikan dalam berbagai gaya musik, mulai dari himne tradisional hingga aransemen modern oleh penyanyi kontemporer seperti Chris Tomlin atau grup *Hillsong*.
**Kesimpulan:**
Lagu "Kasih Juru S'lamatku" adalah kesaksian hidup Charles H. Gabriel tentang sebuah momen di mana ia merasa "kecil" di hadapan kasih Tuhan yang "besar." Ia mengajarkan bahwa puncak dari kehidupan Kristen bukanlah tentang apa yang bisa kita lakukan untuk Tuhan, melainkan tentang **rasa takjub kita terhadap apa yang telah Tuhan lakukan untuk kita.**
Kemuliaan dan Hormat
NP
Pujilah Yesus yang Mulia
NP
Pujilah Yesus yang Mulia
NP
Pujilah Yesus yang Mulia
NP
Puji Yesus
NP
Ya Yesus, Bila Kukenang
NP
Sumber Hidupku, Ya Yesus
NP
Tuhanku Yesus
NP
Turunlah, Kasih Ilahi
NP
Tuhan Penebus Kupuja
NP
Dengarkan Nama Kucinta
NP
Puji NamaNya
NP
Mulia NamaMu, Tuhan!
NP
Puji Yesus Kristus
NP
Aku Ingin Menyanyikan
NP
Seribu Lidah Berpadu
NP
Hai Kristen, Pujilah
NP
Kasihku T'rimalah, Tuhan
NP
Ku Cinta PadaMu
NP
Ku Memuji Penebusku
NP